Harga Jagung Anjlok Sebab Stok Melimpah, Mentan Minta Bulog Beri Harga Tinggi

M Nurhadi Suara.Com
Senin, 18 Maret 2024 | 18:19 WIB
Harga Jagung Anjlok Sebab Stok Melimpah, Mentan Minta Bulog Beri Harga Tinggi
Petani menunjukkan jagung hibrida. [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/tom]

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali menegaskan tidak akan memberikan izin impor jagung demi memaksimalkan penyerapan, sebab saat ini para petani di banyak sentra tengah menggelar panen raya.

"Sekali lagi khusus jagung kami sudah rapat bersama dengan para pihak dan kami tutup rapat tersebut dengan tidak impor. Selanjutnya Bulog dan pengusaha pakan wajib menyerap," kata Amran usai meninjau gerakan tanam padi di Kabupaten Bojonegoro, Senin (18/3/2024).

Amran mengatakan, turunnya harga jagung telah menyebabkan kerugian bagi para petani di berbagai daerah karena mereka tidak dapat menutupi biaya tanam.

Karena itu, menurut Amran, keputusan untuk tidak melakukan impor adalah solusi yang tepat untuk menjaga produksi dan kesejahteraan petani di dalam negeri.

Selain menghentikan impor, Menteri Pertanian juga meminta Perum Bulog bersama Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) untuk segera meningkatkan pengambilan jagung dari petani sehingga harga jagung di tingkat petani tetap stabil.

"Jangan sampai Bulog menyerap di bawah HPP (harga pembelian pemerintah). Kasihan petani modal tanamnya pas-pasan," ujar Amran.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Suwandi menyatakan sebanyak 4,05 juta ton potensi produksi jagung petani harus diserap oleh Perum Bulog dan para pengusaha pakan yang tergabung dalam Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) sehingga harganya tak anjlok.

Suwandi menyampaikan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), panen jagung pada Maret diperkirakan mencapai 2,29 juta ton di lahan 405 ribu hektare. Sementara pada April, panen jagung diperkirakan mencapai 1,76 juta ton pada luas lahan 318 ribu hektare.

Sebelumnya Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi dengan tegas menyatakan kesiapan untuk menyerap jagung dari petani sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan sebesar Rp4.200 per kilogram (kg).

Baca Juga: Mentan Sebut Kenaikan Harga Daging Anggap Sedekah ke Peternak, Netizen: Cara Pikirnya Kaya Anak SD

“Bulog siap serap jagung petani, penyerapannya sesuai dengan HPP (harga pembelian pemerintah) Rp4.200,” kata Bayu, dikutip Suara.com dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI