Erick Thohir Pangkas Jumlah BUMN Lagi Jadi 30, Ini Alasannya

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 08 Maret 2024 | 14:29 WIB
Erick Thohir Pangkas Jumlah BUMN Lagi Jadi 30, Ini Alasannya
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Dok. Kementerian BUMN)

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir berencana mengerdilkan kembali jumlah perusahaan pelat merah. Kekinian, jumlah BUMN hanya mencapai 41 dari 108 BUMN.

Menurut dia, dalam cetak biru atau blue print memang jumlah BUMN ditargetkan menjadi 30 saja.

Erick Thohir menegaskan, pemangkasan jumlah BUMN ini, semata-mata untuk membuat persaingan dunia usaha menjadi lebih sehat.

"Itu memang di blue print yang kita sudah dorong sejak 2 tahun lalu 2024-2034. Kita bicara bukan berarti jumlah BUMN yang banyak jadi kontribusi yang baik dan sehat, dan bahkan sering mematikan persaingan dengan swasta, daerah, dan UMKM," ujanya seusai BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2024 di  Tennis Indoor Senayan, Jakarta yang dikutip, Jumat (8/3/2024).

"Ini yang kita ingin konsolidasi dari yang 108 jadi 41 di 2024 ini. Di 2024-2034 kita konsolidasi lagi jadi 30. Ini yang kita dorong," sambung dia

Ketua Umum PSSI ini meyakini, meski nanti jumlah BUMN hanya tinggal 30 saja, tetapi tidak membuat jumlah setoran keuntungan ke negara atau dividen berkurang. Dirinya, menargetkan dividen BUMN pada tahun 2024 ini mencapai Rp 85 triliun.

"Nggak (pengaruh ke dividen). Karena kalau dulu 60 persen ketika saya masuk itu merugi, sekarang 80 persen sudah mayoritas semua untung," ucap dia.

Erick mengakui, untuk mencapai itu tidak mudah di saat perekonomian dunia tengah goyang. Namun, dengan kebijakan pemerintah tekanan dari luar bisar diredam, sehingga bisnis BUMN-BUMN bisa berjalan.

Selain itu, BUMN juga akan mengeluarkan program-program yang bisa menjaga keseimbangan perekonomian.

"Artinya sustain ini yang harus kita jaga ke depan, dan saya yakin kalau terus konsisten dengan kebijakan yang pro pertumbuhan, tetapi bersamaan pro jobs atau lapangan kerja dan artinya pro poor jaga disparitas kaya miskin dengan program-program yang hadir kepada rakyat ini sebuah keseimbangan yang kita harapkan ke depan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Tak Butuh BUMN Hotel, Erick Thohir: Memang Tak Perlu di Semua Lini

Prabowo Tak Butuh BUMN Hotel, Erick Thohir: Memang Tak Perlu di Semua Lini

Bisnis | Jum'at, 08 Maret 2024 | 13:48 WIB

Konsisten Tingkatkan Kontribusi, RUPST Bank Mandiri Sepakat Tebar Dividen Rp33,03 Triliun

Konsisten Tingkatkan Kontribusi, RUPST Bank Mandiri Sepakat Tebar Dividen Rp33,03 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Maret 2024 | 11:10 WIB

Enaknya Karir di BUMN: Kerja Cuma 4 Hari, Setiap Jumat Bakal Libur

Enaknya Karir di BUMN: Kerja Cuma 4 Hari, Setiap Jumat Bakal Libur

Bisnis | Jum'at, 08 Maret 2024 | 10:44 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB