Perang Minyak Dimulai? Iran Dituduh Dalangi Serangan Houthi di Laut Merah

M Nurhadi

Jum'at, 11 September 2026 | 08:07 WIB
Perang Minyak Dimulai? Iran Dituduh Dalangi Serangan Houthi di Laut Merah
ARSIP-Sebuah rudal diluncurkan ke langit dalam operasi yang diklaim menargetkan Houthi Yaman, di lokasi yang tidak disebutkan. (Reuters)
baca 10 detik
  • Pasukan Houthi menguasai kota Mocha di Yaman untuk memperketat pasokan energi global sejak pekan ini.
  • Garda Revolusi Iran mengarahkan pergerakan militer Houthi demi membuka front pertempuran baru melawan Amerika Serikat.
  • Iran memberikan dukungan dana dan persenjataan kepada Houthi meskipun mereka secara terbuka membantah tuduhan tersebut.

Suara.com - Pergerakan cepat pasukan Houthi di sepanjang pesisir Laut Merah Yaman pekan ini dilaporkan mendapat pengarahan langsung dari Garda Revolusi Iran.

Langkah strategis ini dinilai sebagai bagian dari upaya Tehran untuk membuka front pertempuran baru melawan Amerika Serikat, menurut keterangan dari sumber pemerintah Yaman, sumber internal Iran, serta pengamat regional.

Dengan menguasai kota pelabuhan strategis Mocha di wilayah barat daya, kelompok Houthi memperkuat cengkeraman mereka di Selat Bab el-Mandeb.

Gangguan pada jalur pelayaran vital ini kian memperketat pasokan energi global, menyusul langkah pemblokiran Selat Hormuz yang sebelumnya dilakukan oleh Iran.

Enam bulan sejak bereskalasinya konflik regional antara sekutu Iran dan Amerika Serikat, kelompok Houthi kini berfokus mengonsolidasikan kekuasaan mereka di selat tersebut. Di sisi lain, pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi justru memusatkan operasi serangan di wilayah utara.

Menurut dua sumber internal Iran yang dilansir dari Reuters, pihak Tehran meminta Houthi untuk meningkatkan intensitas serangan terhadap Arab Saudi—sekutu dekat AS—dengan janji penambahan pasokan dana, persenjataan, hingga penempatan perwira senior untuk membantu operasi lapangan.

Meskipun Iran secara terbuka membantah memberikan arahan militer dan menegaskan Houthi bukan merupakan kelompok proksi, sejumlah komandan senior Garda Revolusi dilaporkan telah berada di Yaman untuk mengawasi langsung jalannya serangan.

Sementara itu, seorang pejabat Iran lainnya menyebut bahwa penguasaan kota Mocha merupakan keputusan independen dari Houthi. Namun, ia mengakui langkah tersebut memberi keuntungan bagi Iran karena mendorong kenaikan harga minyak dunia serta memberikan tekanan ekonomi bagi Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Lima sumber militer dari pemerintah resmi Yaman yang didukung Arab Saudi menyatakan bahwa Garda Revolusi Iran mengarahkan kampanye baru Houthi di sepanjang dataran rendah Tihama melalui tembakan roket secara masif.

baca juga

Berdasarkan intersepsi komunikasi dan keterangan tawanan perang, pihak militer Yaman meyakini operasi tersebut dipimpin oleh Abdolreza Shahlaei, komandan senior dari Pasukan Qods Garda Revolusi Iran.

Analis International Crisis Group untuk Yaman, Ahmed Nagi, menilai penguasaan kota Mocha sebagai titik balik penting dalam eskalasi konflik ini.

"Perkembangan kemampuan Houthi terutama didorong oleh kepemilikan senjata baru, baik yang didapat langsung dari Iran maupun melalui jaringan penyelundupan, khususnya penggunaan drone dalam serangan terbaru ini," ujar Nagi.

Di tengah pergerakan Houthi ke Mocha, pemerintah Yaman sempat meminta tambahan bantuan serangan udara dari Arab Saudi ke wilayah basis Houthi di Sanaa dan fasilitas minyak strategis.

