Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Rasio CASA Bank BTN Naik Lebih dari 50 Persen, Pertumbuhan Usaha Meroket

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 12 Februari 2024 | 16:18 WIB
Rasio CASA Bank BTN Naik Lebih dari 50 Persen, Pertumbuhan Usaha Meroket
Bank BTN [Antara]

Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatat bahwa komposisi dana murah atau current account savings account (CASA) mengalami peningkatan menjadi 53,7 persen pada tahun 2023, naik dari sebelumnya yang mencapai 48,5 persen pada tahun 2022.

"Rasio CASA BTN tumbuh baik. Walaupun dibanding bank-bank Himbara lain masih lebih kecil, tapi trennya terus mengalami peningkatan. Di akhir tahun 2023, CASA rasio kami menjadi 53,7 persen," kata Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, seperti yang dikutip dari Antara pada Senin (12/2/2024).

BTN berhasil menghimpun total dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp349,93 triliun pada tahun 2023, menunjukkan peningkatan sebesar 8,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, sumbangan dari dana murah mencapai Rp188 triliun, mengalami kenaikan sebesar 20,4 persen dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp156 triliun.

Perusahaan mencatat pertumbuhan yang signifikan dalam hal dana murah berupa giro dan tabungan di BTN selama lima tahun terakhir. Proporsi dana murah BTN naik dari 43,4 persen pada tahun 2019 menjadi 48,5 persen pada tahun 2022.

BTN menyatakan bahwa pertumbuhan dana murah ini didorong oleh transformasi digital banking terutama melalui aplikasi "BTN Mobile". Jumlah pengguna "BTN Mobile" mencapai 2,7 juta hingga akhir tahun 2023.

Pertumbuhan transaksi di BTN Mobile juga turut mendorong pendapatan berbasis biaya atau fee based income. Pada tahun 2023, fee based income BTN meningkat 60,1 persen menjadi Rp3,2 triliun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp2 triliun.

Sementara itu, BTN juga mencatat kinerja positif dari sisi kredit dan pembiayaan. Perseroan telah menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp333,69 triliun atau naik 11,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan total penyaluran kredit serta perolehan DPK, secara keseluruhan, BTN mampu membukukan total aset sebesar Rp439 triliun sepanjang tahun 2023 atau meningkat 9,1 persen dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp402 triliun.

"Tahun 2023 merupakan tahun di mana bank BTN mengeksekusi sejumlah transformasi bisnis dengan cukup baik. Sehingga tahun ini banyak pencapaian yang berhasil kami raih," kata Nixon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asa Milenial Punya Rumah Bukan Lagi Mimpi di Siang Bolong

Asa Milenial Punya Rumah Bukan Lagi Mimpi di Siang Bolong

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2024 | 17:41 WIB

Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN Berhadiah Rp174 Juta, Ini Cara Daftarnya

Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN Berhadiah Rp174 Juta, Ini Cara Daftarnya

Bisnis | Minggu, 07 Januari 2024 | 17:43 WIB

Gandeng Perbankan, PT Sentul City Tbk  Wujudkan Kemudahan Memiliki Hunian Impian

Gandeng Perbankan, PT Sentul City Tbk Wujudkan Kemudahan Memiliki Hunian Impian

Press Release | Kamis, 14 Desember 2023 | 13:06 WIB

Daftar Pengusaha Pemegang Saham BBTN Terbanyak

Daftar Pengusaha Pemegang Saham BBTN Terbanyak

Bisnis | Selasa, 28 November 2023 | 16:55 WIB

BBTN Sampaikan Kabar Positif di Tengah Isu Akusisi Bank Syariah

BBTN Sampaikan Kabar Positif di Tengah Isu Akusisi Bank Syariah

Bisnis | Selasa, 28 November 2023 | 12:05 WIB

Laba Bersih UUS Bank BTN Meroket 70,40 Persen di Kuartal III 2023

Laba Bersih UUS Bank BTN Meroket 70,40 Persen di Kuartal III 2023

Bisnis | Senin, 27 November 2023 | 17:34 WIB

Terkini

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB