Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

President University Ambassador Lecture: Dubes Sri Lanka Prof Jayanath Colombage Bahas Ekonomi Biru dalam Kuliah Tamunya

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 04 April 2024 | 12:28 WIB
President University Ambassador Lecture: Dubes Sri Lanka Prof Jayanath Colombage Bahas Ekonomi Biru dalam Kuliah Tamunya
Kuliah tamu bersama Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia dan ASEAN, Admiral Prof. Jayanath Siri Kumara Colombage.

Suara.com - President University (Presuniv) mendidik mahasiswanya agar siap menjadi warga global. Untuk itu mahasiswa dan civitas academica Presuniv perlu mengenal budaya, tradisi, kondisi sosial, politik atau ekonomi dari kehidupan masyarakat berbagai negara di dunia.

Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah Presuniv mengundang para duta besar dari negara-negara sahabat untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada para mahasiswa dan civitas academica-nya.

Demikian disampaikan Rektor Presuniv Handa S. Abidin, SH, L.LM, Ph.D, usai menghadiri kuliah tamu bersama Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia dan ASEAN, Admiral Prof. Jayanath Siri Kumara Colombage.

Kuliah tamu yang merupakan kerja bersama Program Studi (Prodi) Hukum dan Prodi Hubungan Internasional, keduanya dari Fakultas Humaniora, ini mengusung topik The Impact of Blue Ocean Economy: The Ocean Wealth and Ocean Health.

Dilaksanakan di Auditorium Charles Himawan, Gedung A lantai 5, Kampus Presuniv di Jl. Ki Hajar Dewantara, Kota Jababeka, Cikarang, kuliah tamu ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Humaniora Dr. Mohammad Syafi’i Anwar, dan Ketua Program Studi Magister Hukum Dr. Dra. Fennieka Kristianto, SH, MH, MA, M.Kn., Ketua Prodi Hukum Dr. Ir. Robert Pangihutan Radjagoekgoek, S.Sos., S.H., M.H., CLI, CLA, para dosen dan staf, serta ratusan mahasiswa. 

Dalam kesempatan tersebut Handa menyampaikan bahwa antara Sri Lanka dengan Indonesia memiliki sejumlah kesamaan dan kedekatan.

“Ada beberapa kosa kata Sri Lanka yang nyaris sama ucapan dan artinya dengan kosa kata bahasa Indonesia. Lalu, di sana juga ada nama jalan yang mirip nama di Indonesia. Lalu, ada beberapa warga keturunan Indonesia yang tinggal di Sri Lanka,” papar Handa ditulis Kamis (4/4/2024).

Sementara, Syafi’i Anwar mengatakan bahwa blue economy saat ini sudah menjadi isu global.

“Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sudah membuat roadmap untuk mengkonsolidasikan semua kebijakan, program dan kegiatan yang melibat berbagai pemangku kepentingan. Roadmap ini akan menjadi panduan bagi Indonesia dalam membangun ekonomi kelautan yang berkelanjutan,” tegas Syafi’i.

Menyangkut topik kuliah tamu Prof. Jayanath yang juga membahas soal blue economy, kata Syafi’i, itu akan menjadi referensi penting bagi Indonesia. 

Green Economy vs Blue Economy 

Dalam kuliah tamunya Prof. Jayanath memaparkan, “Sebanyak 71% dari bumi ini adalah lautan. Lalu, 95% isi bumi terdiri dari air yang mewujud dalam berbagai bentuk. Ada berupa sungai, rawa-rawa, danau, atau lautan. Sayangnya selama ini yang kita ketahui hanya daratan.” Lanjut dia, kita sudah sering mendengar istilah Green Economy, tapi kurang mengenal konsep Blue Economy.

“Kurangnya pemahaman seperti inilah yang membuat laut dan sumber daya yang ada di dalamnya semakin terancam. Kita menyaksikan pencemaran laut terjadi di mana-mana. Kapal-kapal membuang limbah dan minyak ke laut. Cara penangkapan ikan sekarang ini juga semakin destruktif dan membuat terumbu karang menjadi rusak. Menyedihkan bahwa generasi muda tidak dapat melihat betapa indahnya laut yang ada di bumi,” paparnya. 

Konsep Blue Economy yang sebenarnya, kata Prof. Jayanath, adalah eksploitasi sumber daya laut secara berkelanjutan. Dan, laut menjanjikan sumber daya yang melimpah untuk bisa dieksploitasi.

“Kita bisa mengembangkan industri pariwisata yang berbasis kelautan. Selama ini kita lebih banyak menikmati keindahan pantai dan permukaan laut, tetapi belum menjelajah sampai ke dasar laut. Padahal, ada banyak keindahan di sana,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Isu Boikot, McDonald's Sri Lanka Resmi Bangkrut

Di Tengah Isu Boikot, McDonald's Sri Lanka Resmi Bangkrut

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 14:53 WIB

PresUniv Terima Bantuan Senilai Rp 2,63 Miliar dari Epicor Software Indonesia

PresUniv Terima Bantuan Senilai Rp 2,63 Miliar dari Epicor Software Indonesia

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 08:16 WIB

Rasio Jumlah Mahasiswa Asing di PresUniv Terus Naik, Ini 3 Faktornya

Rasio Jumlah Mahasiswa Asing di PresUniv Terus Naik, Ini 3 Faktornya

Bisnis | Kamis, 22 Februari 2024 | 15:51 WIB

Terkini

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 09:11 WIB

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:59 WIB

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Genjot EBT, FIFGROUP Resmikan Solar Panel Ke-43

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:49 WIB

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:38 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:33 WIB

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:24 WIB

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:11 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 07:46 WIB