Contract Farming di Thailand Bikin Beras Melimpah, Sempat Jadi Program Anies

M Nurhadi

Kamis, 29 Februari 2024 | 18:22 WIB
Contract Farming di Thailand Bikin Beras Melimpah, Sempat Jadi Program Anies
Foto aerial petani memanen padi di Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Kamis (2/11/2023). [ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/aww]

Suara.com - Contract farming yang dijalankan di Thailand mengemuka setelah negara tersebut berhasil menjadi salah satu pemain utama produksi beras dunia.

Di sisi lain Indonesia yang dicap sebagai negara agraris justru kelimpungan memenuhi kebutuhan pasokan beras dalam negeri. Pemerintah justru berencana melakukan impor beras dari Negeri Gajah Putih itu. 

Melansir laporan Asian Development Bank, sistem contract farming yang dijalankan Thailand merupakan sarana untuk membantu petani kecil dalam mendapatkan akses pasar dan mengurangi risiko harga. Dalam sistem contract farming ini, pemerintah secara ketat mengontrol harga dan kebijakan tenaga kerja pertanian.

Pemerintah membangun lingkungan dan infrastruktur yang mumpuni untuk mendorong investasi di bidang agribisnis dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Pemerintah berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani hingga 80 persen. Kebijakan pun mendorong diversifikasi pertanian kendati beras tetap menjadi komoditas utama. Dengan kebijakan ini para petani bisa menanam berbagai tanaman komersial seperti singkong, tebu, dan jagung. Kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau juga ditanam di lahan kering.

Contract framing mulai dipromosikan sejak Rencana Pembangunan Ekonomi dan Sosial Nasional keempat (1977 – 1981). Kebijakan untuk ekspor nilai tambah dipromosikan dan agroindustri tumbuh pesat, terutama pada ikan kaleng, nanas, dan produk tomat. Kemudian rencana ke-6 mempromosikan integrasi pertanian dan pengolahan dan ekspor bernilai tambah tinggi. 

Dibandingkan dengan yang lain Negara-negara Asia, pada awal 1990 Thailand mungkin memiliki pengalaman paling luas dengan contract farming dan jangkauan tanaman terluas.

Pada pertengahan Rencana ke-7, nilai ekspor produk agroindustri telah mencapai 82.000 juta Baht dan tumbuh menjadi 247.000 juta pada tahun 2003 (Departemen Pertanian dan Koperasi 2004) dan mencapai 303.069 juta Baht pada tahun 2006. 

Di sektor pengolahan buah dan sayuran dan unggas di mana kontrak produksi sangat luas, tingkat pertumbuhan selama 2005-2006 mempertahankan tingkat tinggi 11,1% dan 8% masing-masing (Departemen Pertanian dan Koperasi 2007).

baca juga

Contract farming telah berperan penting dalam memberikan petani akses ke rantai pasokan dengan stabilitas pasar dan harga, serta bantuan teknis. 

Kebijakan khusus juga diterapkan untuk petani miskin. Bekerja sama dengan perusahaan swasta, para petani sering mendapatkan kredit dari perusahaan.

Timbal baliknya, perusahaan mengharapkan pengiriman barang dalam jumlah tertentu, namun kualitas dan harga telah ditetapkan. Pasar dan kepastian harga bagi kedua belah pihak yakni petani dan perusahaan membuat kualitas produk meningkat dan rantai pasok menjadi lebih efisien. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Sudah Disidak Jokowi, Harga Beras di Pasar Induk Cipinang Belum Kunjung Normal

Meski Sudah Disidak Jokowi, Harga Beras di Pasar Induk Cipinang Belum Kunjung Normal

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 18:18 WIB

Alasan Thailand Bisa Panen Beras Melimpah saat Indonesia Krisis

Alasan Thailand Bisa Panen Beras Melimpah saat Indonesia Krisis

Bisnis | Kamis, 29 Februari 2024 | 18:00 WIB

Prediksi Cak Nun Beras Mahal Dan Menteri Keuangan Mundur Viral, Bakal Terbukti?

Prediksi Cak Nun Beras Mahal Dan Menteri Keuangan Mundur Viral, Bakal Terbukti?

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 15:30 WIB

Partai Buruh Desak Presiden Jokowi Turunkan Harga Beras Dalam 7 Hari, Jika Tidak Ancam Lakukan Ini

Partai Buruh Desak Presiden Jokowi Turunkan Harga Beras Dalam 7 Hari, Jika Tidak Ancam Lakukan Ini

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 15:21 WIB

Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Dirut Bulog: Stok Beras Cukup dan Harga Mulai Stabil

Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Dirut Bulog: Stok Beras Cukup dan Harga Mulai Stabil

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 14:36 WIB

Anies Baswedan Curhat: Pemilu Bukan Sekadar Memilih Orang, Bukan Sebatas Menentukan Foto Pajangan di Ruang Kelas!

Anies Baswedan Curhat: Pemilu Bukan Sekadar Memilih Orang, Bukan Sebatas Menentukan Foto Pajangan di Ruang Kelas!

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 14:36 WIB

Terkini

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 19:52 WIB

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

×