Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Dicky Prastya

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB
Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil
Ilustrasi ekonomi. Foto: Warga mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin (30/3/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Anggota DPR RI Kamrussamad mendesak pemerintah memperkuat diplomasi ekonomi guna menegosiasikan kembali utang internasional demi menjaga ruang fiskal APBN.
  • Pemerintah menerapkan efisiensi anggaran melalui Instruksi Presiden Januari 2025 agar belanja negara lebih produktif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
  • Pakar ekonomi menilai pembangunan infrastruktur dan Kawasan Ekonomi Khusus telah memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Suara.com - Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad meminta Pemerintah untuk memperkuat disiplin fiskal, mengoptimalkan diplomasi ekonomi, dan mempercepat transformasi sektor riil demi menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Ia menilai langkah diplomasi ekonomi perlu diperkuat, terutama untuk menegosiasikan suku bunga dan tenor pinjaman dengan kreditur internasional agar tekanan terhadap ruang fiskal APBN dapat diminimalkan.

“Diplomasi diperlukan untuk menegosiasikan kembali suku bunga serta tenor pinjaman, mengingat kondisi ekonomi global saat ini penuh ketidakpastian,” ujarnya dalam acara diskusi publik 'Pantau APBN' di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Di tengah tantangan global maupun domestik yang terjadi, Kamrussamad meminta agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat digunakan secara produktif agar dapat mendorong roda perekonomian di tengah masyarakat.

"Makanya Pak Prabowo di bulan Januari 2025 menerbitkan inpres (Instruksi Presiden) tentang efisiensi supaya penggunaan anggaran negara dilakukan secara produktif, terukur, dan memiliki outcome yang jelas," tegasnya.

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian dan Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad dalam acara diskusi publik 'Pantau APBN' di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian dan Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad dalam acara diskusi publik 'Pantau APBN' di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Sementara itu Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian menyatakan pelemahan Rupiah dalam satu dekade terakhir mencerminkan tantangan struktural ekonomi yang masih perlu dibenahi.

Namun ia menilai Pemerintah telah memperkuat fondasi ekonomi melalui pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan industri manufaktur serta peningkatan konektivitas.

"Konektivitas yang semakin baik membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha daerah untuk menembus pasar ekspor," kata Fakhrul.

Ia juga menyebut kinerja sejumlah indikator ekonomi, termasuk neraca perdagangan yang masih surplus, menunjukkan ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga.

baca juga

“Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat, didukung sumber daya alam yang melimpah dan potensi sektor produktif yang besar,” katanya.

Maka dari itu penguatan struktur ekonomi, peningkatan kualitas belanja negara, serta sinergi kebijakan fiskal dan moneter dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah dinamika global.

"Dengan membangun iklim usaha yang kondusif ini menumbuhkan kepercayaan para pelaku usaha sehingga serapan pertumbuhan kredit kita di perbankan bisa lebih baik," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:39 WIB

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

MBG Jangan 'Makan' Hak Guru dan Beasiswa dari Anggaran Pendidikan!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:24 WIB

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:48 WIB

Lawan Politik Uang! PKB Bidik Ambang Batas hingga E-Voting di Revisi UU Pemilu

Lawan Politik Uang! PKB Bidik Ambang Batas hingga E-Voting di Revisi UU Pemilu

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:07 WIB

DPRD DKI Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kebijakan Pembangunan

DPRD DKI Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kebijakan Pembangunan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:41 WIB

Ancaman El Nino Berpotensi Picu Krisis Ekonomi, Pemerintah Diminta Waspada

Ancaman El Nino Berpotensi Picu Krisis Ekonomi, Pemerintah Diminta Waspada

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:09 WIB

Terkini

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

×