Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Asing Ramal Ekonomi 2024 Bakal Gelap Gulita, Tunggakkan Kartu Kredit Meningkat

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 22 Desember 2023 | 15:09 WIB
Asing Ramal Ekonomi 2024 Bakal Gelap Gulita, Tunggakkan Kartu Kredit Meningkat
Ilustrasi. Kondisi perekonomian global pada tahun 2024 diramal bakal tak secerah seperti tahun ini. Kondisi ekonomi diperkirakan memasuki awan gelap dan mengakibatkan pertumbuhan melambat.

Suara.com - Kondisi perekonomian global pada tahun 2024 diramal bakal tak secerah seperti tahun ini. Kondisi ekonomi diperkirakan memasuki awan gelap dan mengakibatkan pertumbuhan yang melambat.

Itulah laporan dari Schroders Indonesia terkait Outlook 2024 pada sektor makroekonomi, yang dikutip Suara.com Jumat (22/12/2023).

"Melihat ke depan ke tahun 2024, kami yakin bahwa perlambatan ekonomi yang tertunda akhirnya akan terjadi," tulis laporan tersebut.

Lembaga asing tersebut melihat bahwa tingkat suku bunga yang tinggi di AS pada akhirnya akan berdampak pada konsumsi yang lebih lambat dan inflasi yang lebih rendah, kecuali jika ada kejutan pada harga energi.

Selain itu suku bunga yang dikenakan pada kartu kredit telah meningkat menjadi 21,2%, KPR berjangka waktu 30 tahun menjadi sebesar 7,22%, dan pembiayaan kendaraan bermotor baru menjadi sebesar 8,3%. Tunggakan kartu kredit mulai meningkat, bersamaan dengan menurunnya tingkat tabungan pribadi.

"Kami juga telah melihat tanda-tanda awal penurunan penambahan lapangan kerja dan tingkat pengangguran yang meningkat menjadi 3,9%, di atas proyeksi ekonomi Federal Reserve dari laporan SEP (Summary of Economic Projections). Ketika perlambatan lebih lanjut dikonfirmasi dan inflasi kembali mendekati target 2%, pada akhirnya Fed akan dapat menurunkan suku bunga," lanjut laporan tersebut.

Setelah pertemuan Federal Reserve di bulan December, Fed dot plot mengindikasikan 75bps pemangkasan sedangkat pelaku pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga yang lebih aggresif yaitu sebesar 150bps pada di tahun 2024. Apabila data-data mengarah pada perlambatan ekonomi yang lebih dalam, maka ada kemungkinan Fed akan menurunkan suku bunga lebih aggresif lagi.

"Sementara itu, kami tidak menutup kemungkinan adanya pemulihan berbentuk "V" di China pada tahun 2024. Namun, harapan pasar terhadap ekonomi telah mencapai titik terendah dan kita mungkin melihat beberapa sentimen positif di China setelah dua tahun pertumbuhan yang lemah," kata laporan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Film China Liu Haocun, Pernah Akting Bareng Jackie Chan

4 Rekomendasi Film China Liu Haocun, Pernah Akting Bareng Jackie Chan

Your Say | Kamis, 21 Desember 2023 | 20:49 WIB

Huawei Segera IPO Tahun Depan, Tak Gentar Diblokir AS

Huawei Segera IPO Tahun Depan, Tak Gentar Diblokir AS

Tekno | Kamis, 21 Desember 2023 | 19:05 WIB

Sinopsis Derailment, Drama China Baru Bertema Dunia Paralel

Sinopsis Derailment, Drama China Baru Bertema Dunia Paralel

Your Say | Kamis, 21 Desember 2023 | 17:39 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB