Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Emiten Hotel Sahid Jaya (SHID) Buka Suara Soal Lonjakan Harga Saham 277%

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 17 Januari 2024 | 16:06 WIB
Emiten Hotel Sahid Jaya (SHID) Buka Suara Soal Lonjakan Harga Saham 277%
Direksi PT Hotel Sahid Jaya International, Tbk, Hengky Roy mengatakan kenaikan harga saham SHID merupakan aktivitas pasar yang tidak diketahui perseroan (Tangkapan Layar).

Suara.com - PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) buka suara perihal lonjakan harga saham yang melesat tinggi akhir-akhir ini.

Perseroan pun melakukan cooling down sebagai langkah untuk meredakan pergerakan saham SHID yang tidak biasa (unusual market activity) yang telah terjadi pada perdagangan sejak bulan September 2023 hingga 11 Januari 2024, yang berakibat perdagangan saham Perseroan di-suspend.

Direksi PT Hotel Sahid Jaya International, Tbk, Hengky Roy mengatakan kenaikan harga saham SHID merupakan aktivitas pasar yang tidak diketahui perseroan.

"Perseroan beserta jajaran Direksi serta Dewan Komisaris tidak mengetahui serta tidak menerima informasi terkait kondisi perdagangan saham yang mengalami kenaikan berturut-turut selama sepekan hingga menyebabkan Suspend," kata Roy dalam Public Expose Insidental secara daring Rabu (17/1/2024).

Sementara itu, Peraturan Bursa tentang presentase auto rejection yang berlaku per 04 September sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) nomor Kep-00055/BEI/03-2023 perihal Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas.

Dalam hal ini, Bursa melakukan pemantauan atas informasi setiap efek yang berkaitan dengan pergerakan harga dan volume yang fluktuatif, frekuensi, order/pesanan, transaksi, pola transaksi, informasi penyelesaian transaksi, dan informasi penting lainnya yang relevan.

Secara rinci Roy mengatakan pada tanggal 21 September 2023, issue volatilitas sudah dipertanyakan pihak Bursa, dimana terjadi penurunan harga saham sebesar -34,71% dari Rp. 3.400 menjadi Rp. 2.220 dengan peningkatan aktivitas sebanyak 399.225 saham dengan frekuensi 256 kali.

Lalu penurunan harga saham terus terjadi sampai tanggal 03 Januari 2024. Hingga tanggal 08 Januari 2024 volume perdagangan melonjak sebanyak 2.341.400 saham dan mengangkat harga ke Rp.1.225 atau naik 25% dari harga sebelumnya Rp.980.

"Unusual Market Activity (UMA) terus terjadi sampai perdagangan tanggal 11 Januari 2024 berturut-turut menyentuh ARA (Auto Reject Atas) dan tanggal 12 Januari 2024, perdagangan saham Perseroan di-suspend," katanya.

Asal tahu saja, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentikan sementara perdagangan saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk. (SHID) mulai sesi I pada perdagangan pada hari ini Jumat 12 Januari 2024.

Hal itu disampaikan Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dalam pengumuan resminya Kamis (11/1/2024) menyampaikan bahwa suspensi saham SHID dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

"Suspensi ini karena peningkatan harga saham yang kumulatif yang signifikan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut," sebut Aji.

Selanjutnya dilakukan untuk untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham SHID.

Yulianto menambahkan Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

Saham SHID sendiri melesat 24,61% membentur batas auto reject atas (ARA) ke Rp 2.380 pada perdagangan Kamis, 11 Januari 2024. Saham ini sebelumnya juga selalu ditutup ARA sejak 4-10 Januari 2024. Alhasil, sejak penutupan 3 Januari hingga 11 Januari 2024, saham SHD terbang 277,77%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Aburizal Bakrie Mau IPO, Hasil Duitnya Buat Bayar Utang Rp652 Miliar

Perusahaan Aburizal Bakrie Mau IPO, Hasil Duitnya Buat Bayar Utang Rp652 Miliar

Bisnis | Rabu, 17 Januari 2024 | 15:08 WIB

Rekor! Harga Saham Tambang Batu Bara Milik Sinarmas Tembus Rp111 Ribu jadi yang Termahal

Rekor! Harga Saham Tambang Batu Bara Milik Sinarmas Tembus Rp111 Ribu jadi yang Termahal

Bisnis | Rabu, 17 Januari 2024 | 09:30 WIB

Saham Hotel Sahid (SHID) Milik Hariyadi Sukamdani Terbang 277%, BEI Langsung Telisik

Saham Hotel Sahid (SHID) Milik Hariyadi Sukamdani Terbang 277%, BEI Langsung Telisik

Bisnis | Jum'at, 12 Januari 2024 | 09:16 WIB

Terkini

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB