PLN Indonesia Power Kerahkan Personel Hingga Peralatan Untuk Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Iwan Supriyatna

Sabtu, 28 Oktober 2023 | 06:48 WIB
PLN Indonesia Power Kerahkan Personel Hingga Peralatan Untuk Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan
Ilustrasi Karhutla. [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa]

Suara.com - PLN Indonesia Power melalui unit-unitnya kerahkan bantuan serta peralatan pendukung penanggulangan bencana untuk mengatasi KARHUTLA (Kebakaran Hutan dan Lahan) di wilayah Sumatera Selatan, Kalimantan Barat serta di Jawa barat.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LHK Sigit Reliantoro mengapresiasi terhadap upaya PLN Indonesia Power dalam upaya membantu Pemerintah dalam penanganan kebencanaan karhutla di beberapa wilayah di Indonesia.

“Terima kasih kepada PLN Indonesia Power yang sudah membantu penanganan kebakaran lahan dan hutan di wilayah di Indonesia. Ini merupakan upaya yang luar biasa terhadap penanganan kebencanaan. Semoga musibah kebakaran dan lahan di Indonesia dan Sumatera Selatan cepat selesai," kata Sigit ditulis Sabtu (28/10/2023).

Sekretaris Perusahaan PLN Indonesia Power Agung Siswanto mengatakan bantuan ini merupakan salah satu wujud aksi kepedulian korporasi kepada masyarakat serta upaya dalam menjaga keanekaragaman hayati di Tanah Air yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

"Bantuan ini merupakan perhatian PLN Indonesia Power kepada masyarakat dan lingkungan khususnya di kota Palembang serta Kabupaten OKI khususnya yang terkena dampak Karhutla," ujar Agung Siswanto saat terjun langsung di lokasi titik api Karhutla di kabupaten OKI, Sumatera Selatan.

Di Sumatera Selatan ini, PLN Indonesia Power melalui 3 unitnya UPDK Keramasan, PLTU Suralaya dan PLTU Lontar terjun memberikan bantuan berupa Centrifugal Pump dan Fire Pump Set.

Di lokasi lain tepatnya di Kabupaten Garut, Jawa Barat, PLN IP Kamojang POMU bersama Stakeholder terkait dan penggiat lingkungan serta pecinta alam terjun untuk membantu mengatasi karhutla di area seluas 150 hektar tepatnya di sekitar kawasan Tegal Alun Gunung Papandayan yang hangus terbakar.

PLN IP Kamojang POMU juga memberikan bantuan berupa peralatan pemadam api konvensional dan logistik.

Sementara di Kalimantan Barat tepatnya di Kabupaten Bengkayang, PLN IP melalui UPK Singkawang mengerahkan 1 unit mobil damkar dengan kapasitas 3 ton dan mengerahkan personil dengan peralatan lengkap yang terbagi menjadi 3 shift yaitu pagi, siang dan malam.

baca juga

Adapun sumber air diambil dari kolam penampungan PLTU bengkayang yang di gunakan untuk pemadaman di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

206 Titik Panas Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Kalimantan Timur

206 Titik Panas Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Kalimantan Timur

Kaltim | Kamis, 26 Oktober 2023 | 14:51 WIB

Momen Bahagia Relawan Karhutla Gunung Lawu Menyambut Hujan Terekam Kamera

Momen Bahagia Relawan Karhutla Gunung Lawu Menyambut Hujan Terekam Kamera

Jatim | Senin, 23 Oktober 2023 | 16:50 WIB

Buntut Karhutla, Kementerian LHK Segel 48 Perusahaan

Buntut Karhutla, Kementerian LHK Segel 48 Perusahaan

Jogja | Sabtu, 21 Oktober 2023 | 11:50 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×