Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Alasan Cak Imin Ingin Stop Program Food Estate Era Jokowi

M Nurhadi

Senin, 15 Januari 2024 | 18:11 WIB
Alasan Cak Imin Ingin Stop Program Food Estate Era Jokowi
Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Foto: Istimewa)

Suara.com - Calon Wakil Presiden, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin secara terang-terangan menganggap proyek Food Estate yang digagas oleh Presiden Joko Widodo sebagai proyek tanpa rencana yang matang.

Tidak hanya itu, dalam agenda 'Slepet Imin' di Probolinggo, Jawa Timur, pada Minggu (14/1/2024) lalu, Cak Imin juga menyebut, Food Estate mengandalkan pembabatan hutan dan penanaman dengan jumlah besar.

Ia lantas menawarkan pemberdayaan petani untuk meningkatkan produksi pangan. Menurut politisi PKB itu, dengan memberdayakan petani, mereka bisa menanam dan panen dengan pembelian hasil panen oleh pemerintah, sehingga petani dapat memperoleh keuntungan dan pangan tetap tersedia.

"Petani setelah panen, pemerintah yang beli. Petani lantas untung dan pangan tersedia. Targetnya nasional, jadi tidak hanya memenuhi pangan saja tapi juga petani makmur," kata dia.

Ia melanjutkan, masalah-masalah di sektor pertanian, termasuk kelangkaan dan mahalnya harga pupuk, harus diatasi oleh presiden dan wakil presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin berjanji akan menghentikan proyek Food Estate apabila terpilih sebagai wakil presiden, dan akan menggantinya dengan program yang telah disiapkan.

"Dengan adanya program ini, pangan akan tersedia. Kami tidak ingin petani hanya menjadi penonton saat pangan tersedia. Oleh karena itu, kami akan menghentikan proyek Food Estate dan menggantinya dengan program yang melibatkan petani serta menciptakan kesejahteraan nasional," tegas Cak Imin.

Dikutip dari BBC Indonesia --jaringan Suara.com, bersama dengan Pantau Gambut, Walhi Kalimantan Tengah melaporkan adanya masalah di 3.964 hektar lahan, termasuk kehilangan tutupan pohon tanpa hasil pangan singkong pada tahun 2023 yang berkaitan dengan program Food Estate.

Riset bersama itu menyebut, desa-desa di Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas, dan Gunung Mas kehilangan tutupan pohon selama Januari-Oktober 2022, dengan Desa Humbang Raya mencatatkan kehilangan terbesar hingga 459 hektar, Pilang Munduk seluas 213 hektar, dan Tumbang Jalemu 192 hektar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Cak Imin Sebut PAN adalah Partai Koalisinya, Gibran Auto Ngakak

Viral Cak Imin Sebut PAN adalah Partai Koalisinya, Gibran Auto Ngakak

Tekno | Senin, 15 Januari 2024 | 18:03 WIB

Puan Maharani Beri Sinyal Koalisi dengan Anies-Gus Muhaimin, PDIP Bertemu PKB?

Puan Maharani Beri Sinyal Koalisi dengan Anies-Gus Muhaimin, PDIP Bertemu PKB?

Kotak Suara | Senin, 15 Januari 2024 | 17:39 WIB

Cak Imin Ungkap Kelemahan PLTU Batu Bara, Perlu Pembangkit Ramah Lingkungan

Cak Imin Ungkap Kelemahan PLTU Batu Bara, Perlu Pembangkit Ramah Lingkungan

Kotak Suara | Senin, 15 Januari 2024 | 16:42 WIB

Cak Imin Jadi Korban Body Shaming, Pendukung AMIN Ngamuk

Cak Imin Jadi Korban Body Shaming, Pendukung AMIN Ngamuk

Kotak Suara | Senin, 15 Januari 2024 | 15:14 WIB

Anies Mencium Indikasi Rekayasa di Balik Tekad Sekjen Gerindra Pilpres 2024 Berjalan Satu Putaran

Anies Mencium Indikasi Rekayasa di Balik Tekad Sekjen Gerindra Pilpres 2024 Berjalan Satu Putaran

Kotak Suara | Senin, 15 Januari 2024 | 13:22 WIB

Koar-koar Tak Punya Bekingan Mafia, Anies: Saya Tak Menyinggung Siapa-siapa

Koar-koar Tak Punya Bekingan Mafia, Anies: Saya Tak Menyinggung Siapa-siapa

Kotak Suara | Senin, 15 Januari 2024 | 11:32 WIB

Terkini

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:42 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:05 WIB