Hotman Paris Sebut Jokowi Marah Gegara Pajak Hiburan

Achmad Fauzi

Selasa, 23 Januari 2024 | 10:19 WIB
Hotman Paris Sebut Jokowi Marah Gegara Pajak Hiburan
Hotman Paris Hutapea. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Suara.com - Pengusaha industri hiburan, mulai pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dan penyanyi dangdut Inul Daratista, menggeruduk kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Senin (22/1).

Kehadiran para pengusaha itu untuk meminta pajak hiburan yang sebesar 40-75% untuk diskotek, karaoke, kelab malam, bar dan mandi uap/spa dibatalkan.

Dalam kesempatan itu, Hotmas Paris menyebut, pengusaha industri hiburan tidak pernah dilibatkan dalam penyusunan pajak hiburan itu.

Bahkan, dia mengklaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat marah atas kenaikan pajak hiburan tersebut.

Baca Juga: Soal Pajak Hiburan, Jokowi Minta Daerah Tak Gegabah

"Saya dari Minggu lalu sudah dapat informasi bahwa Pak Jokowi sendiri tidak dilaporkan secara detail tentang besaran pajak 40% dan beliau marah. Ini informasi bukan saya dapat dari Menko Perekonomian, saya dapat minggu lalu," ujar Hotman Paris di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat yang dikutip Selasa (23/1/2024).

"Presiden pun sangat marah atas tarif pajak yang sangat tinggi tersebut," sambung dia.

Senada dengan Hotman, kenaikan pajak hiburan 75% ini membuat pengusaha di Bali meradang. Pasalnya, menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung, I Gusti Agung Rai Suryawijaya, kenaikan tarif ini dapat menghambat pemulihan sektor pariwisata di Bali.

"Ini yang bahaya jadi mau buka dengan regulasi seperti ini akan memberatkan usaha. Ini yang mereka (investor) ragu-ragu, sangat susah narik investor yang datang kalau kita nggak konsisten dan melakukan (usaha menolak kenaikan pajak)," imbuh Rai.

baca juga

Bahkan, dia memprediksi industri jasa jiburan di Bali bisa kolaps, jika wisatawan terus berkurang untuk mengunjungi Bali.

"Kami khawatir kalau wisatawannya berkurang, tentu perekonomian Bali akan kolaps lagi karena 60% Bali sangat bergantung pada sektor pariwisata. Makanya lebih banyak wisatawan yang datang, pajak nggak usah diturunkan. Kan pendapatan daerah dari pajak hiburan akan bertambah," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Kenaikan Pajak Hiburan, Rudy Salim Ngadu ke Bamsoet

Tolak Kenaikan Pajak Hiburan, Rudy Salim Ngadu ke Bamsoet

Entertainment | Selasa, 23 Januari 2024 | 01:52 WIB

PKS Usul Pajak 40 Persen Khusus untuk Tempat Hiburan High Class Saja

PKS Usul Pajak 40 Persen Khusus untuk Tempat Hiburan High Class Saja

News | Senin, 22 Januari 2024 | 19:46 WIB

Inul Daratista Ngeluh soal Kenaikan Pajak Hiburan ke Menko Airlangga: Sama Saja Suruh Kami Bunuh Diri

Inul Daratista Ngeluh soal Kenaikan Pajak Hiburan ke Menko Airlangga: Sama Saja Suruh Kami Bunuh Diri

Video | Senin, 22 Januari 2024 | 18:05 WIB

Terkini

Kemensos Hadirkan Beragam Layanan Gratis, Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat

Kemensos Hadirkan Beragam Layanan Gratis, Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Didakwa Lakukan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim Disebut Terima Rp1,2 Miliar

Didakwa Lakukan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim Disebut Terima Rp1,2 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Link Tax Jadi Taruhan Masa Depan Pers, Royalti Jurnalistik Bisa Habis untuk Biaya LMK

Link Tax Jadi Taruhan Masa Depan Pers, Royalti Jurnalistik Bisa Habis untuk Biaya LMK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Keponakan Prabowo Didapuk Jadi Wakil Komisaris Utama Emiten Kosmetik VICI

Keponakan Prabowo Didapuk Jadi Wakil Komisaris Utama Emiten Kosmetik VICI

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Mees Hilgers Comeback Setelah 520 Hari, Bek Timnas Indonesia Langsung Bidik Posisi Inti

Mees Hilgers Comeback Setelah 520 Hari, Bek Timnas Indonesia Langsung Bidik Posisi Inti

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47 WIB

bank bjb Catat Pertumbuhan Laba Bersih 37.3% Year on Year

bank bjb Catat Pertumbuhan Laba Bersih 37.3% Year on Year

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Silmy Karim Didakwa Lakukan Pemerasan Senilai Rp 168,9 Miliar

Silmy Karim Didakwa Lakukan Pemerasan Senilai Rp 168,9 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Ulasan Buku 'Lambe Akrobat': Mengurai Seni Menulis Ringan Agus Mulyadi

Ulasan Buku 'Lambe Akrobat': Mengurai Seni Menulis Ringan Agus Mulyadi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:45 WIB

BNPB Klaim Karhutla Sumatera - Kalimantan Turun dari 1.566 Jadi 359 Hektare

BNPB Klaim Karhutla Sumatera - Kalimantan Turun dari 1.566 Jadi 359 Hektare

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Cara Melacak HP Android yang Hilang dalam Keadaan Mati: Ini Langkah Praktis yang Bisa Dilakukan

Cara Melacak HP Android yang Hilang dalam Keadaan Mati: Ini Langkah Praktis yang Bisa Dilakukan

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:42 WIB

×