Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Stok Nikel Terancam Habis saat Tren Harga Murah, Investor Beralih ke LFP?

M Nurhadi

Rabu, 06 Maret 2024 | 11:06 WIB
Stok Nikel Terancam Habis saat Tren Harga Murah, Investor Beralih ke LFP?
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). (Dok: PLN)

Suara.com - Ancaman keterbatasan aset nikel kini jadi sorotan baru setelah sebelumnya harga komoditas tersebut menunjukkan tren penurunan.

Namun demikian, Dirut PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengatakan bahwa nikel Indonesia akan selalu diminati dan menjadi komoditas yang atraktif dan menarik bagi para investor.

“Nikel masih menjadi cerita untuk Indonesia, segala macam sumber daya alam kita bagus jadi ke depannya masih jadi sektor yang atraktif dan menarik buat investor,” kata Oki kepada wartawan di sela-sela Mandiri Investment Forum di Jakarta, Selasa (5/3/2024) kemarin.

Perdebatan terkait baterai NMC (nickel manganese cobalt) dan LFP (lithium ferro phosphate) dalam produksi kendaraan listrik terus jadi perdebatan belakangan ini.

Di satu sisi, baterai NMC menawarkan kepadatan energi yang lebih tinggi, memungkinkan kendaraan untuk menempuh jarak yang lebih jauh dengan sekali pengisian. Namun, di sisi lain, baterai LFP memiliki keunggulan dalam hal stabilitas, keamanan, dan biaya produksi yang lebih rendah.

Peningkatan popularitas baterai LFP, yang tidak mengandung nikel, menimbulkan kekhawatiran tentang prospek industri nikel Indonesia di pasar global, mengingat Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia.

Kekhawatiran ini diperkuat oleh fakta bahwa beberapa kendaraan listrik yang beredar di Indonesia telah menggunakan baterai LFP sebagai pilihan utama.

Berkaitan dengan hal ini, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Rachmat Kaimuddin di Jakarta, Jumat (1/3) lalu, menyatakan bahwa nikel Indonesia akan selalu diminati karena baterai berbahan nikel memiliki kepadatan lebih tinggi dan kinerja yang lebih baik, dan sangat dibutuhkan di negara-negara empat musim khususnya saat musim dingin.

“Jangan khawatir mengenai industri nikel Indonesia, terlepas kita banyak yang pakai LFP atau enggak apalagi pasar kita kecil, nikel kita akan selalu digunakan, baik untuk material baterai maupun stainless steel,” ucap Rahmat, dikutio dari Antara.

Harga nikel telah mengalami penurunan lebih dari 45% sepanjang tahun lalu, dari titik tertinggi di US$33.924 per ton pada Maret 2022. Saat ini, harga nikel di Bursa Logam London (LME) diperdagangkan seharga US$17.896 per ton, naik sedikit 1,68% dari hari sebelumnya.

Sebelumnya, Macquarie Group Ltd telah memperingatkan bahwa pasar nikel global bisa mengalami defisit yang tak terduga tahun ini, jika pertumbuhan produksi Indonesia terhambat oleh kelambatan persetujuan izin pertambangan.

Meskipun pada dasarnya Macquarie masih memperkirakan bahwa pasar nikel dunia akan mengalami surplus sekitar 40.000 ton tahun ini, proyeksi tersebut dapat berubah jika Pemerintah Indonesia lambat memberikan persetujuan RKAB pertambangan.

Analis Macquarie, Jim Lennon, memperkirakan bahwa pertumbuhan produksi nikel di Indonesia berisiko turun di bawah 13% tahun ini karena keterlambatan izin RKAB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertolak ke Australia, Jokowi Akan Dorong Kerja Sama di Segala Bidang di KTT Khusus ASEAN-Australia

Bertolak ke Australia, Jokowi Akan Dorong Kerja Sama di Segala Bidang di KTT Khusus ASEAN-Australia

Video | Senin, 04 Maret 2024 | 14:00 WIB

Bertolak ke Negeri Kangguru, Jokowi Bakal Genjot Kerja Sama untuk Kendaraan Listrik di KTT Khusus ASEAN-Australia

Bertolak ke Negeri Kangguru, Jokowi Bakal Genjot Kerja Sama untuk Kendaraan Listrik di KTT Khusus ASEAN-Australia

News | Senin, 04 Maret 2024 | 13:57 WIB

Toyota Sebut Target EV Tidak Realistis dan Pertimbangkan Opsi Lain

Toyota Sebut Target EV Tidak Realistis dan Pertimbangkan Opsi Lain

Otomotif | Senin, 04 Maret 2024 | 13:15 WIB

Cara Mencuci Kendaraan Listrik yang Aman, Perhatikan Tekanan Air

Cara Mencuci Kendaraan Listrik yang Aman, Perhatikan Tekanan Air

Otomotif | Minggu, 03 Maret 2024 | 15:26 WIB

IIMS 2024 Lampaui Target Transaksi, Kendaraan Listrik Mulai Dilirik?

IIMS 2024 Lampaui Target Transaksi, Kendaraan Listrik Mulai Dilirik?

Otomotif | Minggu, 03 Maret 2024 | 10:26 WIB

Investasi Perakitan Kendaraan Listrik di Indonesia Capai Rp 4,49 Triliun

Investasi Perakitan Kendaraan Listrik di Indonesia Capai Rp 4,49 Triliun

Otomotif | Sabtu, 02 Maret 2024 | 17:51 WIB

Terkini

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB