Gandeng BPKP, Erick Thohir Keker Tata Kelola Manajemen di BUMN

Achmad Fauzi

Senin, 04 Maret 2024 | 19:58 WIB
Gandeng BPKP, Erick Thohir Keker Tata Kelola Manajemen di BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir/Achmad Fauzi

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memantau tata kelola BUMN-BUMN. Upaya ini sebagai langkah bersih-bersih BUMN yang telah dijalankan Erick Thohir sejak menjabat sebagai menteri.

Kerja sama ini juga tertuang dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Kantor Pusat BPKP, Jakarta. Penandatangan MoU ini untuk pengembangan, penerapan, serta penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian intern di BUMN.

"Saya raya kerja sama MoU ini bukan yang pertama sebetulnya, sudah berkali-kali kita lakukan karena sejak awal Pak Jaksa Agung, Pak Ateh sebagai kepala BPKP Dan saya punya niatan yang sama bahwa BUMN ini harus benar-benar sehat, kenapa sehat? Tadi disampaikan karena memang konteks BUMN ini tidak hanya sebagai korporasi, tapi juga ada yang namanya pelayanan publik atau yang namanya juga dihubungkan dengan perekonomian kerakyatan, dikaitkan juga dengan pembangunan," ujarnya di Kantor BPKP, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2024).

Erick Thohir melanjutkan, langkah ini juga sebagai upaya transformasi BUMN-BUMN. Hal ini agar BUMN ke depan bisa memiliki tata kelola yang baik, sehingga tidak ada penyimpangan di perusahaan pelat merah ini.

"Tapi pertanyaannya sudah selesai? Belum karena transformasi ini terus dilanjutkan. Apalagi tantangan yang terjadi di dunia sekarang dinamikanya cukup kompleks, nah ini yang kita harapkan, tentu dengan kerjasama ini kita dorong lagi supaya penertiban yang terjadi di BUMN dengan pengawalan, pendampingan ini bisa lebih baik lagi, tapi ujungnya apa? Korporasinya sehat, pelayanan publik lebih meningkat lagi," ucap dia.

Sementara itu, Kepala BPKP, Yusuf Ateh menambahkan, nota kesepahaman ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola yang baik, manajemen risiko yang efektif, dan pengendalian intern yang mampu menekan risiko kecurangan di lingkungan Kementerian BUMN dan BUMN.

Menurutnya, BPKP selaku auditor presiden menyambut baik komitmen ini dan siap melaksanakan kegiatan pengawasan dalam rangka mengawal peran strategis BUMN sebagai agent of development sekaligus value creator.

"Semoga dengan penandatangan nota kesepahaman ini, dan dilanjutkan dengan implementasi good governance, risk management, dan internal control secara efektif, kita semua bisa mewujudkan BUMN yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia," pungkas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Pertamax cs Ditahan Tak Naik Sampai Juni, Keuangan Pertamina Kuat?

Harga BBM Pertamax cs Ditahan Tak Naik Sampai Juni, Keuangan Pertamina Kuat?

Bisnis | Senin, 04 Maret 2024 | 14:51 WIB

Namanya Masuk Bursa Menteri Keuangan Prabowo-Gibran, Wamen Tiko Bilang Begini

Namanya Masuk Bursa Menteri Keuangan Prabowo-Gibran, Wamen Tiko Bilang Begini

Bisnis | Senin, 04 Maret 2024 | 13:13 WIB

Erick Thohir Setuju Soal 4 Bankir Masuk Bursa Menkeu Prabowo

Erick Thohir Setuju Soal 4 Bankir Masuk Bursa Menkeu Prabowo

Bisnis | Senin, 04 Maret 2024 | 10:42 WIB

Terkini

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Awas! Perampok di Deli Serdang Pancing Korban Lewat Aplikasi Kencan Online

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

Zulhas: PAN Akan Terus Bersama Bapak Prabowo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:14 WIB

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:11 WIB

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:06 WIB

Asing Mulai Serbu RI, Arus Modal Tembus Rp 141,6 T di Q3 2026

Asing Mulai Serbu RI, Arus Modal Tembus Rp 141,6 T di Q3 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:03 WIB

Ketika Hijab Harus Mengikuti Gerak Perempuan Modern

Ketika Hijab Harus Mengikuti Gerak Perempuan Modern

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 21:56 WIB

Inilah Pemenang Anugerah Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan 2026

Inilah Pemenang Anugerah Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 21:47 WIB

Ricky Soebagdja Puji Mentalitas Student-Athlete di Campus League, BINUS Juara Regional Bandung

Ricky Soebagdja Puji Mentalitas Student-Athlete di Campus League, BINUS Juara Regional Bandung

Sport | Jum'at, 18 September 2026 | 21:27 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 21:21 WIB

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

News | Jum'at, 18 September 2026 | 21:12 WIB

×