Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Saham Perbankan Diprediksi Terus Meroket, Bagaimana Nasib Sektor Lain?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 05 Maret 2024 | 18:45 WIB
Saham Perbankan Diprediksi Terus Meroket, Bagaimana Nasib Sektor Lain?
Kantor Bursa Efek Indonesia di Jakarta. [Antara]

Suara.com - Saham dari perusahaan-perusahaan di sektor perbankan memiliki peluang untuk terus menguat seiring dengan prospek pertumbuhan kredit yang masih positif pada tahun 2024.

Dalam diskusi yang berjudul "Outlook Ekonomi 2024: Peluang Investasi di Tengah Tantangan Global" di Jakarta pada hari Selasa, dia menyebutkan bahwa dari segi pertumbuhan, laba bersih yang dihasilkan oleh sektor perbankan masih menjadi kontributor terbesar terhadap laba bersih perusahaan di Indonesia.

“Saya tidak khawatir dengan pertumbuhan laba bersih di sektor perbankan, karena prospek pertumbuhan kredit masih cukup baik. Di 2024 kalau ekonomi kita fine-fine saja, mestinya kita masih bisa bertumbuh,” kata Head of Research BCA Sekuritas Andre Benas.

Selain sektor perbankan, Ia menyebut beberapa sektor berpotensi mencatatkan kinerja positif pada tahun ini, diantaranya infrastruktur jalan tol, properti, dan menara telekomunikasi.

Menurut dia, suku bunga acuan yang diproyeksikan turun pada 2024 akan membawa angin segar untuk saham-saham yang menghuni sektor tersebut.

“Kalau kita melihat kinerja pada Februari 2024 yang sudah mulai perform itu toll road ya. Kita lihat sektor yang berhubungan dengan interest rate sensitive itu seperti komunikasi, performance-nya luar biasa ya,” ujar Andre.

David Sumual, selaku Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA), juga membagikan optimisme yang serupa. Baginya, peluang untuk pertumbuhan penyaluran kredit perbankan masih terbuka lebar karena permintaan masyarakat yang semakin kuat.

Meskipun demikian, ia memperingatkan bahwa kondisi ekonomi pada tahun 2024 akan lebih menantang dibandingkan tahun sebelumnya, karena prospek ekonomi Indonesia sangat dipengaruhi oleh situasi ekonomi global.

Meski begitu, ia tetap melihat bahwa perekonomian nasional masih akan mengalami pertumbuhan positif pada tahun ini.

"Tahun ini kita masih dapat mencatat pertumbuhan sekitar 5 persen. Kami berharap ada banyak faktor lain yang dapat kita perhatikan dari segi investasi. Kita tetap optimis dengan hati-hati untuk tahun ini. Sektor konsumsi juga menunjukkan performa yang cukup baik. Perilakunya pada tahun ini relatif lebih positif," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Dunia Gonjang-Ganjing, Saham Sektor Perbankan Menjanjikan

Ekonomi Dunia Gonjang-Ganjing, Saham Sektor Perbankan Menjanjikan

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2024 | 15:07 WIB

Pekan Kelabu Pasar Modal RI, IHSG Anjlok Transaksi Ambles

Pekan Kelabu Pasar Modal RI, IHSG Anjlok Transaksi Ambles

Bisnis | Minggu, 03 Maret 2024 | 09:20 WIB

Resmi Bertransformasi, KB Bank Jadi Nama dan Logo Gantikan KB Bukopin

Resmi Bertransformasi, KB Bank Jadi Nama dan Logo Gantikan KB Bukopin

Bisnis | Minggu, 03 Maret 2024 | 10:05 WIB

bjbPreneur on Campus Universitas Swadaya Gunung Jati, Bongkar AI untuk Bisnis Masa Depan

bjbPreneur on Campus Universitas Swadaya Gunung Jati, Bongkar AI untuk Bisnis Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 02 Maret 2024 | 14:59 WIB

Penjualan Roti Tawar Anjlok, Emiten ROTI Kantongi Cuan Lebih Sedikit di 2023

Penjualan Roti Tawar Anjlok, Emiten ROTI Kantongi Cuan Lebih Sedikit di 2023

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2024 | 18:08 WIB

Saham Udang Milik Kaesang Jumpalitan di Tengah Isu Maju Pilgub DKI Jakarta

Saham Udang Milik Kaesang Jumpalitan di Tengah Isu Maju Pilgub DKI Jakarta

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2024 | 17:13 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB