Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Bursa Karbon Hadir, IHSG Justru Ditutup Anjlok 1% lebih Sore Ini

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 26 September 2023 | 17:31 WIB
Bursa Karbon Hadir, IHSG Justru Ditutup Anjlok 1% lebih Sore Ini
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Berbarengan dengan hadirnya bursa karbon di Indonesia yang dilaunching Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini Selasa (26/9/2023) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ditutup anjlok.

Mengutip data RTI, indeks saham terpantau melemah di zona merah setelah terpangkas -74,581 basis point atau ditutup turun -1,07% di level 6.923.

IHSG bergerak variatif dari batas atas di level 7.019 hingga batas bawah pada level 6.913 setelah dibuka pada level 6.998.

Pada penutupan perdagangan IHSG, terdapat 136 saham menguat, 410 saham melemah dan 212 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp12,2 triliun dari 25,4 miliar saham yang diperdagangkan.

IDXENERGY turun -2,79%, IDXBASIC -2,83%, IDXINDUST -0,90%, IDXCYCLIC -0,64%, IDXNONCYC Naik 0,60%, IDXHEALTH -0,06%, IDXFINANCE -0,94%, IDXPROPERT -1,29%, IDXTECHNO Naik 0,32%, IDXINFRA -1,32%, dan IDXTRANS -0,65%.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; DOOH Naik 25 point atau menguat 34,24% ke level 98. POLU menguat 25,00% atau naik 165 point ke level 825. LION Naik 120 point atau menguat 22,01% ke level 665.

Selanjutnya saham MDRN Naik 1 point atau menguat 20,00% ke level 6. DNAR Naik 24 point atau menguat 19,35% ke level 148.

Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain; MPRO turun -400 point atau melemah -24,31% ke level 1.245. SULI melemah -19,59% atau koreksi -39 point ke level 160.

Selanjutnya saham TGUK terkoreksi -23 point atau melemah -15,86% ke level 122. META turun -27 point atau melemah -12,85% ke level 183. KEEN melemah -135 point atau turun -12,73% ke level 925.

Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat turun -1,06% ke level 952,395. Sedangkan, JII melemah -1,37% ke level 564,846.

Selanjutnya, IDX30 ditutup turun -1,05% ke level 492,679. Sementara IDX80 tercatat melemah -1,11% ke level 132,230.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Bursa Karbon RI Punya Potensi Rp3 ribu Triliun Seperti Ucapan Jokowi

Benarkah Bursa Karbon RI Punya Potensi Rp3 ribu Triliun Seperti Ucapan Jokowi

Bisnis | Selasa, 26 September 2023 | 15:34 WIB

Bursa Karbon Indonesia: Pengertian, Tujuan dan Fungsinya

Bursa Karbon Indonesia: Pengertian, Tujuan dan Fungsinya

Bisnis | Selasa, 26 September 2023 | 14:22 WIB

Besok Meluncur, Segini Tarif Transaksi Bursa Karbon di RI

Besok Meluncur, Segini Tarif Transaksi Bursa Karbon di RI

Bisnis | Senin, 25 September 2023 | 16:32 WIB

Terkini

Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi

Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:15 WIB

Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana

Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:10 WIB

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:23 WIB

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:12 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10 WIB

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59 WIB

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB