Brantas Abipraya Siap Dukung Penggabungan BUMN Karya

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 19 April 2024 | 11:50 WIB
Brantas Abipraya Siap Dukung Penggabungan BUMN Karya
Brantas Abipraya menyatakan siap mendukung penggabungan sejumlah perusahaan, yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN. (Dok: Brantas Abipraya)

Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana menggabungkan BUMN sektor infrastruktur atau BUMN Karya. Nantinya akan ada penggabungan sejumlah perusahaan, sehingga menjadi tersisa tiga BUMN saja.

Terkait hal ini, Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana menjelaskan, manajemen Brantas Abipraya menyatakan siap mendukung penggabungan BUMN Karya yang telah dinyatakan Menteri BUMN Erick Thohir terkait rencana tersebut.

Rencananya, Brantas Abipraya akan digabungkan dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dan PT Nindya Karya (Persero). Tiga BUMN Karya ini nantinya akan fokus pada sektor Engineering, Procurement, Constructuin (EPC). Spesialisasinya akan diarahkan pada infrastruktur air, rel dan beberapa hal senada lainnya.

"Soal penggabungan ini sudah pernah dinyatakan oleh kementerian. Kami dari Brantas Abipraya juga sudah menerima surat persiapan tersebut," ujar Dian, Jakarta, Kamis (17/4/2024).

"Saat ini, kami perseroan masih menunggu arahan kementerian," imbuhnya.

Adapun mekanisme penggabungan tersebut dalam bentuk holding dan subholding. Dengan belum adanya keputusan perseroan mana yang ditunjuk menjadi induk holding, maka tiga BUMN Karya tersebut masih berpeluang kuat.

Hal ini pun dipertegas Dian Sovana. Menurutnya, Brantas Abipraya selalu siap mengikuti arahan dan keputusan dari pemegang saham, dalam hal ini adalah Kementerian BUMN.

"Brantas Abipraya senantiasa mengutamakan tata kelola perusahaan secara baik dan konsisten untuk mewujudkan perusahaan yang transparan dan akuntabel, Tak hanya itu, kami juga terus berupaya menunjukkan performa kinerja unggul dengan mengimplementasikan best practice serta Good Corporate Governance (GCG), Governance, Risiko, dan Complience (GRC) dalam menjalankan operasionalnya, tentunya juga dengan menjaga cash flow untuk tetap baik dan positif," paparnya.

Bukan tanpa alasan, selama tiga tahun ini, pendapatan usaha BUMN Karya tersebut mengalami kenaikan positif, yaitu dari tahun 2020 - 2021 sebesar 26,74%, 2021-2022 sebesar 29,37% dan 2022-2023 sebesar 33,94%.

Sepanjang tahun 2020 - 2023, Brantas Abipraya pun telah mencatatatkan kinerja gemilang dengan kenaikan laba bersih perusahaan tiap tahunnya. Pada tahun 2020-2021 kenaikan laba sebesar 71.54%; tahun 2021-2022 sebesar 134.46%; dan 2022-2023 kenaikan sebesar 49.14%.

Memperkuat komitmennya sebagai salah satu BUMN Karya terunggul, Brantas Abipraya akan terus bertransformasi menuju living legend company, yang tentunya tidak mudah. Selain menjadi perusahaan yang sehat dengan reputasi positif yang terus dijaga, perusahaan juga berkomitmen untuk teruskan menorehkan banyak prestasi untuk pembangunan bangsa dengan didorong pencapaian luar biasa, serta meraih beragam penghargaan baik di lingkup perusahaan dan pemerintah, serta dari masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Siapkan BUMN Antisipasi Dampak Ekonomi dan Geopolitik Global

Erick Thohir Siapkan BUMN Antisipasi Dampak Ekonomi dan Geopolitik Global

News | Jum'at, 19 April 2024 | 08:47 WIB

Telin dan Dialog Axiata Jalin Kerja Sama Kelola Layanan Terminasi Suara dan SMS Internasional

Telin dan Dialog Axiata Jalin Kerja Sama Kelola Layanan Terminasi Suara dan SMS Internasional

News | Kamis, 18 April 2024 | 17:55 WIB

Erick Thohir Minta PLN Hingga BUMN Farmasi Borong Bahan Baku Imbas Penguatan Dolar AS

Erick Thohir Minta PLN Hingga BUMN Farmasi Borong Bahan Baku Imbas Penguatan Dolar AS

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 17:36 WIB

Tiga Tahun Berturut-Turut, Telkom Indonesia Kembali Raih Penghargaan Linkedin Top Companies 2024

Tiga Tahun Berturut-Turut, Telkom Indonesia Kembali Raih Penghargaan Linkedin Top Companies 2024

News | Kamis, 18 April 2024 | 16:23 WIB

Nasib Nelangsa Karyawan Indofarma, Saat Ramadan dan Lebaran Belum Terima Gaji

Nasib Nelangsa Karyawan Indofarma, Saat Ramadan dan Lebaran Belum Terima Gaji

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 13:29 WIB

Imbas Ketegangan Iran-Israel, Bisnis BUMN Ini Bakal Goyah

Imbas Ketegangan Iran-Israel, Bisnis BUMN Ini Bakal Goyah

Bisnis | Kamis, 18 April 2024 | 08:24 WIB

Terkini

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:31 WIB

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:22 WIB

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:17 WIB

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:04 WIB

IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak

IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:59 WIB

Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun

Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:58 WIB

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:49 WIB

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:28 WIB

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:59 WIB