Mendag Zulhas Kembali Jelaskan Mengapa Harga Beras Naik Terus

Achmad Fauzi

Rabu, 13 Maret 2024 | 15:33 WIB
Mendag Zulhas Kembali Jelaskan Mengapa Harga Beras Naik Terus
Mendag Zulhas saat mengunjungi pedagang minyak goreng curah di kawasan Klender, Jakarta Timur, Rabu (22/6/2022) [Suara.com/Achmad Fauzi].

Suara.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) kembali menjelaskan apa yang terjadi kepada komoditas beras sehingga membuat harganya melonjak. Salah satu, biang kerok harga beras naik yaitu karena musim tanam dan panen 2024 yang bergeser.

Harusnya, pada saat ini para petani tengah memanen gabah padi yang dijadikan beras. Namun, panen itu bergeser karena musim tanam juga mundur akibat El Nino.

Hal inilah yang membuat pasokan beras menipis, tetapi permintaan akan beras terus melonjak.

"Kenaikan harga beras akibat El Nino musim kemarau yang panjang, sehingga tanamnya bergeser. Jadi harusnya Januari-Februari sudah panen raya, ini panen raya mundur kira kira, sekarang sudah (ada panen) tetapi belum panen raya, kemungkinan April dan Mei," ujarnya saat rapat dengan Komisi VI DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2024).

Namun, Mendag Zulhas mengklaim pemerintah langsung mencari akal untuk menutup pasokan yang berkurang itu. Misalnya, dengan melakukan impor beras untuk meredam tingginya harga beras.

"Akibatnya pemerintah mengambil langkah cepat, kita impor beras, besar tahun lalu izinnya hampir terlaksana 3 juta (ton), jadi berasnya banyak. Tahun ini kita juga sepakati juga hampir 3 juta," jelas dia.

Mendag Zulhas menambahkan, beras dari importasi itu akan digelontorkan ke pasar-pasar yang dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Beras importasi ini akan masuk dan menjadi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Maka dari itu, Ketua Umum Partai PAN ini meminta bagi masyarakat yang ingin beras murah bisa membeli beras SPHP.

"Oleh karena itu pasar dibanjiri oleh Bulog juga beras SPHP dan beras medium harganya dijamin pemerintah SPHP Rp 11.000 kurang sedikit beras medium Rp 14.000/kg," tutup dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Melonjak di Awal Ramadan, Begini Pembelaan Mendag Zulhas

Harga Pangan Melonjak di Awal Ramadan, Begini Pembelaan Mendag Zulhas

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2024 | 14:27 WIB

Alasan Harga Beras Premium Naik, Bapanas Ungkap Kapan Pasokan Melimpah

Alasan Harga Beras Premium Naik, Bapanas Ungkap Kapan Pasokan Melimpah

Bisnis | Selasa, 12 Maret 2024 | 11:34 WIB

Harga Eceran Beras Premium Naik, Ini Daftar dan Rincian Lengkapnya

Harga Eceran Beras Premium Naik, Ini Daftar dan Rincian Lengkapnya

Bisnis | Senin, 11 Maret 2024 | 12:15 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×