Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Halving Bitcoin: Apakah Investor Akan Tetap Antusias Membeli dan Harga BTC Menguat?

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 27 April 2024 | 07:10 WIB
Halving Bitcoin: Apakah Investor Akan Tetap Antusias Membeli dan Harga BTC Menguat?
Ilustrasi Bitcoin [Ist]

Suara.com - Pada 20 April lalu, jaringan Bitcoin mengalami halving keempat. Dengan implikasi perekonomian umum yang luas, proses ini penting untuk keseluruhan dunia mata uang kripto, dan bukan hanya bagi para pemegang Bitcoin.

Halving Bitcoin 2024, yang telah dinantikan oleh para investor kripto selama empat tahun, telah berakhir. Hadiah per blok telah dikurangi dari 6,25 BTC menjadi 3,215 BTC.

Pemotongan berikutnya akan terjadi di tahun 2028, yang akan mengurangi hadiahnya menjadi 1,5625 BTC. Halving ke-64 akan terjadi sekitar tahun 2140, yang berarti 21 juta koin telah ditambang, dan penerbitan Bitcoin baru akan dihentikan. Setelah ini terjadi, para penambang harus menemukan cara lain untuk menghasilkan uang di dunia kripto.

Bagaimana pengaruh halving terhadap harga Bitcoin?

Ketika artikel ini ditulis, nilai tukar Bitcoin adalah sekitar $65.000. Banyak analis yang memperkirakan halving akan menyebabkan kenaikan harga BTC lebih lanjut dalam jangka panjang.

Dalam sejarahnya, setiap kali terjadi siklus baru yang mengikuti peristiwa halving, harga Bitcoin selalu mencapai titik tertinggi baru. Sebagai contoh, pada akhir tahun 2013, sekitar satu tahun setelah halving pertama, harga Bitcoin mencapai $1.200. Siklus pasar berikutnya mencapai puncaknya pada $20.000 per Bitcoin pada akhir tahun 2017, dan melonjak hingga $69.000 pada akhir tahun 2021 sebelum turun lagi. Namun, selama enam bulan terakhir, nilai BTC telah meningkat sekitar 140%. Sebagai perbandingan, selama periode yang sama, harga Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua, hanya naik sebesar 85%.

"Keadaan saat ini sangat unik: Bitcoin, untuk pertama kalinya, melampaui puncak sebelumnya sebelum halving, mencapai $73.000 pada bulan Maret 2024," kata Kar Yong Ang, seorang analis keuangan dari Broker Octa. Dia menambahkan bahwa permintaan dari ETF bitcoin AS yang diluncurkan pada bulan Januari merupakan faktor utama peningkatan harga tersebut.

Pada saat yang sama, penghasilan para penambang berkurang tepat setengah. Akibatnya, mereka perlu menghabiskan dua kali lipat waktu dan listrik untuk mendapatkan jumlah mata uang kripto yang sama. Karena harga energi tidak murah, para pemain terlemah diperkirakan akan meninggalkan pasar. Dalam kata lain, kami memperkirakan kurangnya pasokan dengan permintaan yang meningkat.

Dengan demikian, Halving Bitcoin adalah peristiwa penting dalam sejarah mata uang kripto major, yang menunjukkan penerbitannya yang terbatas dan mekanismenya untuk melawan inflasi. 

Banyak yang meyakini bahwa Bitcoin, dengan sifat deflasinya, memiliki posisi bagus untuk menjadi penyimpanan nilai yang andal dalam perekonomian dunia yang tidak stabil, layaknya emas tradisional tetapi versi digital.

Jika kita menerapkan paralel historis, Bitcoin kemungkinan akan memasuki fase pertumbuhan intens di akhir tahun 2024, di mana harganya diperkirakan melampaui $200.000. Kondisi saat ini sangat berbeda dengan yang terjadi pada tahun 2020, karena permintaan akan mata uang kripto sangatlah tinggi akibat EFT, dan defisitnya sudah terasa hari in.

Octa adalah broker internasional yang menyediakan layanan trading online di seluruh dunia sejak tahun 2011. Octa menawarkan akses bebas komisi ke pasar finansial dan berbagai layanan yang telah digunakan klien dari 180 negara dengan lebih dari 42 juta akun trading. Webinar edukasi, artikel, dan tool analisis gratis yang mereka sediakan membantu klien mencapai tujuan investasi mereka.

Perusahaan ini terlibat dalam jaringan amal dan kegiatan kemanusiaan yang komprehensif, termasuk peningkatan infrastruktur pendidikan dan proyek bantuan jangka pendek yang mendukung masyarakat setempat.

Octa juga telah memenangkan lebih dari 70 penghargaan sejak didirikan, termasuk penghargaan 'Broker Edukasi Terbaik 2023' dari Global Forex Awards dan penghargaan 'Broker Global Terbaik Asia 2022' dari International Business Magazine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset Kripto FanC Mulai Diperdagangkan di RI, Token Buat Konten Kreator

Aset Kripto FanC Mulai Diperdagangkan di RI, Token Buat Konten Kreator

Bisnis | Rabu, 24 April 2024 | 16:06 WIB

Dogeverse ($DOGEVERSE), Koin Meme Multichain Pertama di Dunia Mendekati $1 Juta dalam 2 Hari Setelah Dimulainya Presale

Dogeverse ($DOGEVERSE), Koin Meme Multichain Pertama di Dunia Mendekati $1 Juta dalam 2 Hari Setelah Dimulainya Presale

Bisnis | Selasa, 23 April 2024 | 16:11 WIB

Fitur Unggulan Indodax yang Menjadikannya Raja Crypto Exchange di Tanah Air

Fitur Unggulan Indodax yang Menjadikannya Raja Crypto Exchange di Tanah Air

Bisnis | Sabtu, 20 April 2024 | 21:20 WIB

Bursa Saham dan Kripto 'Kebakaran'! Perang Israel vs Iran Bikin Runyam

Bursa Saham dan Kripto 'Kebakaran'! Perang Israel vs Iran Bikin Runyam

Bisnis | Jum'at, 19 April 2024 | 14:29 WIB

Jangan Salah Pilih, Presales Kripto Ini akan Melambung Sepanjang 2024

Jangan Salah Pilih, Presales Kripto Ini akan Melambung Sepanjang 2024

Bisnis | Jum'at, 19 April 2024 | 16:00 WIB

Mengenal Siapa Kalimasada, Rekan Timothy Ronald Sesama Pendiri Akademi Crypto

Mengenal Siapa Kalimasada, Rekan Timothy Ronald Sesama Pendiri Akademi Crypto

Lifestyle | Rabu, 17 April 2024 | 15:29 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB