Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

ID FOOD Optimis Raih Kinerja Konsolidasi Positif di Tahun 2023

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 12 Januari 2024 | 08:09 WIB
ID FOOD Optimis Raih Kinerja Konsolidasi Positif di Tahun 2023
Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID FOOD Frans Marganda Tambunan.

Suara.com - Holding BUMN Pangan ID FOOD mendukung upaya Kementerian BUMN dalam melakukan perbaikan dan penguatan kinerja keuangan anggota Holding. Langkah tersebut sebagai bagian dari penguatan Holding Pangan yang dinilai memiliki peran strategis dalam ekosistem pangan nasional.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID FOOD Frans Marganda Tambunan.

Menurutnya, pembenahan yang dilakukan telah memberikan dampak positif. Hal tersebut dilihat dari capaian positif kinerja keuangan konsolidasi ID FOOD sampai dengan November 2023 lalu.

“Sejak pembentukan ID FOOD dua tahun lalu, Kementerian BUMN terus mendukung dan mengawal proses perbaikan dan transformasi di tubuh Holding Pangan. Sampai hari ini kita bisa melihat progresnya. Pada awal pembentukan holding pangan perseroan mencatatkan rugi konsolidasi Rp 823 miliar pada tahun 2021, membaik menjadi rugi Rp 298 miliar pada 2022, dan di tahun 2023 sampai dengan November ID FOOD berhasil membukukan laba bersih Rp 65 miliar,” kata Frans dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/1/2024).

Lebih lanjut, Frans menjelaskan, laba bersih Rp 65 miliar sampai dengan bulan November tersebut naik 129% di atas capaian tahun 2022. Di periode yang sama tahun lalu (November 2022) perseroan mengalami rugi bersih Rp 223 miliar.

“Perbaikan kinerja disebabkan sejumlah faktor, seperti adanya pertumbuhan pendapatan dan laba kotor, di mana laba kotor tercapai Rp 1.836 miliar atau naik 16% di atas tahun lalu sebesar Rp 1.586 miliar. Capaian tersebut disebabkan perbaikan laba kotor di Industri gula, pertanian dan garam,” tandasnya.

Frans mengakui, peningkatan laba kotor pada tahun ini menjadi salah satu faktor kunci dari kinerja positif perusahaan.

“Ini sejalan dengan transformasi EBITDA yang saat ini sedang dijalankan ID FOOD Group. Melalui transformasi EBITDA, performa perusahaan terus tumbuh dengan kenaikan signifikan EBITDA dan operating profit,” tuturnya.

Faktor lainnya, ia menambahkan, juga tidak bisa dilepaskan dari kinerja anak perusahaan yang mengalami perbaikan. Komoditas yang mencapai target Rencana Kerja Anggaran perusahaan (RKAP) adalah gula, garam dan perikanan.

Sementara komoditas yang mengalami pertumbuhan di atas tahun lalu adalah tanaman pangan, perikanan, distribusi perdagangan, dan industri lain-lain. Sedangkan perusahaan yang berhasil mencatatkan laba sampai dengan November 2023 terdapat 8 anak perusahaan.

Selain perbaikan kinerja operasional, Frans juga menjelaskan perbaikan kinerja juga ditopang adanya perbaikan kinerja keuangan. Sepanjang tahun 2023 perseroan telah menyelesaikan restrukturisasi keuangan di anak perusahaan seperti PT Perkebunan Mitra Ogan. Saat ini juga sedang menyelesaikan restrukturisasi keuangan PT Sang Hyang Seri dan PT Perikanan Indonesia.

Dengan perbaikan kinerja operasi, kinerja keuangan dan perbaikan bisnis proses, Kedepannya, Frans memastikan seluruh entitas Holding BUMN Pangan yang terdiri dari 16 anak perusahaan akan terus mendukung upaya Kementerian BUMN untuk melakukan transformasi model bisnis sehingga ID FOOD menjadi holding yang efektif baik dari sisi keuangan dan operasional.

“Kami yakin di tahun 2024 kinerja ID FOOD akan terus lebih baik, ditambah posisi Holding Pangan yang semakin strategis dalam landscape ekosistem pangan nasional. Dibuktikan dengan kepercayaan pemerintah kepada ID FOOD untuk menjalankan penugasan terkait ketahanan pangan seperti penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk 9 komoditas pangan strategis,” ungkapnya.

Adapun untuk menjaga stok CPP, ID FOOD bersama BULOG dipercaya pemerintah mendapatkan pinjaman murah Rp 28,7 triliun. Selain itu, perbaikan struktur keuangan berdampak pada penurunan Debt to Equity Ratio (DER) sebesar 23%, sehingga menjadikan postur keuangan perusahaan menjadi lebih sehat.

“Dengan perbaikan yang telah dijalankan, saya mengajak para stakeholder pangan baik itu Kementerian/Lembaga, BUMN, pelaku usaha perbankan dan pangan, asosiasi, akademisi, serta media untuk berkolaborasi bersama ID FOOD mengembangkan usaha dan ekosistem pangan. Tahun 2024 akan menjadi tahun yang penuh optimisme bagi kami dengan berbagai target yang sudah dicanangkan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Jamin Tak Ada Atribut Politik saat Salurkan Bantuan Pangan Beras

Bulog Jamin Tak Ada Atribut Politik saat Salurkan Bantuan Pangan Beras

Bisnis | Kamis, 11 Januari 2024 | 16:10 WIB

Bos Bulog Bilang Bantuan Pangan Ampuh Turunkan Inflasi Beras, Ini Datanya

Bos Bulog Bilang Bantuan Pangan Ampuh Turunkan Inflasi Beras, Ini Datanya

Bisnis | Kamis, 11 Januari 2024 | 15:37 WIB

Penuhi Kebutuhan Pangan Warga Kapuas Lewat Bazar Murah, Minyak Goreng Rp 5.000 Satu Liter

Penuhi Kebutuhan Pangan Warga Kapuas Lewat Bazar Murah, Minyak Goreng Rp 5.000 Satu Liter

Bisnis | Kamis, 11 Januari 2024 | 08:18 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB