Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

Achmad Fauzi

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59 WIB
PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional
Kalangan industri mulai gunakan PLTS Atap sebagai sumber listrik penunjang operasional. [ist].
  • PT Anugerah Pharmindo Lestari mengoperasikan PLTS atap di fasilitas Jawa Timur untuk mendukung penggunaan energi terbarukan perusahaan.
  • Pemasangan PLTS berkapasitas 202,2 kWp ini diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon sebesar 264 ton setiap tahunnya.
  • Kolaborasi bersama PT Investasi Hijau Selaras ini memperkuat komitmen perusahaan dalam mewujudkan ekosistem layanan kesehatan berkelanjutan.

Suara.com - Produsen farmasi, PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL), mulai menggunakan energi terbarukan sebagai sumber listrik di fasilitas produksi Jawa Timur.

Salah satunya, menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap di fasilitas distribusi APL di Jawa Timur.

PLTS atap yang dibangun di atas area seluas sekitar 883,32 meter persegi itu memiliki kapasitas terpasang sebesar 202,2 kilowatt peak (kWp). Fasilitas tersebut mampu menghasilkan listrik ramah lingkungan sekitar 292.237 kilowatt hour (kWh) per tahun.

Tak hanya menghasilkan energi bersih, PLTS tersebut juga diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon hingga 264 ton setara karbon dioksida (tCO2e) per tahun. Angka tersebut setara dengan manfaat lingkungan dari penanaman sekitar 1.056 pohon setiap tahunnya.

Tjiwi Kimia menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan integrasi teknologi fotovoltaik dengan panel surya dalam operasionalnya.
Ilustrasi PLTS Atap

Presiden Direktur PT Anugerah Pharmindo Lestari Christophe Piganiol mengatakan sektor kesehatan dan keberlanjutan memiliki hubungan yang erat sehingga perusahaan merasa memiliki tanggung jawab untuk mendukung masa depan yang lebih hijau.

"PLTS atap baru ini mencerminkan komitmen jangka panjang kami untuk membangun ekosistem layanan kesehatan yang lebih berkelanjutan sekaligus mendukung target energi terbarukan Indonesia," ujar Christophe Piganiol seperti dikutip, Kamis (18/6/2026).

PLTS atap di Jawa Timur ini dibangun melalui kerja sama dengan PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU). Perusahaan tersebut menyediakan solusi energi bersih yang dirancang untuk membantu industri menekan emisi sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

Presiden Direktur HIJAU Victor Samuel mengatakan proyek tersebut menunjukkan bahwa sektor kesehatan juga dapat menjadi motor penggerak adopsi energi bersih di Indonesia.

"Kami yakin proyek ini akan berfungsi sebagai katalis, menginspirasi adopsi teknologi hijau yang lebih luas di berbagai industri di seluruh Indonesia," kata Victor.

Sebelumnya, APL juga telah memasang PLTS di National Distribution Center di Cikarang dan titik distribusi di Medan.

Dengan tambahan fasilitas di Jawa Timur, total produksi energi surya APL diperkirakan mencapai 1,4 gigawatt hour (GWh) per tahun dengan total pengurangan emisi sekitar 1.000 tCO2e per tahun.

Selain penggunaan energi surya, perusahaan juga mulai menerapkan elektrifikasi armada distribusi dan melakukan audit energi di sejumlah fasilitas sebagai bagian dari strategi pengurangan emisi karbon secara berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:10 WIB

Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN

Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:28 WIB

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Agar Rupiah Stabil Jadi Alasan BI Naikan BI-Rate Jadi 5,75%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:21 WIB

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik: Insya Allah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:10 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%, Rupiah Dibela, Kredit Tetap Digenjot

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:05 WIB

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:48 WIB

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Sah! OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Bos BEI 2026-2030, Ini Susunan Lengkap Direksinya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:31 WIB

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:12 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB