Pembangunan Konstruksi Bendungan PLTA Kayan Cascade Terus Dikebut

Iwan Supriyatna

Rabu, 13 Desember 2023 | 14:30 WIB
Pembangunan Konstruksi Bendungan PLTA Kayan Cascade Terus Dikebut
Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan Cascade, di Tanjungselor, Kalimantan Utara, terus dikebut oleh PT Kayan Hydro Energi (KHE) selaku pemilik.

Suara.com - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan Cascade, di Tanjungselor, Kalimantan Utara, terus dikebut oleh PT Kayan Hydro Energi (KHE) selaku pemilik. PT KHE menargetkan konstruksi pembangunan bendungan pertama pada tahun depan.

Saat ini pembangunan PLTA yang bakal memiliki kapasitas total 9000 MW itu telah memasuki tahap pembangunan diversion channel (saluran pengalihan) yang dilakukan melalui peledakan.

"Sekarang kami berkonsentrasi di diversion channel supaya paling tidak tahun depan itu sudah selesai dan kami bisa mengalihkan sungai untuk melakukan konstruksi bendungan Kayan," papar Direktur Operasional KHE Khaerony, ditulis Rabu (13/12/2023).

Lebih lanjut, Khaerony menegaskan, untuk progres total pembangunan PLTA Kayan Cascade ini Khaerony belum bisa memastikan. Namun berdasarkan tinjauan dari Kementerian PUPR, KLHK dan instansi terkait lainnya pada Agustus 2023 ini pembangunan telah mencapai 27%.

"Pastinya sekarang ada perubahan cukup drastis. Kami di sini menggunakan konsultas pengawas, Indra Karya. Itu artinya yang mengawasi itu nanti Indra Karya yang bisa membuat laporannya ke kami," papar Khaerony.

PLTA Kayan Cascade ini akan memanfaatkan area sepanjang aliran air Sungai Kayan, di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Terdiri atas 5 bendungan dengan 5–6 unit turbin pembangkit pada tiap bendungannya. PLTA ini akan menghasilkan listrik bersih dengan total 9.000 Megawatt.

Proyek ini akan menarik investasi hingga US$17,8 miliar. Untuk pembangunan proyek ini PT KHE berpartner dengan perusahaan energi asal Jepang Sumitomo Corporation.

Listrik yang dihasilkan oleh proyek PLTA ini akan menyuplai kawasan industri hijau di Kalimantan Utara dan Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

baca juga

PLTA ini juga akan memasok kebutuhan listrik di Pulau Kalimantan, termasuk kawasan industri hijau yang dikembangkan oleh PT Indonesia Strategis Industri (ISI).

Presiden MADN (Majlis Adat Dayak Nasional) Marthin Billa menyebut PLTA Kayan Cascade akan menumbuhkan perekonomian Kaltara.

"Setelah di Kaltim ada IKN di sini ada PLTA Kayan Cascade. PLTA Kayan akan menopang pertumbuhan industri di Kaltara. Maka akan makin berlipat pertumbuhannya," ucapnya.

Salah satu perusahaan yang akan beroperasi di kawasan industri tersebut, PT Green Amoniak Indonesia berharap PLTA Kayan Cascade segera dapat beroperasi sehingga mereka dapat memulai pembangunan pabrik amoniak di kawasan industri hijau.

Selain listrik dari PLTA, amoniak ini juga akan memanfaatkan air sebagai bahan baku sebagai ganti gas.

"Kami sangat berharap proyek PLTA ini segera selesai. Kalau ini sudah pasti kami baru bangun pabrik. Kami akan menyelaraskan pembangunan pabrik sesuai dengan pembangunan PLTA ini," ujar Hari Supriyadi, Presiden Direktur PT Green Amoniak Indonesia.

Dia mengatakan pihaknya bisa saja menggunakan listrik PLN untuk pembangunan pabrik tersebut. Namun tidak dilakukan karena nantinya tidak lagi menghasilkan produk hijau.

Hari menambahkan pihaknya akan membangun dua pabrik di kawasan ISI. Selain pabrik amoniak juga adalah pabrik hidrogen. Namun yang baru konfirmasi dan sudah tandatangan MOU adalah pabrik amoniak. Total kedua pabrik tersebut membutuhkan daya listrik sekitar 600 MW.

Dia menambahkan pabrik amoniak yang akan dibangun nanti akan memproduksi amoniak 300 ton per hari atau sekitar 100 ribu ton per tahun. Amoniak tersebut akan diekspor ke sejumlah negara di antaranya Jepang dan Korea Selatan.

"Amoniak dan hidrogen kami targetnya satu juta ton, ini saja bisa jadi yang terbesar. Karena kita tahu penggunaan amoniak sekarang menjadi besar sebagai fuel . Jadi penggunaan amoniak dan hidrogen ini menjadi suatu loncatan ke depan. Jadi mobil misalnya Toyota itu tidak lagi konsen ke mobil listrik tapi ke mobil hidrogen," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Kemarau, Waduk Bili-Bili di Gowa Mengering

Efek Kemarau, Waduk Bili-Bili di Gowa Mengering

Foto | Senin, 30 Oktober 2023 | 14:44 WIB

PLN Siapkan Sistem Listrik Hijau dan Canggih untuk Istana Kepresidenan di IKN

PLN Siapkan Sistem Listrik Hijau dan Canggih untuk Istana Kepresidenan di IKN

News | Minggu, 06 Agustus 2023 | 11:52 WIB

Keberadaan Proyek PLTA Batang Toru Ancam Habitat Orangutan Endemik Tapanuli Hingga Kelestarian Lingkungan

Keberadaan Proyek PLTA Batang Toru Ancam Habitat Orangutan Endemik Tapanuli Hingga Kelestarian Lingkungan

News | Kamis, 09 Maret 2023 | 21:29 WIB

Terkini

26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi

26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi

Bekaci | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Garudayaksa Tumbang dari Persib akibat Gol Menit Akhir, Milos Joksic Soroti Kartu Merah

Garudayaksa Tumbang dari Persib akibat Gol Menit Akhir, Milos Joksic Soroti Kartu Merah

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Daftar HP Lipat RAM 12 GB Performa Gahar, Ini Harga Terbarunya di Indonesia

Daftar HP Lipat RAM 12 GB Performa Gahar, Ini Harga Terbarunya di Indonesia

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur

Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur

Bali | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:02 WIB

Persib Menang Dramatis atas Garudayaksa, Igor Tolic Akui Harus Susah Payah

Persib Menang Dramatis atas Garudayaksa, Igor Tolic Akui Harus Susah Payah

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:01 WIB

FYP hingga Komentar: Bagaimana Media Sosial Mengubah Cara Kita Berbahasa?

FYP hingga Komentar: Bagaimana Media Sosial Mengubah Cara Kita Berbahasa?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bajo Sangkuang, Kampung Nelayan yang Mengapung di Perairan Halmahera Selatan

Bajo Sangkuang, Kampung Nelayan yang Mengapung di Perairan Halmahera Selatan

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Vietjet Gandeng Airbus Perkuat Rantai Pasok dan Perawatan Pesawat

Vietjet Gandeng Airbus Perkuat Rantai Pasok dan Perawatan Pesawat

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:58 WIB

Mantan Pejabat BUMN Bandingkan Saham Bayan yang Dihibahkan ke Asing dan Dibeli Haji Isam

Mantan Pejabat BUMN Bandingkan Saham Bayan yang Dihibahkan ke Asing dan Dibeli Haji Isam

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:53 WIB

×