Emiten SBMA Catatkan Kenaikan Produksi dan Raih Tender Baru di Awal 2024

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 14 Maret 2024 | 09:00 WIB
Emiten SBMA Catatkan Kenaikan Produksi dan Raih Tender Baru di Awal 2024
Ilustrasi bursa efek (Unsplash)

Suara.com - PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) mencatatkan adanya kenaikan produksi gas di awal tahun 2024. Emiten gas industri ini akan merambah produk gas baru dan inovatif, yang didorong oleh kemajuan teknologi dan permintaan pasar terhadap gas khusus serta Sistem Manajemen Tabung terintegrasi untuk memitigasi perkiraan penjualan, produksi, dan pemeliharaan.

"Secara total produksi pada bulan Februari mengalami tren kenaikan rata-rata 5% jika dibandingkan produksi bulan-bulan sebelumnya," ujar Direktur Utama SBMA, Rini Dwiyanti dalam keterangan, Kamis (14/3/2024).

Rini memaparkan, pada awal tahun 2024 ini, SBMA juga mendapatkan tender baru, dari industri pertambangan maupun industry oil and gas, seperti Kilang Pertamina Internasional, PT Sriwijaya Teknik Utama, PT Triatra Sinergia Pratama.

Kemudian, kekinian perseroan sedang dalam proses tender seperti PT. Sanggar Sarana Baja, PT. Thiess Contractors Indonesia.

Menurut dia, kepercayaan ini tak datang dengan percuma. Para mitra kerja SBMA melihat bahwa kesungguhan perseroan dalam bisnis ini sangatlah kuat.

Setiap sektor yang dilayani saling menguatkan dan mendukung pondasi perusahaan dimana SBMA saat ini memiliki diversifikasi layanan sebagai suatu keunggulan. SBMA juga terus memperluas jaringan dengan penambahan stasiun pengisian bahan bakar, yang bertujuan untuk mengoptimalkan proses distribusi.

SBMA juga telah memiliki Akreditasi ISO 17025 untuk laboratorium gas. Dengan begitu Kami akan memastikan standar tertinggi dalam presisi dan keandalan pengujian sebagai bentuk pengembangan bisnis yang berkelanjutan dan jaminan mutu produk yang diberikan kepada para pelanggan.

Salah satu keunggulan SBMA adalah kecepatan, Perseroan dapat memenuhi permintaan Customer untuk dalam kota 1 hari, sementara untuk luar kota tergantung dari jarak tempuhnya dengan maksimal 3 hari.

"Dari sisi permintaan, hasil produksi yang dihasilkan Perseroan selama bulan Januari dan Februari lebih banyak untuk memenuhi permintaan Customer dari jenis Pertambangan, Oil and Gas, Konstruksi, Petrokimia dan Manufaktur," imbuh RIni.

Untuk permintaan Customer Perseroan yang lebih besar dari jenis Customer Pertambangan, di mana permintaan dari Customer tersebut setiap hari selalu ada permintaan supply. Di samping itu permintaan dari Customer jenis Oil and Gas dan Konstruksi juga setiap hari ada permintaan supply.

Rini mengutip data BPS dimana ekonomi Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2023 tumbuh sebesar 6,22 persen, lebih tinggi dibanding capaian tahun 2022 yang tumbuh sebesar 4,48 persen.

"Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 16,05 persen. Meski, dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 36,40 persen," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng Perusahaan Asal Australia, Emiten CUAN Kembangkan Infrastruktur Batu Bara di Kalteng

Gandeng Perusahaan Asal Australia, Emiten CUAN Kembangkan Infrastruktur Batu Bara di Kalteng

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2024 | 16:38 WIB

Ekonomi Dunia Gonjang-Ganjing, Saham Sektor Perbankan Menjanjikan

Ekonomi Dunia Gonjang-Ganjing, Saham Sektor Perbankan Menjanjikan

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2024 | 15:07 WIB

BUMN Semen RI Masuk 10 Emiten Bahan Baku Terbaik di Asia Tenggara Versi Asing

BUMN Semen RI Masuk 10 Emiten Bahan Baku Terbaik di Asia Tenggara Versi Asing

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2024 | 13:21 WIB

Terkini

IHSG Rebound Pagi Ini, Cek Saham yang Cuan

IHSG Rebound Pagi Ini, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:14 WIB

Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BRI

Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BRI

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:12 WIB

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Rupiah Sudah Sentuh Rp17.000, Sinyal Waspada Buat Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:09 WIB

Menlu Iran Desak Raja Arab Saudi Usir Amerika Serikat

Menlu Iran Desak Raja Arab Saudi Usir Amerika Serikat

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:08 WIB

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:02 WIB

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Pemerintah Nilai Tuduhan Amsal Sitepu Bisa Matikan Ekosistem Ekonomi Kreatif

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Wall Street Terkoreksi, Gejolak Timur Tengah Guncang Pasar Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:45 WIB

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:34 WIB

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:17 WIB