Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Tren Gaji Pegawai Startup Turun, Kini Rata-rata Tak Lebih dari Rp10 Juta

M Nurhadi

Selasa, 05 Maret 2024 | 18:25 WIB
Tren Gaji Pegawai Startup Turun, Kini Rata-rata Tak Lebih dari Rp10 Juta
Ilustrasi pegawai di kantor. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa tahun lalu, menjadi pegawai startup merupakan impian banyak orang. Iming-iming gaji besar dan lingkungan kerja dinamis jadi hal yang indah untuk calon pekerja. Tapi tahukah Anda belakangan tren gaji pegawai startup turun?

Kabar tentang penurunan gaji pegawai startup sebenarnya bersamaan dengan gelombang PHK yang terjadi di beberapa startup, baik yang berskala kecil atau besar. Perlahan tetapi pasti, angka gaji yang ditawarkan terus menurun untuk level awal dan menengah.

Cukup banyak sumber yang memaparkan data terbaru mengenai gaji pegawai startup ini. Mengacu berbagai sumber, rata-rata karyawan startup di Indonesia akan mengalami penurunan gaji sekitar 3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan paling signifikan dialami oleh karyawan yang berada di level awal, dengan waktu kerja 1 hingga 3 tahun yang bisa mencapai 5%.

Pada level menengah, penurunan gaji yang terjadi adalah 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk level senior gaji yang diterima cenderung stagnan, tanpa ada perubahan apapun. Hal ini jelas menjadi sebuah anomali, mengingat startup umumnya berani menawarkan gaji besar pada pegawai di setiap level sesuai dengan bidang industrinya.

Pemicu Penurunan Gaji

Penurunan gaji yang terjadi diduga karena berlakunya prinsip ekonomi dasar tentang permintaan dan penawaran. Hal ini ditandai dengan adanya pemutusan hubungan kerja secara cukup masif sejak dua tahun ke belakang.

PHK ini terjadi karena penurunan tren transaksi dan permodalan yang masuk ke startup, sehingga kekuatan ekonomi yang dimiliki bisnis jenis ini juga menurun. Di waktu yang sama, suplai tenaga kerja yang ada di Indonesia terus meningkat, dan menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan permintaan dan kebutuhan industri terkait.

Startup, secara umum, juga tengah melakukan upaya efisiensi operasional. Mengacu pada berbagai sumber, sepanjang tahun 2023 lalu lebih dari 40% perusahaan asal Singapura, Indonesia, dan Vietnam menyatakan masih berada dalam fase pemangkasan anggaran untuk perekrutan pegawai.

baca juga

Jika melihat tren di pasar tenaga kerja, minat pada rekrutmen yang dibuka perusahaan startup cenderung masih cukup tinggi, meski tidak lagi setinggi beberapa tahun yang lalu ketika bidang ini menjadi primadona pencari kerja.

Tren yang beredar sedikit menurunkan antusiasme pencari kerja, dan memilih pekerjaan yang lebih stabil, seperti rekrutmen CPNS, atau perusahaan yang lebih solid dari segi bisnis dan keuangan. Setidaknya dengan dua hal ini, stabilitas finansial juga dapat diperoleh pencari kerja yang berharap pada kepegawaian jangka panjang.

Sedikit bocoran, gaji pegawai startup di bidang pemasaran dengan pengalaman 1 hingga 3 tahun berada di rentang Rp6,000,000-an hingga Rp10,000,000-an saja untuk tingkat terbaik.

Meski demikian tren gaji pegawai startup turun ini tetap membawa dampak signifikan pada jumlah pelamar yang mengajukan diri untuk mengisi berbagai posisi di sana.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

eFishery Sambangi Yogyakarta, Kenalkan eFeeder Hingga Kabayan untuk Budidaya

eFishery Sambangi Yogyakarta, Kenalkan eFeeder Hingga Kabayan untuk Budidaya

Tekno | Kamis, 29 Februari 2024 | 18:22 WIB

78 Pegawai KPK Dihukum Minta Maaf: "Cuma Teatrikal Ketimbang Tobat Substansial"

78 Pegawai KPK Dihukum Minta Maaf: "Cuma Teatrikal Ketimbang Tobat Substansial"

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 13:02 WIB

78 Pegawai Pungli di Rutan KPK Minta Maaf, Tapi Ini Belum Berakhir!

78 Pegawai Pungli di Rutan KPK Minta Maaf, Tapi Ini Belum Berakhir!

News | Selasa, 27 Februari 2024 | 11:56 WIB

Diburu Wartawan! Otak Pungli KPK jadi Staf Bapemperda DKI: Hengki Masih Ngantor Seperti Biasa

Diburu Wartawan! Otak Pungli KPK jadi Staf Bapemperda DKI: Hengki Masih Ngantor Seperti Biasa

News | Senin, 26 Februari 2024 | 14:16 WIB

78 Pegawai Terlibat Pungli Cuma Disuruh Minta Maaf di Lapangan, KPK: Kami Berduka

78 Pegawai Terlibat Pungli Cuma Disuruh Minta Maaf di Lapangan, KPK: Kami Berduka

News | Senin, 26 Februari 2024 | 13:41 WIB

Otak Pungli Rutan KPK Masih Bergaji PNS, Apa Alasan Setwan DPRD DKI Tak Copot Hengki?

Otak Pungli Rutan KPK Masih Bergaji PNS, Apa Alasan Setwan DPRD DKI Tak Copot Hengki?

News | Minggu, 25 Februari 2024 | 19:05 WIB

Terkini

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB