Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Banyak Orang Nganggur di Gaza Gegara Perang Israel-Hamas

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 07 November 2023 | 12:42 WIB
Banyak Orang Nganggur di Gaza Gegara Perang Israel-Hamas
Kilatan cahaya terlihat menerangi langit selama serangan militer Israel di Rafah, Jalur Gaza, Palestina, Kamis (2/11/2023). [SAID KHATIB/AFP]

Suara.com - Badan Tenaga Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan banyak pekerjaan yang lenyap di Gaza, Palestina akibat perang antara Israel dengan Hamas. Setidaknya, 61 persen pekerjaan telah hilang dan warga Gaza tidak bisa kembali bekerja secara normal.

Adapun, angka tersebut setara dengan 182.000 pekerjaan. Kondisi ini membuat dampak ekonomi akan besar akibat perseteruan yang berkepanjangan.

"Penilaian awal kami mengenai dampak krisis yang terjadi saat ini terhadap pasar tenaga kerja Palestina telah membuahkan hasil yang sangat mengkhawatirkan. Hal ini hanya akan bertambah buruk jika konflik terus berlanjut," ujar Direktur Regional ILO untuk Negara-negara Arab, Ruba Jaradat yang dilansir dari Aljazeera, Selasa (7/11/2023).

Jaradat menilai, krisis ekonomi dan sosial juga akan menghantui kedua negara imbas perang tersebut. Dampak ini juga akan terasa pada terus-menerus sampai masa mendatang.

Selain itu, negara-nagara sekitar konflik Tepi Barat juga telah kehilangan 24 persen atau setara 208 ribu lapangan pekerjaan akibat perang tersebut. Diperkirakan, dengan kehilangan pekerjaan itu, maka pendapatan harian yang hilang mencapai 16 juta dolar AS.

"Kami bekerja tanpa kenal lelah dengan pemerintah, mitra pekerja dan pengusaha, badan-badan PBB lainnya, dan aktor kemanusiaan untuk memberikan bantuan segera kepada pekerja dan dunia usaha yang terkena dampak," imbuh Jaradat.

"Kami juga akan mendukung mereka dalam jangka panjang untuk mengumpulkan informasi penting tentang pasar tenaga kerja, memulihkan lapangan kerja dan perusahaan, dikombinasikan dengan inisiatif perlindungan sosial sesuai dengan mandat kami," lanjutnya.

Sementara, menurut PBB pegangguran di Gaza cukup tinggi yang mencapai 46,4 persen pada kuartal II tahun 2023. Angka tersebut merupakan tingkat pengangguran tertinggi di antara negara-negara di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capres dan Cawapres Baca Nih! 7,86 Juta Orang di RI Pengangguran

Capres dan Cawapres Baca Nih! 7,86 Juta Orang di RI Pengangguran

Bisnis | Senin, 06 November 2023 | 12:42 WIB

Perang Israel Vs Hamas, Harga Minyak Dunia Melonjak Panas

Perang Israel Vs Hamas, Harga Minyak Dunia Melonjak Panas

Bisnis | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 10:31 WIB

"Terima Kasih Pemerintah, Pelarangan Tiktok Shop Membuat Saya Kehilangan Pekerjaan"

"Terima Kasih Pemerintah, Pelarangan Tiktok Shop Membuat Saya Kehilangan Pekerjaan"

Bisnis | Rabu, 27 September 2023 | 16:50 WIB

Terkini

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB