Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Bisnis Mentereng Pin Harris Hingga Dikabarkan Investasi di IKN Nusantara

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 22 November 2023 | 14:48 WIB
Bisnis Mentereng Pin Harris Hingga Dikabarkan Investasi di IKN Nusantara
Ilustrasi jalan tol Balikpapan-IKN. [Ist]

Suara.com - Nama Pin Harris belakangan menjadi salah satu pencarian terbesar di Google, lantaran kabar mengenai perusahaan yang akan melakukan groundbreaking di IKN. Meski demikian, masih banyak orang yang belum tahu mengenai sosoknya, sumber kekayaan, dan bisnis Pin Harris.

Nama Pin Harris sebelumnya santer disebut sebagai ayah dari Ryan Harris. Namun, berdasarkan sumber dari Suara.com, Ryan Harris bukanlah anak Pin Harris melainkan keponakan.

Sumber Kekayaan dan Bisnis Pin Harris

Pin Harris adalah eks bos dari AirAsia. Ia pernah berada di posisi Komisaris Utama PT AirAsia Indonesia Tbk, yang menjadi salah satu maskapai andalan banyak orang di Indonesia. Dirinya dikenal sebagai pengusaha yang sukses menjalankan berbagai bisnis yang dimilikinya.

Sumber pemasukan lain yang dimilikinya adalah posisinya sebagai Chief Executive Officer di PT Matra Unikatama, kemudian sebagai Presiden Komisaris di PT Indonesia AirAsia Extra, hingga Direktur di PT Unichem Candi Indonesia sejak 2017 lalu.

Di PT Unichem Candi Indonesia sendiri, ia awalnya berposisi sebagai Marketing Assistant. Dalam waktu singkat ia kemudian dipercaya menjadi Wakil Presiden Keuangan perusahaan hingga tahun 2003. Setelah itu, ia dipercaya sebagai Wakil Presiden Pemasaran di perusahaan tersebut dan menjabat hingga 2014.

Namanya pernah tercatat menjabat sebagai komisaris PT AwAir International selama empat tahun, dari tahun 2000 hingga tahun 2004 lalu.

Sebagai informasi tambahan, PT Matra Unikatama sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di beberapa bidang berbeda. Pertama adalah di bidang jasa trading, dan kedua adalah di bidang jasa drilling fluid engineering.

Perusahaan ini melayani beberapa perusahaan tambang yang ada di Indonesia, dan berperan dalam aktivitas pertambangan dari PT Newmont Nusa Tenggara, PT Pertamina (Persero), PT Chevron Pacific Indonesia, hingga PT Freeport Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil dan Perjalanan Karir Paman Ryan Harris, Konglomerat Petinggi Freeport Hingga AirAsia

Profil dan Perjalanan Karir Paman Ryan Harris, Konglomerat Petinggi Freeport Hingga AirAsia

Bisnis | Rabu, 22 November 2023 | 10:43 WIB

Profil Ryan Harris, Keponakan Mantan Bos Air Asia yang Viral Gelar Royal Wedding Rp75 M

Profil Ryan Harris, Keponakan Mantan Bos Air Asia yang Viral Gelar Royal Wedding Rp75 M

Lifestyle | Rabu, 22 November 2023 | 10:30 WIB

Keuntungan Bagi ASN/PNS yang Mau Pindah ke IKN Nusantara Tahun 2024

Keuntungan Bagi ASN/PNS yang Mau Pindah ke IKN Nusantara Tahun 2024

Bisnis | Selasa, 21 November 2023 | 13:52 WIB

Pembangunan IKN Nusantara, Upaya Pemerintah Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Baru secara Merata

Pembangunan IKN Nusantara, Upaya Pemerintah Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Baru secara Merata

Bisnis | Selasa, 21 November 2023 | 13:13 WIB

Daftar Investor IKN Nusantara: Mayoritas Lokal, Asing Belum Terlihat

Daftar Investor IKN Nusantara: Mayoritas Lokal, Asing Belum Terlihat

Bisnis | Selasa, 21 November 2023 | 12:52 WIB

Jokowi Akui IKN Belum Tarik Minat Investor Asing, OIKN Buka Suara

Jokowi Akui IKN Belum Tarik Minat Investor Asing, OIKN Buka Suara

Bisnis | Senin, 20 November 2023 | 14:49 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB