Orang Korea Selatan Ogah Menikah, Alasannya Takut Miskin

M Nurhadi

Senin, 04 Maret 2024 | 11:57 WIB
Orang Korea Selatan Ogah Menikah, Alasannya Takut Miskin
Ilustrasi [Unsplash/Markus Winkler]

Suara.com - Berdasarkan data pemerintah pada Minggu (3/3/2024) menunjukkan bahwa jumlah pernikahan di Korea Selatan mengalami penurunan sebesar 40 persen dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, yang berdampak pada menurunnya angka kelahiran di negara tersebut.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Statistik Korea, jumlah pernikahan pada tahun lalu mencapai 193.673, mengalami penurunan yang signifikan dari 322.807 kasus pada tahun 2013.

Meskipun jumlah pernikahan pada tahun 2023 sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 191.690, namun tren penurunan jumlah pernikahan setiap tahunnya telah terjadi selama 11 tahun berturut-turut sejak tahun 2012 hingga 2022.

Dikutip via Antara, merujuk pada survei yang dilakukan oleh Statistics Korea, hanya 15,3 persen dari mereka yang berusia 13 tahun ke atas mengatakan “pernikahan adalah suatu keharusan” pada tahun 2022, turun dari angka yang sama sebesar 20,3 persen pada 10 tahun lalu.

Proporsi mereka yang menjawab “menikah lebih baik” juga turun menjadi 34,8 persen, dari 42,4 persen pada periode yang sama.

Survei yang sama juga menyebut, lebih dari 30 persen dari mereka yang berusia 20-an atau 30-an mengaku khawatir kekurangan uang atau tidak memiliki uang untuk menikah. Beberapa juga menganggap, pernikahan membutuhkan uang yang banyak dan kekhawatiran kemiskinan.

S

ekitar 19 persen dari individu yang berusia 20-an dan sekitar 14 persen dari mereka yang berusia 30-an menyatakan bahwa mereka tidak merasa perlunya menikah.

Penurunan jumlah pernikahan juga berdampak pada menurunnya tingkat kesuburan di Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir, karena mayoritas orang di negara tersebut umumnya melahirkan bayi setelah menikah.

baca juga

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Statistik Korea, jumlah bayi yang lahir baru di Korea Selatan telah mengalami penurunan selama delapan tahun berturut-turut hingga tahun 2023, mencapai 230.000, turun sebesar 47,3 persen dari 436.455 pada tahun 2013.

Tingkat kesuburan total di Korea Selatan, yang merupakan jumlah rata-rata anak yang diharapkan lahir dari seorang perempuan sepanjang hidupnya, telah turun mencapai titik terendah dalam sejarah triwulanan pada periode Oktober-Desember tahun 2023, yakni sebesar 0,65, jauh di bawah tingkat penggantian sebesar 2,1 yang dibutuhkan untuk menjaga kestabilan populasi Korea Selatan di angka 51 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Kaget Penggemar, Sungjoo UNIQ Diam-diam Telah Menikah dan Punya Anak

Bikin Kaget Penggemar, Sungjoo UNIQ Diam-diam Telah Menikah dan Punya Anak

Your Say | Sabtu, 02 Maret 2024 | 14:34 WIB

Rekapitulasi Nasional: Suara PDIP dan Golkar Tertukar di PPLN Seoul, Kok Bisa?

Rekapitulasi Nasional: Suara PDIP dan Golkar Tertukar di PPLN Seoul, Kok Bisa?

Kotak Suara | Sabtu, 02 Maret 2024 | 02:25 WIB

Incheon vs Suwon FC: Menanti Debut Pratama Arhan di Kasta Teratas Liga Korea Selatan

Incheon vs Suwon FC: Menanti Debut Pratama Arhan di Kasta Teratas Liga Korea Selatan

Bola | Jum'at, 01 Maret 2024 | 22:00 WIB

Didukung Penggemar K-Pop, Perolehan Suara Anies-Muhaimin di Korea Selatan Jeblok

Didukung Penggemar K-Pop, Perolehan Suara Anies-Muhaimin di Korea Selatan Jeblok

Kotak Suara | Jum'at, 01 Maret 2024 | 18:23 WIB

Senior Shin Tae-yong Ngamuk, Soroti Dampak Buruk Abroad bagi Pemain Muda Korea

Senior Shin Tae-yong Ngamuk, Soroti Dampak Buruk Abroad bagi Pemain Muda Korea

Bola | Jum'at, 01 Maret 2024 | 17:29 WIB

Lontarkan Hal Ini Saat Hari Kemerdekaan Korea Selatan, Ni-ki ENHYPEN Tuai Kecaman

Lontarkan Hal Ini Saat Hari Kemerdekaan Korea Selatan, Ni-ki ENHYPEN Tuai Kecaman

Your Say | Jum'at, 01 Maret 2024 | 11:41 WIB

Terkini

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×