Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

SPKS Mengutuk Keras Aksi Brutal Penanganan Aksi Damai Masyarakat Desa Bangkal

Iwan Supriyatna

Selasa, 10 Oktober 2023 | 10:12 WIB
SPKS Mengutuk Keras Aksi Brutal Penanganan Aksi Damai Masyarakat Desa Bangkal
Ilustrasi konflik agraria. (iStock)

Suara.com - Konflik agraria di sektor perkebunan sawit kembali memakan korban. Insiden terbaru menimpa warga Desa Bangkal, Kabupaten Saruyan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), yang mendapat perlakuan represif dari aparat saat mengamankan aksi terhadap PT Hamparan Masawit Bangun Persada (HMBP).

Aksi represif tersebut menimbulkan satu orang warga meninggal akibat ditembaki peluru tajam serta gas air oleh aparat. Pun dua warga lainnya mengalami kritis serta puluhan warga lainnya ditangkap.

Aksi yang dilakukan warga Desa Bangkal bukan tanpa dasar. Mereka menuntut hak mereka atas lahan 20 persen yang tidak kunjung direalisasikan oleh PT HMBP. Padahal, protes yang dilakukan masyarakat sudah berlangsung sejak 2008.

Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Nasional, Sabarudin menilai, ketidakpatuhan perusahaan kelapa sawit terhadap kewajiban pembangunan kebun masyarakat seluas 20 persen hampir terjadi di seluruh wilayah pengembangan sawit di Indonesia. Hal itu memicu terjadinya konflik antara perusahaan dan warga sekitar.

Pihaknya pun mengecam tindakan brutal dan represif aparat kepolisian dalam melakukan penanganan konflik sosial dan aksi damai yang dilakukan oleh warga Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah dengan. Sabarudin heran, aksi warga disikapi penangkapan dan penembakan hingga menimbulkaj jatuhnya korban jiwa.

"Kapolri harus bertanggung jawab atas jatuhnya korban warga, serta mengusut tuntas pelanggaran prosedural dan bentuk penanganan represif aparat kepolisian di Kabupaten Seruyan, sekaligus mengambil tindakan hukum yang tegas dan mencopot kapolsek, kapolres dan/atau kapolda yang berada dibelakang kekerasan penanganan konflik agraria," kata Sabarudin ditulis Selasa (10/10/2023).

SPKS juga mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar memerintahkan Kapolda Kalteng Irjen Anang Avianto untuk menarik semua aparat kepolisian dari wilayah konflik. Sabarudin juga meminta Mabes Polri mengusut dan menindak tegas aparat yang melakukan tindakan kekerasan dalam penanganan aksi demo PT HMBP.

"Kami juga mendesak Kapolri agar memerintahkan Kapolres Seruyan segera membebaskan seluruh warga yang ditangkap atau ditahan oleh aparat saat melakukan aksi damai menuntut hak atas tanah mereka kepada PT Hamparan Masawit Bangun Persada," ucap Sabarudin.

Pihaknya juga mendorong Komnas HAM membentuk Tim Pencari Fakta Independen agar menyelidiki dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam aksi kekerasan di Desa Bangkal.

baca juga

Sabarudin juga ingin Pemprov Kalteng dan Pemkab Seruyan, termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian ATR/BPB, serta Kemenko Perekonomian ikut bertanggung jawab segera menyelesaikan konflik tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Agraria di Seruyan Telan Korban Jiwa, KPA: Penjajah Gaya Baru, Mirip Konsesi Kebun Belanda

Konflik Agraria di Seruyan Telan Korban Jiwa, KPA: Penjajah Gaya Baru, Mirip Konsesi Kebun Belanda

News | Minggu, 08 Oktober 2023 | 21:18 WIB

Prabowo Subianto Dukung Pembuatan B100, Bahas Pentingnya Hilirisasi

Prabowo Subianto Dukung Pembuatan B100, Bahas Pentingnya Hilirisasi

Kotak Suara | Minggu, 08 Oktober 2023 | 09:35 WIB

Pemerintah Mau Putihkan 3,3 Juta Hektar Lahan Sawit, Imbas Aturan Tak Jelas

Pemerintah Mau Putihkan 3,3 Juta Hektar Lahan Sawit, Imbas Aturan Tak Jelas

Bisnis | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 13:11 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×