Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Indonesia Duduki Peringkat 45 WDCR, Naik Enam TIngkat Dibanding Sebelumnya

M Nurhadi

Kamis, 25 Januari 2024 | 13:52 WIB
Indonesia Duduki Peringkat 45 WDCR, Naik Enam TIngkat Dibanding Sebelumnya
Sebagai ilustrasi-Terminal Petikemas (TPK) Bitung, salah satu TPK yang mulai dioperasikan pada Jumat (1/4/2022) oleh PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP). ANTARA/HO-SPTP

Suara.com - Riset World Digital Competitiveness Ranking (WDCR) 2023 menunjukkan, daya saing digital Indonesia mengalami peningkatan dan kini berada di peringkat 45 dunia.

Riset yang dilakukan oleh International Institute for Management Development (IMD) asal Swiss ini mencatat bahwa Indonesia naik enam peringkat dari posisi 51 dunia pada tahun 2022.

Dalam lima tahun terakhir, daya saing digital Indonesia terus mengalami peningkatan hingga mencapai 11 peringkat. Professor Arturo Bris, selaku Direktur IMD World Competitiveness Center, menyatakan bahwa perubahan yang signifikan dalam transformasi digital menunjukkan kesuksesan, dan diharapkan laporan ini dapat mendukung percepatan strategi digitalisasi dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di Indonesia pada tahun 2024.

IMD menilai ada dua faktor utama yang berhasil mendongkrak daya saing digital Indonesia. Pertama, pertumbuhan investasi yang agresif berhasil mendongkrak kesiapan digital Indonesia, terutama dari sektor telekomunikasi, perbankan, dan venture capital.

Kedua, pertumbuhan para entrepreneur teknologi turut menyokong kesiapan teknologi Indonesia di masa depan. Namun terdapat dua faktor yang menghambat peningkatan daya saing digital Indonesia.

Bris mengatakan, hal pertama adalah terkait dengan pendidikan dan pelatihan. Kemudian, kurangnya riset dan pengembangan teknologi.

Lebih lanjut, Indonesia juga perlu meningkatkan hibah untuk paten teknologi terbaru (high-tech) dan meningkatkan angka pekerja dengan keahlian dan pengetahuan teknologi khusus, untuk memperbaiki daya saing digital.

Sementara terkait pendidikan dan pelatihan, Indonesia perlu menambah total anggaran untuk pendidikan, rasio murid-guru di pendidikan tinggi, angka lulusan sains, jumlah sarjana perempuan, dan prestasi di pendidikan tinggi.

"Berdasarkan banyak riset yang telah kami lakukan, peningkatan investasi pendidikan dan pelatihan terbukti meningkatkan daya saing digital lantaran memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja yang ada. Ke depan, kami perkirakan akan terjadi lonjakan permintaan tenaga kerja terkait teknologi dan AI (kecerdasan buatan)," ujar Bris, dikutip dari Antara pada Kamis (25/1/2024).

Bris menyampaikan, untuk terus mendorong daya saing digital, Indonesia juga perlunya peningkatan kecepatan internet. Saat ini, kecepatan internet di Indonesia ada diposisi nyaris terakhir yakni urutan ke 62 dari total 64 negara yang diteliti.

Selain itu, jumlah pengguna internet di Indonesia juga perlu ditingkatkan lantaran hanya ada di urutan 60 dunia. Masalah maraknya pembajakan perangkat lunak (software) juga menjadi persoalan yang masih perlu diselesaikan untuk meningkatkan daya saing digital Indonesia.

WDCR 2023 melakukan penelitian terhadap daya saing digital dari 64 negara dengan mempertimbangkan tiga faktor utama, yakni pengetahuan, teknologi, dan kesiapan masa depan.

IMD WDCR yang dirilis pada akhir tahun 2023 membandingkan peringkat kemapanan daya saing digital dari 64 negara. Lima negara dengan daya saing digital terbaik menurut IMD World Digital Competitiveness 2023 adalah Amerika Serikat, Belanda, Singapura, Denmark, dan Swiss.

Riset ini menunjukkan, daya saing digital Indonesia unggul dibandingkan dengan beberapa negara Asia lainnya, seperti India (peringkat 49), Filipina (59), dan Mongolia (63). Meskipun demikian, di kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih tertinggal jauh dari Singapura (peringkat 3), Malaysia (33), dan Thailand (35).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Justin Hubner Semakin Matang dalam Skema Permainan Shin Tae-yong

Justin Hubner Semakin Matang dalam Skema Permainan Shin Tae-yong

Your Say | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:25 WIB

Timnas Indonesia Sudah Bermain Sangat Baik, Hanya Salah Tempati Grup Saja di Piala Asia 2023

Timnas Indonesia Sudah Bermain Sangat Baik, Hanya Salah Tempati Grup Saja di Piala Asia 2023

Your Say | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:25 WIB

Pernah Bantu Timnas Indonesia, Yordania Kembali Jadi Juru Selamat Garuda ke 16 Besar Piala Asia 2023?

Pernah Bantu Timnas Indonesia, Yordania Kembali Jadi Juru Selamat Garuda ke 16 Besar Piala Asia 2023?

Bola | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:24 WIB

Meski Kecewa Gol Penalti Jepang, Rafael Struick Sudah Cukup Puas dengan Penampilan Timnas Indonesia

Meski Kecewa Gol Penalti Jepang, Rafael Struick Sudah Cukup Puas dengan Penampilan Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:24 WIB

Kalah Lawan Jepang, Pratama Arhan Tundukan Kepala saat Sapa Penonton di Qatar

Kalah Lawan Jepang, Pratama Arhan Tundukan Kepala saat Sapa Penonton di Qatar

Entertainment | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:35 WIB

Kaesang Pangarep Safari Politik ke Papua Pakai Topi Gemes Gambar Bunga Sakura, Ternyata Segini Harganya

Kaesang Pangarep Safari Politik ke Papua Pakai Topi Gemes Gambar Bunga Sakura, Ternyata Segini Harganya

Lifestyle | Kamis, 25 Januari 2024 | 13:15 WIB

Terkini

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:23 WIB

Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka

Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:17 WIB

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:11 WIB

Terendah dalam 6 Tahun, Purbaya Akui Surplus Neraca Perdagangan Susut Imbas Impor BBM

Terendah dalam 6 Tahun, Purbaya Akui Surplus Neraca Perdagangan Susut Imbas Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:03 WIB

Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?

Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:41 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:50 WIB