Namun, Riyadh memilih untuk membatasi dukungan pada bantuan logistik, persenjataan, dan intelijen, serta hanya melakukan serangan udara terbatas di front utara seperti Provinsi Jawf dan Marib. Pejabat Yaman menilai Riyadh berupaya menghindari eskalasi besar guna mencegah balasan serangan drone ke wilayah mereka.

Kondisi militer secara keseluruhan di Yaman masih sulit diprediksi pasca-gencatan senjata tahun 2022, mengingat koalisi pro-pemerintah masih dibayangi perpecahan internal. Nagi menambahkan bahwa memukul mundur pasukan Houthi dari wilayah Tihama kali ini akan menjadi tantangan yang jauh lebih berat bagi pasukan pemerintah, bahkan jika mendapat dukungan dari Arab Saudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Serikat Akan Ganti Nama Selat Hormuz Jadi Selat Trump atau Trump Strait

Amerika Serikat Akan Ganti Nama Selat Hormuz Jadi Selat Trump atau Trump Strait

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:11 WIB

Sikap Donald Trump Soal Peluang Negosiasi Amerika Serikat dan Iran, Bakal Benar-benar Damai?

Sikap Donald Trump Soal Peluang Negosiasi Amerika Serikat dan Iran, Bakal Benar-benar Damai?

News | Kamis, 10 September 2026 | 12:43 WIB

Iran: Dunia Berada di Ambang Perang Dunia III

Iran: Dunia Berada di Ambang Perang Dunia III

News | Kamis, 10 September 2026 | 12:30 WIB

Terkini

The Bridesmaids Tale: Ketika Luka Lama Membuat Kita Takut Jatuh Cinta Lagi

The Bridesmaids Tale: Ketika Luka Lama Membuat Kita Takut Jatuh Cinta Lagi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Pelatih PSIM Kirim Pesan Menohok Jelang Lawan PSM Makassar

Pelatih PSIM Kirim Pesan Menohok Jelang Lawan PSM Makassar

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:29 WIB

Kekayaan Gubernur Bali Wayan Koster versi LHKPN, Viral Adu Mulut dengan Pegawai SPBU

Kekayaan Gubernur Bali Wayan Koster versi LHKPN, Viral Adu Mulut dengan Pegawai SPBU

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:22 WIB

Bukan Sekadar Menahan Abrasi, Ini Manfaat Jangka Panjang Mangrove bagi Pesisir

Bukan Sekadar Menahan Abrasi, Ini Manfaat Jangka Panjang Mangrove bagi Pesisir

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Alasan Tito Karnavian Berhentikan Husniah Talenrang dengan Tidak Hormat

Alasan Tito Karnavian Berhentikan Husniah Talenrang dengan Tidak Hormat

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Status Pasar Modal RI Terancam Turun Kelas, Bos BEI Minta Klarifikasi MSCI

Status Pasar Modal RI Terancam Turun Kelas, Bos BEI Minta Klarifikasi MSCI

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Pakai Obat Totol Jerawat Sebelum atau Sesudah Moisturizer? Ini Urutan yang Tepat

Pakai Obat Totol Jerawat Sebelum atau Sesudah Moisturizer? Ini Urutan yang Tepat

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Sinopsis In a Holidaze, Film Romcom Bertema Natal yang Siap Bikin Baper

Sinopsis In a Holidaze, Film Romcom Bertema Natal yang Siap Bikin Baper

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Terjaring OTT KPK Bersamaan Uang Tunai Rp1 Miliar

Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Terjaring OTT KPK Bersamaan Uang Tunai Rp1 Miliar

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:08 WIB

DPRD Gowa Minta 7 Pejabat yang Dinonaktifkan Husniah Talenrang Dikembalikan

DPRD Gowa Minta 7 Pejabat yang Dinonaktifkan Husniah Talenrang Dikembalikan

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:03 WIB

×