Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Eks Mendag Muhammad Lutfi Ungkap Fakta Tersembuyi Soal LFP

Achmad Fauzi

Selasa, 23 Januari 2024 | 15:12 WIB
Eks Mendag Muhammad Lutfi Ungkap Fakta Tersembuyi Soal LFP
Mantan Mendag RI, Muhammad Lutfi. [Ist]

Suara.com - Lithium Ferro Phosphate atau LFP jadi barang panas usai debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada Minggu (21/1). Dua tim kampanye pasangan calon (paslon) masing-masing mengeluarkan gagasan soal LFP yang jadi bahan baku pengganti nikel baterai kendaraan listrik.

Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi ikut nimbrung dalam pembahasan LFP ini, bahkan dia mengukapkan fakta-fakta tersembunyi dari LFP. Salah satunya, kinerja LFP yang menurun jika digunakan di cuaca yang dingin atau salju.

"Kinerja Baterai LFP bisa menurun hingga 60% di cuaca dingin, baterai LFP bisa mati di bahwa suhu -10 derajat, tapi indonesia bukan negara yang bersalju berarti pasar LFP masih bisa diperhitungkan," ujarnya seperti yang dikutip dari akun TikTok resminya, Selasa (23/1/2024).

Baca Juga: Ini Pernyataan Lengkap Thomas Lembong Soal LFP yang Jadi Bahan Gibran Tanya Arti Nikel ke Cak Imin

Menurut Lutfi, kondisi itu berbeda dengan baterai kendaraan listrik dengan bahan baku nikel, di mana lebih energy dense bisa muat lebih banyak energi.

"Dan lebih kecil serta ringan juga, jadi mobil teslanya bisa pergi lebih jauh sekali cas," imbuh dia.

Selain itu, Lutfi mengungkapkan, bahwa sesuai data Badan Energi Internasional (IEA) tercatat bahwa 95 persen LFP berasal dari China. Adapun, data tersebut juga memperlihatkan bahwa produsen mobil listrik BYD paling banyak menggunakan LFP 50 persen, sedangkan Tesla hanya gunakan LFP 15 persen.

"Kalau kita bicara tentang LFP, 95% produksi LFP ini sudah didominasi oleh China yang handal dalam pasar tersebut. Sedangkan Indonesia itu adalah negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia," imbuh dia.

Sebelumnya, Nama Thomas Lembong disebut oleh Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka saat debat cawapres pada Minggu (21/1) malam.

baca juga

Disebutnya Co-Captain Timnas Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar itu ketika, Gibran ingin menanyakan perihal pandangannya soal pemanfaatan nikel untuk bahan baku baterai kendaraan listrik.

"Akan saya gunakan apabila pertanyaannya belum jelas. Bagaimana Gus? Saya jelaskan juga gak papa? lithium ferro phosphate. Itu sering digaungkan pak Thomas Lembong itu," ujar Gibran dalam kesempatan debat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Genderang Perang Taipan RI yang Siap Bawa Prabowo ke Istana Negara

Genderang Perang Taipan RI yang Siap Bawa Prabowo ke Istana Negara

Bisnis | Selasa, 23 Januari 2024 | 13:33 WIB

Konglomerat Turun Gunung! Djarum, Sampoerna dan Adaro Siap Menangkan Prabowo Satu Putaran

Konglomerat Turun Gunung! Djarum, Sampoerna dan Adaro Siap Menangkan Prabowo Satu Putaran

Bisnis | Selasa, 23 Januari 2024 | 13:08 WIB

Debat Gibran vs Cak Imin Terkait LFP, Elon Musk Ingin Tesla Tinggalkan Nikel?

Debat Gibran vs Cak Imin Terkait LFP, Elon Musk Ingin Tesla Tinggalkan Nikel?

Bisnis | Selasa, 23 Januari 2024 | 12:39 WIB

Terkini

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:42 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:00 WIB

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:05 WIB