BNI Asset Management Yakin Kinerja Pasar Modal RI Positif di 2024

Achmad Fauzi

Selasa, 09 Januari 2024 | 14:43 WIB
BNI Asset Management Yakin Kinerja Pasar Modal RI Positif di 2024
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - PT BNI Asset Management merasa yakin kinerja pasar modal di 2024 bakal catatkan capaian yang positif. Hal ini dipengarugi dari berbagai sentimen pendukung yang terjadi di tahun ini.

Direktur Investasi BNI Asset Management Putut Endro Andanawarih mengatakan, pasar modal masih menjadi salah satu pendulang dana yang paling potensial untuk memberikan keuntungan yang optimal dalam pengelolaan kekayaan.

Menurutnya, salah satu sentimen yang mempengaruhi adalah penurunan suku bunga The Fed yang akan semakin mendukung pertumbuhan pasar modal Indonesia seiring dengan kembali masuknya relokasi dana ke negara berkembang seperti Indonesia.

Di samping itu, ekonomi Indonesia memiliki potensi kinerja yang sangat positif sehingga mampu memberi sentimen yang baik pada pasar modal.

"Jadi saya pikir investor jangan hanya menunggu, mulai lah dari sekarang. Kita juga melihat setiap kali The Fed menurunkan suku bunga, itu implikasinya perbaikan kinerja, baik pasar modal, terutama pasar saham maupun obligasi di negara-negara berkembang seperti kita," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/1/2024).

Putu menjelaskan, capaian pasar modal pada 2023 telah menjadi fondasi yang baik bagi pasar modal Indonesia untuk melaju lebih baik lagi pada tahun ini. Hal ini akan membukakan kembali kesadaran para investor untuk tidak berpaling dari pasar modal Indonesia.

Sentimen dari dalam negeri saat ini banyak dipengaruhi oleh pemilu yang juga menjadi katalis positif untuk market melaju lebih bagus lagi ke depannya.

"Justru kita memang jangan menunggu. Mulai dari sekarang harusnya menjadi momentum yang baik untuk menata ulang portofolio para investor untuk melakukan rebalancing portfolio ke kelas-kelas aset di pasar modal seperti saham maupun obligasi. Karena peluangnya ada di depan," imbuh dia.

Terkait dengan konflik geopolitik, Putut mengakui ada eskalasi kebijakan global yang mempengaruhi sentiment investasi ke depan. Namun, menurutnya hal ini justru menjadi kesempatan untuk mengoleksi aset-aset berkualitas dengan harga koreksi.

baca juga

"Memang antisipasi memang perlu ada. Tapi belajar dari pengalaman, setelah ada koreksi maka akan ada reversal atau pembalikan. Nah ini memang kita perlu selalu ada di market dan belajar bagaimana menentukan posisi. Terlebih momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan itu ada," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kini Investasi Makin Gampang Lewat Genggaman di BRImo

Kini Investasi Makin Gampang Lewat Genggaman di BRImo

Bisnis | Sabtu, 06 Januari 2024 | 11:33 WIB

FREN Boncos Investasi Saham Rp415,8 Miliar

FREN Boncos Investasi Saham Rp415,8 Miliar

Bisnis | Kamis, 04 Januari 2024 | 10:15 WIB

Bitcoin Jadi Instrumen dengan Performa Terbaik di Kuartal IV-2023

Bitcoin Jadi Instrumen dengan Performa Terbaik di Kuartal IV-2023

Bisnis | Rabu, 03 Januari 2024 | 16:04 WIB

Terkini

Inalum Amankan Operasional Smelter Alumina dari Ancaman Karhutla Mempawah

Inalum Amankan Operasional Smelter Alumina dari Ancaman Karhutla Mempawah

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:45 WIB

Malaysia Terdampak Karhutla Indonesia Sampai Harus Bikin Hujan Buatan

Malaysia Terdampak Karhutla Indonesia Sampai Harus Bikin Hujan Buatan

News | Senin, 07 September 2026 | 13:42 WIB

Nenek Kartini Ditemukan Tewas di Hutan Bojonegoro Setelah 14 Hari Hilang

Nenek Kartini Ditemukan Tewas di Hutan Bojonegoro Setelah 14 Hari Hilang

Jatim | Senin, 07 September 2026 | 13:35 WIB

BMKG Pastikan Jalur Penyeberangan Selat Sunda Aman

BMKG Pastikan Jalur Penyeberangan Selat Sunda Aman

News | Senin, 07 September 2026 | 13:35 WIB

TOBA Jadi Emiten Pertama yang Terima Penetapan Saham Hijau Transisi

TOBA Jadi Emiten Pertama yang Terima Penetapan Saham Hijau Transisi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:34 WIB

1 Juta Masker Dibagikan ke Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

1 Juta Masker Dibagikan ke Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Bekaci | Senin, 07 September 2026 | 13:33 WIB

'Kalian Anak Saya!' Aksi Spontan Gubernur Ahmad Luthfi Datangi Kos Mahasiswa NTT Bikin Haru

'Kalian Anak Saya!' Aksi Spontan Gubernur Ahmad Luthfi Datangi Kos Mahasiswa NTT Bikin Haru

Jawa Tengah | Senin, 07 September 2026 | 13:32 WIB

Tutorial Aman Cuci Mobil dari Guyuran Abu Vulkanik: Biar Cat Nggak Baret, Jangan Asal Siram!

Tutorial Aman Cuci Mobil dari Guyuran Abu Vulkanik: Biar Cat Nggak Baret, Jangan Asal Siram!

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 13:30 WIB

Kalau Semua Diganti Kertas, Apakah Bumi Jadi Lebih Aman?

Kalau Semua Diganti Kertas, Apakah Bumi Jadi Lebih Aman?

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 13:30 WIB

Polisi Tangkap Penjambret HP WNA India di Gondangdia, Satu Pelaku Masih Diburu

Polisi Tangkap Penjambret HP WNA India di Gondangdia, Satu Pelaku Masih Diburu

News | Senin, 07 September 2026 | 13:26 WIB

×