Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) IPO Besok, Begini Prospeknya

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 29 Januari 2024 | 14:57 WIB
PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) IPO Besok, Begini Prospeknya
PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk

Suara.com - PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA), segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau initial public offering (IPO) di pada Selasa (30/1/2024) besok.

Selama periode penawaran umum, saham SMGA mengalami kelebihan permintaan sebanyak 23,52 kali dari total saham yang ditawarkan, atau sebanyak 156,77 kali dari jumlah saham yang tersedia dalam porsi pooling.

Direktur Utama SMGA, Julius Edy Wibowo menyebut, selama periode penawaran umum, perusahaan mencatat pesanan saham dengan nilai mencapai Rp4,3 triliun, sementara target pendanaan dari IPO SMGA adalah sebesar Rp183,7 miliar.

Ia menambahkan, minat investor terhadap saham SMGA bukti dari prospek pertumbuhan potensial perusahaan ke depannya, terutama karena SMGA beroperasi di sektor perdagangan nikel dan batu bara.

Permintaan akan nikel, kata dia, diprediksi meningkat dari 2.340 kiloton (KT) pada tahun 2020 menjadi 6.250 KT pada tahun 2040. Peningkatan ini, terutama disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan dari industri kendaraan listrik (EV) dan baterai.

Di sisi lain, penggunaan batu bara di Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 4,7% per tahun, terutama karena perluasan armada pembangkit listrik batu bara hingga 10 gigawatt (GW).

"Selain fokus pada pengembangan perdagangan nikel dan batu bara di pasar domestik Indonesia, SMGA juga berencana untuk memperluas produksi batu gamping pada kuartal I/2024," ungkap Julius dalam pernyataannya pada Senin, 29 Januari 2024.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan permintaan yang meningkat untuk batu gamping, dan perusahaan melihat adanya peluang yang baik di wilayah Morowali Utara karena banyaknya smelter di sana yang membutuhkan pasokan batu gamping.

"Kami memutuskan untuk mengakuisisi dan mengembangkan tambang batu gamping di wilayah tersebut agar dapat memenuhi kebutuhan beberapa smelter terdekat," ungkapnya.

Manajemen SMGA menetapkan harga IPO paling tinggi sebesar Rp105 per saham. Awalnya, rentang harga penawaran selama masa penawaran awal adalah antara Rp100 hingga Rp105, namun kemudian ditetapkan pada harga Rp105 per saham.

Dalam pelaksanaan IPO ini, SMGA melepas sebanyak-banyaknya 1,75 miliar saham baru, yang setara dengan 20% dari modal yang ditempatkan. Dengan demikian, anak perusahaan PT Sumber Global Energy Tbk. (SGER) memiliki potensi untuk mendapatkan dana segar sebesar Rp183,75 miliar.

Dana yang diperoleh dari hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, terutama untuk pengadaan nikel dan batu bara sesuai dengan aktivitas bisnis yang dilakukan oleh perusahaan, sebagai bagian dari pembayaran atas pembelian nikel dan batu bara dari pemasok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan EXCL, BCA Sekuritas Bakal Kuasai Saham FREN

Bukan EXCL, BCA Sekuritas Bakal Kuasai Saham FREN

Bisnis | Jum'at, 26 Januari 2024 | 16:28 WIB

Ada yang Bilang Main Saham Haram, Begini Faktanya

Ada yang Bilang Main Saham Haram, Begini Faktanya

Bisnis | Jum'at, 26 Januari 2024 | 16:12 WIB

IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat, Simak Saham-saham Perbankan Ini

IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat, Simak Saham-saham Perbankan Ini

Bisnis | Senin, 22 Januari 2024 | 09:52 WIB

Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar Saham RI Tembus Rp11.420 Triliun

Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar Saham RI Tembus Rp11.420 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Januari 2024 | 17:57 WIB

Aturan Baru OJK, Emiten Wajib Buyback Saham 12 Bulan Usai RUPS

Aturan Baru OJK, Emiten Wajib Buyback Saham 12 Bulan Usai RUPS

Bisnis | Minggu, 21 Januari 2024 | 10:45 WIB

Tokopedia 'Tolong' TikTok Shop Jualan Lagi, Siapa yang Diuntungkan?

Tokopedia 'Tolong' TikTok Shop Jualan Lagi, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Minggu, 21 Januari 2024 | 08:19 WIB

Terkini

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:25 WIB

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB