Ekonomi Global Bakal Gelap Gulita Dalam Waktu Dekat, Negara Maju Ketakutan

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 17 Oktober 2023 | 12:42 WIB
Ekonomi Global Bakal Gelap Gulita Dalam Waktu Dekat, Negara Maju Ketakutan
ilustrasi. Ekonomi global bakal menghadapi situasi yang tak mudah dalam waktu dekat, potensi awan gelap yang bakal menyelimuti tidak bisa dihindari lagi.

Suara.com - Ekonomi global bakal menghadapi situasi yang tak mudah dalam waktu dekat, potensi awan gelap yang bakal menyelimuti tidak bisa dihindari lagi.

Sejumlah faktor pemicunya pun semakin banyak, semisal rekor utang, suku bunga tinggi, dampak perubahan iklim, belanja kesehatan, dana pensiun seiring bertambahnya usia, dan perpecahan politik telah memicu ketakutan akan krisis pasar keuangan di negara-negara maju.

Mengutip Reuters, Selasa (17/10/2023) lonjakan biaya pinjaman pemerintah telah menjadikan utang yang tinggi sebagai pusat perhatian dengan para investor menuntut peningkatan kompensasi. Hal itu untuk memegang obligasi jangka panjang dan para pembuat kebijakan mendesak agar berhati-hati terhadap keuangan publik.

Pasalnya, saat ini lebih dari 80% dari kenaikan utang global senilai $10 triliun pada semester pertama hingga mencapai rekor $307 triliun berasal dari negara-negara maju, menurut Institute of International Finance.

"Amerika Serikat, yang berada di ambang batas utang dan hampir gagal bayar, Italia, dan Inggris merupakan negara yang paling memprihatinkan," kata lebih dari 20 ekonom terkemuka, mantan pengambil kebijakan, dan investor besar kepada Reuters.

Mereka tidak memperkirakan negara-negara maju akan kesulitan membayar utangnya, namun mereka mengatakan pemerintah harus melaksanakan rencana fiskal yang kredibel, menaikkan pajak, dan meningkatkan pertumbuhan agar keuangan tetap terkendali. Meningkatnya ketegangan geopolitik menambah beban biaya.

Lingkungan yang rapuh dengan suku bunga yang lebih tinggi dan berkurangnya dukungan bank sentral meningkatkan risiko kesalahan langkah kebijakan yang memicu kehancuran pasar. Kondisi itu seperti yang ditunjukkan oleh krisis anggaran mini di Inggris pada 2022.

Mantan Kepala Ekonom European Central Bank (ECB) Peter Praet mengatakan meskipun utang masih tampak berkelanjutan, namun prospeknya mengkhawatirkan mengingat kebutuhan belanja jangka panjang. "Anda dapat melihat banyak sekali negara saat ini, dan Anda akan melihat bahwa kita tidak jauh dari krisis keuangan publik," pungkas Praet.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau jadi Negara Maju, Pekerja RI Harus Punya Gaji Minimal Rp10 Juta/Bulan

Mau jadi Negara Maju, Pekerja RI Harus Punya Gaji Minimal Rp10 Juta/Bulan

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 09:37 WIB

Syarat Indonesia Jadi Maju, Pendapatan Pekerja Minimal Rp 10 Juta/Bulan

Syarat Indonesia Jadi Maju, Pendapatan Pekerja Minimal Rp 10 Juta/Bulan

Bisnis | Rabu, 11 Oktober 2023 | 14:59 WIB

Krisis Ekonomi, Generasi Muda di Laos Merasa Kehilangan Harapan Hidup

Krisis Ekonomi, Generasi Muda di Laos Merasa Kehilangan Harapan Hidup

Your Say | Selasa, 10 Oktober 2023 | 16:27 WIB

Terkini

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 08:16 WIB

AHY: Publik Berhak Tahu Siapa yang Perintahkan Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo

AHY: Publik Berhak Tahu Siapa yang Perintahkan Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:10 WIB

Dasco: Kabar Saya  Jadi Cawapres adalah Pengalihan Isu Penyadapan Presiden

Dasco: Kabar Saya Jadi Cawapres adalah Pengalihan Isu Penyadapan Presiden

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:09 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS

Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 08:03 WIB

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 08:00 WIB

Didukung IMI, SRX Cup Jadi Supporting Race FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Didukung IMI, SRX Cup Jadi Supporting Race FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Sport | Kamis, 05 November 2026 | 07:55 WIB

Kasus ISPA akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Riau Sempat Catat 23 Kasus Sehari

Kasus ISPA akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Riau Sempat Catat 23 Kasus Sehari

Riau | Kamis, 05 November 2026 | 07:54 WIB

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 07:53 WIB

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 07:51 WIB

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 07:50 WIB

×