Kurs Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, Era Soeharto vs Jokowi Lebih Baik Mana?

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 20 Oktober 2023 | 15:50 WIB
Kurs Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, Era Soeharto vs Jokowi Lebih Baik Mana?
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Nilai tukar rupiah Jumat (20/10/2023) melemah ke level Rp15.881. Sehari sebelumnya, atau Kamis (19/10/2023) nilai tukar rupiah berada di level Rp15.815 per dolar AS.

Kurs ini menjadi yang paling lemah sejak masa pandemi Covid-19. Rekor terparah kurs rupiah sepanjang sejarah terjadi pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, tepatnya 17 Juni 1998. Saat krisis moneter dan lengsernya orde baru itu, rupiah tembus Rp16.800. 

Dampak dari krisis moneter adalah banyaknya perusahaan yang bangkrut. Tidak hanya sampai di situ, harga bahan pokok naik dan terjadi demo besar-besaran. 

Tekanan Ekonomi saat COVID-19

Nilai tukar rupiah kembali melemah pada masa pandemi Covid-19. Pada 23 Maret 2020 atau awal pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus menunjukan pelemahan.

Terpantau, kurs jual dolar Amerika Serikat menunjukkan angka Rp16.608. Sementara kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate atau JISDOR menempatkan dolar AS di posisi Rp 16.608.

Setelahnya, nilai rupiah kembali turun pada 27 Desember 2022. Di hari itu, nilai tukar rupiah anjlok hingga level Rp15.600 per dolar AS. Diketahui, rupiah terkoreks -0,39% ke level Rp15.646 per dolar AS. Rupiah juga tak berdaya terhadap dolar Australia (-0,62 persen), poundsterling (-0,61 persen), dan euro (-0,49 persen).

Tak sampai di situ, rupiah kini menjelma sebagai mata uang terlemah se-Asia. Kurs rupiah hari ini tertekan oleh won (-0,98 persen), yuan (-0,58 persen), dolar Hong Kong (-0,40 persen), yen (-0,33 persen), dolar Singapura (-0,32 persen), ringgit (-0,31 persen), baht (-0,09 persen), dan dolar Taiwan (-0,04 persen).

Ada banyak faktor yang menyebabkan turunnya nilai tukar rupiah. Empat di antaranya dijelaskan sebagai berikut.

1. Turunnya Supply Dolar Amerika Serikat

Dikutip dari Big Alpha, nilai tukar rupiah turun karena faktor supply yang berkurang. Pengurangan supply terjadi karena investor asing menarik diri dari Indonesia guna mengurangi risiko. 

2. Turunnya Harga Komoditas Ekspor

Menurunnya permintaan barang ekspor tentu saja berdampak pada neraca perdagangan. Ekspor sangat penting bagi sebuah negara karena jika ekspor turun, maka rupiah akan semakin melemah. 

3. Tingginya Tingkat Impor

Tentu saja nilai ekspor berbanding terbalik dengan impor. Semakin rendahnya nilai impor, maka nilai rupiah akan meningkat. Alasan inilah yang melatarbelakangi masyarakat seharusnya memilih menggunakan produk dalam negeri. Memiliki pola pikir bahwa kualitas produk dalam negeri tidak kalah dengan produk luar tentu saja akan semakin meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Hampir Sentuh Rp16.000, Gubernur BI Tak Berdaya Lawan Kuatnya Dolar AS

Rupiah Hampir Sentuh Rp16.000, Gubernur BI Tak Berdaya Lawan Kuatnya Dolar AS

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2023 | 17:24 WIB

Serangan Dolar AS Terlalu Kuat Jadi Alasan Rupiah Terkapar Lemah Hingga Nyaris Rp 16.000

Serangan Dolar AS Terlalu Kuat Jadi Alasan Rupiah Terkapar Lemah Hingga Nyaris Rp 16.000

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2023 | 17:21 WIB

Rupiah Jeblok Hampir Sentuh Rp16.000, BI Buru-buru Naikkan Suku Bunga Acuan

Rupiah Jeblok Hampir Sentuh Rp16.000, BI Buru-buru Naikkan Suku Bunga Acuan

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2023 | 17:06 WIB

Alasan Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6%

Alasan Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 6%

Bisnis | Kamis, 19 Oktober 2023 | 15:34 WIB

Perang Israel Vs Hamas Bikin Pasar Khawatir, Rupiah Kian Terkapar

Perang Israel Vs Hamas Bikin Pasar Khawatir, Rupiah Kian Terkapar

Bisnis | Senin, 16 Oktober 2023 | 11:14 WIB

Aliran Modal Asing Rp 2,5 Triliun Keluar dari Indonesia pada Minggu Pertama Oktober

Aliran Modal Asing Rp 2,5 Triliun Keluar dari Indonesia pada Minggu Pertama Oktober

Bisnis | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 17:36 WIB

Terkini

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik  Harga

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:56 WIB

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:46 WIB

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:31 WIB

Siasat Airlangga Hadapi Gejolak Timur Tengah: Defisit APBN Tetap di Bawah 3%, ASN Bakal WFH?

Siasat Airlangga Hadapi Gejolak Timur Tengah: Defisit APBN Tetap di Bawah 3%, ASN Bakal WFH?

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:20 WIB

Presiden Imbau Hemat Energi, Ini Tips Masak yang Lebih Efisien dari Pertamina

Presiden Imbau Hemat Energi, Ini Tips Masak yang Lebih Efisien dari Pertamina

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:10 WIB

Abaikan Ultimatum Trump, Israel Nekat Hajar Jantung Energi Iran di South Pars!

Abaikan Ultimatum Trump, Israel Nekat Hajar Jantung Energi Iran di South Pars!

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:00 WIB

Bocah 10 Tahun di Gunungkidul Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua, Relawan Prabowo Turun Tangan

Bocah 10 Tahun di Gunungkidul Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua, Relawan Prabowo Turun Tangan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:45 WIB

Daftar Promo Tiket Whoosh Selama Mudik Lebaran, Diskon hingga Rp 100.000

Daftar Promo Tiket Whoosh Selama Mudik Lebaran, Diskon hingga Rp 100.000

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:16 WIB

Momen Ramadan Dimanfaatkan Pengembang untuk Dongkrak Penjualan Properti

Momen Ramadan Dimanfaatkan Pengembang untuk Dongkrak Penjualan Properti

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:10 WIB