Program Menara Marina Besutan Badak LNG Jadi Solusi Kesejahteraan Masyarakat Pesisir dan Keberlanjutan Lingkungan

Iwan Supriyatna

Rabu, 15 November 2023 | 17:39 WIB
Program Menara Marina Besutan Badak LNG Jadi Solusi Kesejahteraan Masyarakat Pesisir dan Keberlanjutan Lingkungan
Badak LNG mengusung program CSR yang berfokus pada masyarakat pesisir di Kampung Tihi-Tihi, Kelurahan Bontang Lestari.

Suara.com - Sebagai salah satu anak Perusahaan Subholding Upstream Pertamina Hulu Energi, Badak LNG, telah berinteraksi dengan masyarakat Bontang selama hampir 50 tahun dan menyadari pentingnya melakukan pengembangan masyarakat untuk menciptakan peningkatan ekonomi dan kemandirian.

Pengembangan ini dapat diwujudkan dengan memberikan perhatian pada program-program tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Tahun ini, Badak LNG mengusung program CSR yang berfokus pada masyarakat pesisir di Kampung Tihi-Tihi, Kelurahan Bontang Lestari. Program ini diberi nama MENARA MARINA, yakni Menuju Nelayan Ramah Lingkungan Mandiri dan Sejahtera.

Terletak di tengah lautan pesisir Bontang, Kampung Terapung Tihi-Tihi secara geografis tidak begitu strategis. Masyarakat Tihi-Tihi dapat dikatakan sebagai masyarakat rentan karena letaknya yang jauh dari daratan menyebabkan warga Tihi-Tihi memiliki akses terbatas untuk mendapatkan fasilitas pelayanan publik seperti pelayanan kesehatan, akses permodalan, dan pendidikan tingkat SMP dan SMA.

Sebanyak 93 kepala keluarga di Tihi-Tihi pun menggantungkan hidupnya sehari-hari dari aktivitas bertani rumput laut dan juga nelayan tangkap. Sayangnya, hasil panen rumput laut warga Tihi-Tihi terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Bila sebelumnya mereka bisa mencapai total 40 ton setiap bulannya, kini mereka hanya memanen sekitar 1,5 hingga 10 ton setiap bulan.

Penurunan hasil panen yang drastis ini disebabkan oleh penggunaan bibit rumput laut yang sudah sangat lama. Selain itu, hasil tangkapan ikan ketika memancing juga seringkali tidak menentu karena faktor cuaca.

Bahkan mereka pernah tidak melaut selama hampir 9 bulan lamanya sehingga terpaksa berhutang kepada pengepul atau yang lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk itu, Badak LNG hadir di tengah warga Tihi-Tihi untuk mendorong potensi kampung Tihi-Tihi dan juga menciptakan solusi dari permasalahan yang ada.

Badak LNG melalui program MENARA MARINA telah memberikan dukungan beragam. Seperti meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah dasar yang berada di Tihi-Tihi dengan mengadakan Badak Goes to School.

baca juga

Dalam bidang kesehatan, Badak LNG berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti untuk melakukan pemeriksaan gigi gratis.

Dalam bidang peningkatan kompetensi warga, Badak LNG juga memfasilitasi program peningkatan keahlian dan pengetahuan seperti pelatihan teknologi e-FAD bersama Institut Pertanian Bogor untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan, dan pelatihan budidaya rumput laut berkolaborasi dengan Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar untuk meningkatkan hasil budidaya rumput laut serta memberikan workshop bertajuk Marketing & Business, Financial Management, dan Purchasing untuk meningkatkan core competency para warga mitra binaan di Kampung Tihi-Tihi.

Lebih dari itu, Badak LNG dan warga Tihi-Tihi telah menciptakan sebuah inovasi ramah lingkungan untuk aktivitas mereka. Inovasi tersebut dikenal dengan KAPSURULA atau Kapsul Pelampung Rumput Laut Ramah Lingkungan.

Biasanya, petani rumput laut menggunakan botol plastik sebagai pelampung rumput laut. Penggunaannya pun cukup fantastis, bisa mencapai 500-1000 botol dalam 3-6 bulan.

“Kami gunakan botol plastik bisa mencapai 500 hingga 1000 botol. Akan diganti setiap 3-6 bulan. Kalau rusak, dalam 1 bulan pun perlu diganti,” ujar Muslimin, Ketua RT 17 Kampung Tihi-Tihi ditulis Rabu (15/11/2023).

Melihat hal ini, Badak LNG bersama warga Tihi-Tihi menciptakan Kapsurula yang terbuat dari limbah non B3, polyurethane. Bahan polyurethane bersumber dari limbah Perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jababeka Resmikan Pabrik LNG di Pasuruan Industrial Estate Rembang

Jababeka Resmikan Pabrik LNG di Pasuruan Industrial Estate Rembang

Bisnis | Sabtu, 11 November 2023 | 08:37 WIB

Pengamat Apresiasi Upaya Pemprov Tangani Banjir Rob di Wilayah Pesisir Jakarta

Pengamat Apresiasi Upaya Pemprov Tangani Banjir Rob di Wilayah Pesisir Jakarta

News | Rabu, 08 November 2023 | 16:00 WIB

Serba-serbi Proyek LNG yang Bikin Ahok Diperiksa KPK

Serba-serbi Proyek LNG yang Bikin Ahok Diperiksa KPK

Lifestyle | Rabu, 08 November 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

×