Jadi Mitra Distribusi Penjualan SBN Terbaik Versi Kemenkeu, Bibit Ajak Masyarakat Beli ORI025

Iwan Supriyatna

Rabu, 31 Januari 2024 | 09:04 WIB
Jadi Mitra Distribusi Penjualan SBN Terbaik Versi Kemenkeu, Bibit Ajak Masyarakat Beli ORI025
Bibit secara konsisten mengajak masyarakat Indonesia untuk turut serta membangun negeri lewat investasi di instrumen SBN tahun ini.

Suara.com - Bibit.id yang dinobatkan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai Mitra Distribusi (Midis) Surat Utang Negara (SUN) Ritel Terbaik Tahun 2022, Midis Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel Terbaik Tahun 2022 dan 2023 Kategori Fintech serta Midis SUN Ritel Terbaik Tahun 2023 Kategori Fintech, secara konsisten mengajak masyarakat Indonesia untuk turut serta membangun negeri lewat investasi di instrumen SBN tahun ini.

Di bulan Januari 2024, pemerintah Indonesia meluncurkan Obligasi Negara Ritel seri ORI025. Dengan masa penawaran dari tanggal 29 Januari-22 Februari 2024, ORI025 bisa dibeli secara online di aplikasi Bibit selama 24 jam setiap hari dan tujuh hari seminggu, termasuk saat hari libur atau akhir pekan. Pembelian lewat Bibit juga tidak dikenakan biaya tambahan.

ORI025 ditawarkan dengan dua tipe produk, yakni ORI025-T3 untuk tenor tiga tahun dengan imbal hasil (kupon) sebesar 6,25% per tahun serta ORI025-T6 untuk tenor enam tahun dengan kupon sebesar 6,40% per tahun. Imbal hasil ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata bunga deposito bank yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan, yang hanya berkisar 3-4% per tahun. ORI025 juga dikenakan pajak yang lebih rendah dibandingkan deposito. Pajak yang dikenakan pada ORI025 hanya 10%, sedangkan pajak deposito 20%.

Di sisi lain, dengan imbal hasil tetap (fixed rate) yang stabil sampai jatuh tempo, ORI025 dapat menjadi pilihan investasi yang rendah risiko karena 100% aman dijamin negara. Dengan imbal hasil fixed rate, ORI025 dapat memberikan passive income tetap bulanan yang stabil kepada para investor selama 3-6 tahun kedepan.

Angie Anandita Tjhatra, Head of Marketing Bibit, mengajak para investor untuk membeli ORI025 saat ini. Menurutnya, saat ini merupakan momentum yang tepat karena suku bunga Bank Indonesia (BI) diproyeksi sudah berada di puncak. Berinvestasi di instrumen dengan imbal hasil fixed rate dapat menjadi pilihan yang pas. Ketika nanti suku bunga BI diprediksi mulai menurun di Semester 2 tahun 2024, kupon ORI025 tidak akan turun karena bersifat fixed rate/tetap.

“Selain itu, ORI025 dapat menjadi alternatif masyarakat untuk berinvestasi yang 100% aman dijamin negara sekaligus berkontribusi bagi pembangunan negara,” kata Angie ditulis Rabu (31/1/2024).

Pembelian/pemesanan minimal untuk ORI025-T3 adalah Rp1 juta dan kelipatan Rp1 juta dengan maksimum Rp5 milyar. Sementara itu, pembelian/pemesanan minimal untuk ORI025-T6 adalah Rp1 juta dan kelipatan Rp1 juta dengan maksimum Rp10 milyar. Pembayaran kupon pertama akan dilakukan pada tanggal 15 April 2024 (long coupon), dan selanjutnya pembayaran kupon akan dilakukan setiap bulan setiap tanggal 15.

“Dan tak perlu khawatir untuk masyarakat yang ingin mencairkan investasi ORI025 sebelum jatuh tempo. ORI025 adalah SBN berjenis tradeable yang dapat dijual sebelum jatuh tempo di pasar sekunder, mulai tanggal 16 April 2024. Namun perlu diperhatikan, penjualan ORI025 sebelum jatuh tempo harus tetap melihat ketersediaan pembeli di pasar sekunder. Harga jual di pasar sekunder juga mengikuti harga market, jadi bisa naik ataupun turun,” tambah Angie.

Untuk bisa berinvestasi SBN di Bibit, para pengguna cukup mengklik icon atau banner “Surat Berharga Negara (SBN)” di homepage aplikasi maupun website Bibit. Dalam hal ini, Bibit bermitra dengan Stockbit Sekuritas untuk mengelola pencatatan dan penyimpanan Rekening Dana Investor SBN milik investor.

baca juga

Nantinya, setelah investor melakukan pembayaran untuk transaksi SBN, investor akan menerima bukti transaksi berupa Bukti Penerimaan Negara (BPN). Di dalam BPN, terdapat Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN) yang diterbitkan langsung oleh negara serta menjadi bukti kepemilikan SBN yang dibeli.

Sebagai informasi, pada akhir tahun 2021, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor SBN sebanyak 611 ribu investor. Angkanya kemudian naik menjadi 831 ribu di akhir 2022, dan di akhir 2023 angkanya telah mencapai satu juta investor.

“Tentunya sebagai Mitra Distribusi penjualan SBN, Bibit bangga bisa ikut serta dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berinvestasi SBN. Kami juga akan terus mengajak masyarakat untuk berinvestasi SBN lewat berbagai upaya edukasi,” tutup Angie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi SBN Ritel di BRImo, Jurus Mudah dan Praktis Membangun Masa Depan

Investasi SBN Ritel di BRImo, Jurus Mudah dan Praktis Membangun Masa Depan

Bisnis | Senin, 29 Januari 2024 | 18:52 WIB

Minggu Depan Sri Mulyani Mau Terbitkan Surat Utang Senilai Rp36 Triliun

Minggu Depan Sri Mulyani Mau Terbitkan Surat Utang Senilai Rp36 Triliun

Bisnis | Kamis, 25 Januari 2024 | 18:32 WIB

Kenaikan Pajak di Tempat Hiburan Akankah Berpengaruh pada Konsumen?

Kenaikan Pajak di Tempat Hiburan Akankah Berpengaruh pada Konsumen?

Video | Senin, 22 Januari 2024 | 11:00 WIB

Terkini

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:43 WIB

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 18:42 WIB

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:38 WIB

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

News | Senin, 14 September 2026 | 18:37 WIB

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 18:34 WIB

Soroti Pungli Berkedok Ormas, Guru Besar Unpad Dukung Kapolri Sikat Premanisme Industri

Soroti Pungli Berkedok Ormas, Guru Besar Unpad Dukung Kapolri Sikat Premanisme Industri

News | Senin, 14 September 2026 | 18:34 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini

Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:33 WIB

Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM Subsidi, Soroti Mobil Pajero

Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM Subsidi, Soroti Mobil Pajero

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:29 WIB

×