Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

President University Ambassador Lecture: Dubes Sri Lanka Prof Jayanath Colombage Bahas Ekonomi Biru dalam Kuliah Tamunya

Iwan Supriyatna

Kamis, 04 April 2024 | 12:28 WIB
President University Ambassador Lecture: Dubes Sri Lanka Prof Jayanath Colombage Bahas Ekonomi Biru dalam Kuliah Tamunya
Kuliah tamu bersama Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia dan ASEAN, Admiral Prof. Jayanath Siri Kumara Colombage.

Suara.com - President University (Presuniv) mendidik mahasiswanya agar siap menjadi warga global. Untuk itu mahasiswa dan civitas academica Presuniv perlu mengenal budaya, tradisi, kondisi sosial, politik atau ekonomi dari kehidupan masyarakat berbagai negara di dunia.

Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah Presuniv mengundang para duta besar dari negara-negara sahabat untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada para mahasiswa dan civitas academica-nya.

Demikian disampaikan Rektor Presuniv Handa S. Abidin, SH, L.LM, Ph.D, usai menghadiri kuliah tamu bersama Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia dan ASEAN, Admiral Prof. Jayanath Siri Kumara Colombage.

Kuliah tamu yang merupakan kerja bersama Program Studi (Prodi) Hukum dan Prodi Hubungan Internasional, keduanya dari Fakultas Humaniora, ini mengusung topik The Impact of Blue Ocean Economy: The Ocean Wealth and Ocean Health.

Dilaksanakan di Auditorium Charles Himawan, Gedung A lantai 5, Kampus Presuniv di Jl. Ki Hajar Dewantara, Kota Jababeka, Cikarang, kuliah tamu ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Humaniora Dr. Mohammad Syafi’i Anwar, dan Ketua Program Studi Magister Hukum Dr. Dra. Fennieka Kristianto, SH, MH, MA, M.Kn., Ketua Prodi Hukum Dr. Ir. Robert Pangihutan Radjagoekgoek, S.Sos., S.H., M.H., CLI, CLA, para dosen dan staf, serta ratusan mahasiswa. 

Dalam kesempatan tersebut Handa menyampaikan bahwa antara Sri Lanka dengan Indonesia memiliki sejumlah kesamaan dan kedekatan.

“Ada beberapa kosa kata Sri Lanka yang nyaris sama ucapan dan artinya dengan kosa kata bahasa Indonesia. Lalu, di sana juga ada nama jalan yang mirip nama di Indonesia. Lalu, ada beberapa warga keturunan Indonesia yang tinggal di Sri Lanka,” papar Handa ditulis Kamis (4/4/2024).

Sementara, Syafi’i Anwar mengatakan bahwa blue economy saat ini sudah menjadi isu global.

“Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sudah membuat roadmap untuk mengkonsolidasikan semua kebijakan, program dan kegiatan yang melibat berbagai pemangku kepentingan. Roadmap ini akan menjadi panduan bagi Indonesia dalam membangun ekonomi kelautan yang berkelanjutan,” tegas Syafi’i.

baca juga

Menyangkut topik kuliah tamu Prof. Jayanath yang juga membahas soal blue economy, kata Syafi’i, itu akan menjadi referensi penting bagi Indonesia. 

Green Economy vs Blue Economy 

Dalam kuliah tamunya Prof. Jayanath memaparkan, “Sebanyak 71% dari bumi ini adalah lautan. Lalu, 95% isi bumi terdiri dari air yang mewujud dalam berbagai bentuk. Ada berupa sungai, rawa-rawa, danau, atau lautan. Sayangnya selama ini yang kita ketahui hanya daratan.” Lanjut dia, kita sudah sering mendengar istilah Green Economy, tapi kurang mengenal konsep Blue Economy.

“Kurangnya pemahaman seperti inilah yang membuat laut dan sumber daya yang ada di dalamnya semakin terancam. Kita menyaksikan pencemaran laut terjadi di mana-mana. Kapal-kapal membuang limbah dan minyak ke laut. Cara penangkapan ikan sekarang ini juga semakin destruktif dan membuat terumbu karang menjadi rusak. Menyedihkan bahwa generasi muda tidak dapat melihat betapa indahnya laut yang ada di bumi,” paparnya. 

Konsep Blue Economy yang sebenarnya, kata Prof. Jayanath, adalah eksploitasi sumber daya laut secara berkelanjutan. Dan, laut menjanjikan sumber daya yang melimpah untuk bisa dieksploitasi.

“Kita bisa mengembangkan industri pariwisata yang berbasis kelautan. Selama ini kita lebih banyak menikmati keindahan pantai dan permukaan laut, tetapi belum menjelajah sampai ke dasar laut. Padahal, ada banyak keindahan di sana,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Isu Boikot, McDonald's Sri Lanka Resmi Bangkrut

Di Tengah Isu Boikot, McDonald's Sri Lanka Resmi Bangkrut

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 14:53 WIB

PresUniv Terima Bantuan Senilai Rp 2,63 Miliar dari Epicor Software Indonesia

PresUniv Terima Bantuan Senilai Rp 2,63 Miliar dari Epicor Software Indonesia

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 08:16 WIB

Rasio Jumlah Mahasiswa Asing di PresUniv Terus Naik, Ini 3 Faktornya

Rasio Jumlah Mahasiswa Asing di PresUniv Terus Naik, Ini 3 Faktornya

Bisnis | Kamis, 22 Februari 2024 | 15:51 WIB

Terkini

Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya

Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:01 WIB

Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan

Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:56 WIB

Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?

Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:55 WIB

Parfum Apa yang Cocok untuk Anak Sekolah dengan Aroma Ringan dan Segar? Ini 4 Rekomendasinya

Parfum Apa yang Cocok untuk Anak Sekolah dengan Aroma Ringan dan Segar? Ini 4 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:55 WIB

Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri

Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:53 WIB

Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta

Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:51 WIB

Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri

Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:50 WIB

Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026

Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026

Video | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:47 WIB

Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Kuning Langsat, Ini 4 Shade yang Cocok

Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Kuning Langsat, Ini 4 Shade yang Cocok

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:46 WIB

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:29 WIB

×