Nasib BBM Pertalite Ke Depan Terungkap: Bakal Dicampur Bioetanol, Tapi...

Achmad Fauzi Suara.Com
Selasa, 13 Februari 2024 | 11:28 WIB
Nasib BBM Pertalite Ke Depan Terungkap: Bakal Dicampur Bioetanol, Tapi...
Pengendara mengisi BBM di sebuah SPBU di Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membeberkan nasib BBM jenis Pertalite. Rencananya, BBM Pertalite bakal dicampur dengan Bahan Bakar Nabati (BBN) bioetanol  yang akan menghasilkan RON 92.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji menjeleaskan, sebeanarnya RI belum bisa menyuplai bioetanol secara masif sebagai campuran BBM.

Namun demikian, pemerintah telah menguji coba pencampuran Pertalite dengan bioetanol yang menghasilkan BBM dengan kadar RON 92 atau setara Pertamax. Akan tetapi, penggunaan BBM campuran tersebut perlu melihat pasok bioetanol di dalam negeri.

Baca Juga
Jelang Pencoblosan, Emak-emak Panik! Beras Langka dan Harga Melonjak

"Kalau secara teknis saya kira ada bukti (pencampuran jadi BBM RON (2). Tapi masih dalam skala yang tidak banyak, karena masih uji coba. Kalau komersialisasi secara masif, dari mana sumber etanolnya, sumber daya alamnya dari mana? Itu kunci utama kita, harus sustainable, harus berkelanjutan dan tidak ganggu yang lain," ujarnya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, yang dikutip Selasa (13/2/2024).

Tutuka menuturkan, implementasi penggunaan BBM yang dicampur bioetanol tidak dalam dalam dekat ini. Sebab, RI diketahui belum memiliki rantai pasok bioetanol di hulu.

Dia mengingatkan, penggunaan Bioetanol sebagai bahan campuran BBM jangan disamakan kesuksesan pemerintah dalam menggarap Biodiesel. Tutuka bilang, kesuksesan biodiesel, karena RI memiliki sumber daya yang cukup di sektor kelapa sawit.

"Itu masih agak lama etanolnya karena pakai apa kita. Kalau biodiesel kita punya hulunya, kelapa sawit, tapi ini kan (bioetanol dengan tebu) kita belum punya. Awal rantai pasoknya nggak punya di hulu, jadi menurut saya tidak bisa cepat seperti biodiesel. Karena kalau impor pasti akan tambah biaya dan tinggi harganya," tegas dia.

Sebelumnya, Subholding Commercial & Trading Pertamina, PT Pertamina Patra Niaga, resmi memperkenalkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru yang diberi nama Pertamax Green 95.

Baca Juga: Jelang Hari Pencoblosan, Gimana Pasokan BBM dan LPG Pertamina?

BBM Pertamax Green 95 tersebut saat ini baru tersedia di 5 SPBU Jakarta dan 10 SPBU di Surabaya dengan harga Rp 13.500 per liter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI