Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tom Lembong Sebut Pembangunan IKN Minim Informasi, Bahlil: Sahabat Saya Sudah Berhalusinasi

Achmad Fauzi

Rabu, 24 Januari 2024 | 16:17 WIB
Tom Lembong Sebut Pembangunan IKN Minim Informasi, Bahlil: Sahabat Saya Sudah Berhalusinasi
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahli Lahadalia/Achmad Fauzi

Suara.com - Co Captain Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) Thomas Lembong atau Tom Lembong sempat menyinggung proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang digagas Jokowi.

Bahkan, dirinya menilai informasi yang diberikan pemerintah sangat minim, sehingga membuat kerancuan.

Selain itu, dia menantang pemerintah untuk buka secara terang-terangan investasi yang masuk ke IKN.

Menanggapi tantangan itu, Menteri Investasi atau Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meminta Tom Lembong tidak asal berbicara tentang IKN. Dirinya menyebut bahwa Tom Lembong tengah berhalusinasi tingkat tinggi ketika berbicara terkait investasi di IKN.

"Sahabat saya ini kadang-ladang halunisasi tingkat tinggi. Pertama saya katakan bahwa total rancangan investasi di IKN itu kurang lebih Rp 500 triliun, di mana kebijakan negara 20 persen dari APBN atau sekitar Rp 100 triliun. Dan itu waktunya bukan sekaligus paling cepat 10-20 tahun," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Investasi, Rabu (24/1/2024).

Baca Juga: Tom Lembong Hingga Gibran Ribut soal LFP, Menteri Bahlil: Bahan Bakunya Kita Tidak Punya

Mantan Ketua Umum Hipmi ini menjabarkan, sudah banyak investasi yang masuk ke IKN. Dia memberi contoh pembangunan hotel hingga rumah sakit di IKN berkat guyuran dana dari investor bukan pemerintah.

"Dan tahap pertama klaster pertama yang disebut ring 1. Sekarang pembangunna kita kejar sampe dengan 2024 ini Juli dan Agustus kita mau ke sana. Sudah ada beberapa hotel mau jadi bulan Juli, jadi sangat keliru. Kita jangan asbun, asal bunyi tu nggak bagus," ucap dia.

Bahlil juga menegaskan, pemerintah akan mengumumkan siapa-siapa saja investor yang akan masuk ke IKN di saat melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking.

baca juga

"Mereka kan waktu komunikasi ke saya sekitar Rp 20-25 triliun. Berap pemilik saham? nggak boleh dong aku bongkar. Sudah gila kali. Nggak boleh pemilik saham kita bongkar, tapi angka akumulasi ada dong Rp 25 triliun," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penuhi Target Jokowi, Realisasi Investasi Sepanjang 2023 Capai Rp 1.418,9 triliun

Penuhi Target Jokowi, Realisasi Investasi Sepanjang 2023 Capai Rp 1.418,9 triliun

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2024 | 15:50 WIB

Tom Lembong Hingga Gibran Ribut soal LFP, Menteri Bahlil: Bahan Bakunya Kita Tidak Punya

Tom Lembong Hingga Gibran Ribut soal LFP, Menteri Bahlil: Bahan Bakunya Kita Tidak Punya

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2024 | 15:37 WIB

Bahlil Sindir Tom Lembong: Pimpin BKPM Merasa Jadi Menteri Investasi

Bahlil Sindir Tom Lembong: Pimpin BKPM Merasa Jadi Menteri Investasi

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2024 | 15:34 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×