Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Profil Perusahan Edi Darmawan Salihin yang Lakukan PHK Tanpa Bayar Pesangon

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 16 Oktober 2023 | 10:02 WIB
Profil Perusahan Edi Darmawan Salihin yang Lakukan PHK Tanpa Bayar Pesangon
Ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin. [Netflix]

Suara.com - Ayah Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin kembali disorot oleh publik. Setelah Film Netflix Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, kekinian Edi Darmawan Salihin disorot karena melakukan PHK tanpa memberikan pesangon.

Adapun, perusahaan milik Edi Darmawan Salihin PT Fajar Indah Cakra Cemerlang melakukan PHK kepada 38 karyawannya pada tahun 2018. Namun, pengakuan dari mantan karyawannya, bahwa Edi Darmawan tidak memberikan uang PHK sepeser pun.

Terlepas dari hal itu, berikut profil PT Fajar Indah Cakra Cemerlang:

Seperti dikutip dari berbagai sumber, tidak banyak informasi terkahir perusahaan miliki Edi Darmawan Salihin PT Fajar Indah Cakra Cemerlang. Perusahaan ini merupakan perusahaan jasa ekspedisi, di mana melayani pengiriman barang/paket ke seluruh wilayah Indonesia.

Sebelumnya, kantor PT Fajar Indah Cakra Cemerlang berlokasi di jalan Petojo Enclek XIV, Nomor 33, Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Perusahaan ini juga sempat menjadi anggota Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia.

Edi Darmawan, ayah Mirna Salihin. [YouTube Karni Ilyas]
Edi Darmawan, ayah Mirna Salihin. [YouTube Karni Ilyas]

Para karyawan PT Fajar Indah Cakra Cemerlang juga sempat membela Mirna Salihin selama masa persidangan Jessica Wongso dalam kasus pembunuhan kopi Vietnam. Kala itu, sebanyak 50 karyawan melakukan demonstrasi menuntut Jessica Wongso dihukum mati.

Tidak membayar pesangon

Sebelumnya, Mantan karyawan PT Fajar Indah Cakra Cemerlang, Teguh Sudarmono membongkar aksi tidak terpuji Edi Darmawan Salihin yang tidak membayarkan uang pesangon saat dirinya di-PHK. Padahal dirinya telah mengabdi di perusahaan tersebut selama 18 tahun.

Akhirnya, Edi Darmawan dilaporkan atas aksinya tidak membayarkan uang pesangon ketika melakukan PHK pada 2018 silam.Berdasarkan pernyataan Teguh, ia tidak masalah jika harus diberhentikan. Namun, ia kecewa karena setelah di PHK justru tidak mendapatkan pesangon sama sekali.

"Saya juga kaget tiba-tiba jadi PHK, ya pengurangan itu mungkin alasannya buat efisiensi gitu. Saya terima tapi kok tidak ada pesangon, kemana pesangonnya?" kata Teguh dilansir dari Intens Investigasi, yang dikutip Senin (16/10/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Citi Berenana PHK Massal Karyawan Bulan Depan

Citi Berenana PHK Massal Karyawan Bulan Depan

Bisnis | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 11:11 WIB

Badai PHK Terjang Industri Teknologi, Epic Games Pangkas 870 Karyawan

Badai PHK Terjang Industri Teknologi, Epic Games Pangkas 870 Karyawan

Bisnis | Jum'at, 29 September 2023 | 15:26 WIB

Smartfren Akui Lakukan PHK ke Pekerja

Smartfren Akui Lakukan PHK ke Pekerja

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 12:57 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB