Jokowi: Masa Depan Otomotif Indonesia Ada di Mobil Listrik

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 15 Februari 2024 | 12:27 WIB
Jokowi: Masa Depan Otomotif Indonesia Ada di Mobil Listrik
Presiden Jokowi (berkemeja putih) saat menyambangi booth industri otomotif asal Vietnam, VinFast, di ajang pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JiExpo, Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2024). ANTARA/Andi Firdaus

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpendapat, kendaraan berbasis listrik merupakan arah masa depan bagi industri otomotif Indonesia, mengingat negara ini memiliki pasokan bahan baku yang mendukung produksi.

Pernyataan ini diberikan oleh Presiden Jokowi setelah membuka dan meninjau pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JiExpo, Jakarta Pusat, pada hari Kamis (15/2/2024).

"Saya melihat baik dan banyak yang dipamerkan mobil-mobil listrik. Saya kira ini memang masa depan otomotif Indonesia itu ada di mobil listrik, karena kita memiliki bahan baku nikel dan lainnya," kata Jokowi, dikutip Suara.com dari Antaranews.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyambangi sejumlah booth perusahaan otomotif nasional dan mancanegara, salah satunya VinFast sebagai produsen startup otomotif swasta yang berkantor pusat di Vietnam.

Di lokasi, Presiden sempat masuk ke kabin pengemudi salah satu produk VinFast untuk merasakan sensasi memegang stir kemudi mobil sedan jenis VF 5 berwarna putih.

Seperti yang sudah diketahui, Presiden bersama dengan rombongan terbatas telah mengunjungi pabrik perakitan mobil VinFast pada Sabtu (13/1) di Hai Phong, Vietnam, dan menyampaikan minat dari VinFast untuk berinvestasi di Indonesia.

Namun, ketika ditanya tentang minat Presiden terhadap salah satu produk otomotif di IIMS, ia tidak menyebutkan jenis mobilnya secara spesifik.

Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa saat ini tidak ada rencana dari pemerintah untuk memberikan insentif tambahan bagi kendaraan listrik, sejak aturan tersebut diberlakukan pada 3 April 2023.

Namun pemerintah berkomitmen mendorong pengurangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi produk kendaraan listrik, kata Jokowi menambahkan.

Baca Juga: Bertemu Semalam, Jokowi Beri Selamat ke Prabowo-Gibran yang Menang Quick Count

Tujuannya, kata Jokowi, agar semua produk otomotif bertenaga listrik dapat berproduksi di Indonesia.

"Saya kira ini akan mendorong penjualan dan nanti akan mendorong produksi pabrik electric vehicle yang ada di Indonesia. Saya kira arahnya ke sana dan nanti kita bisa bersaing dengan negara negara lain, kalau semua local content sudah, baterainya sudah, saya kira kita lihat nanti kita akan bisa bersaing dengan negara lain," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI