Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sri Mulyani Ibaratkan Kondisi APBN RI Seperti Timnas Indonesia U-23

Achmad Fauzi | Suara.com

Sabtu, 27 April 2024 | 15:59 WIB
Sri Mulyani Ibaratkan Kondisi APBN RI Seperti Timnas Indonesia U-23
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Kepresidenan, Jumat (5/4/2024). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengibaratkan APBN Indonesia, bagaikan Timnas Garuda yang bertanding di Piala Asia U-23, menunjukkan performa yang solid dan on-track.

Namun, layaknya pertandingan sepak bola, APBN dihadapkan pada berbagai rintangan dan tekanan yang semakin kompleks di tengah gejolak situasi global.

Meskipun pendapatan negara hingga Maret 2024 mencapai Rp620,01 triliun (22,1% target), angka ini menunjukkan penurunan 4,1% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, belanja negara meningkat 18% menjadi Rp611,9 triliun (18,4% pagu), menghasilkan surplus APBN sebesar Rp8,1 triliun (0,04% PDB).

"Kondisi perekonomian global yang masih lemah terus memberikan tekanan bertubi-tubi, terutama dari sisi geopolitik. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu disrupsi rantai pasok dan volatilitas harga komoditas. Hal ini bagaikan badai yang mengancam kelancaran performa Timnas dan stabilitas APBN," ujar Sri Mulyani seperti yang dikutip dari Instagram resminya @smindrawati, Sabtu (27/4/2024).

Di samping itu, lanjut Sri Mulyani, perekonomian Amerika yang sudah pulih, namun inflasi masih tetap tinggi menyebabkan kebijakan suku bunga higher for longer masih berlanjut melampaui ekspektasi pasar.

Hal ini yang menyebabkan obligasi AS dan indeks Dolar menguat, sehingga terjadi arus modal keluar di banyak negara dan perlemahan mata uang selain Dollar.

"Dengan situasi ini, perekonomian kita masih terjaga baik. @kemenkeuri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Q1 2024 masih berada di sekitar 5% yoy. Hingga Maret ini, PMI kita masih tetap ekspansif di 54,2; Indeks Keyakinan Konsumen masih tinggi di 123,8; Mandiri Spending Index tetap tumbuh di 46,9; Indeks Penjualan Rill juga positif di 3,5% yoy. Inflasi kita juga relatif terkendali di 3,05% yoy," Imbuh Sri Mulyani.

Maka dari itu, Sri Mulyani memastikan APBN akan terus dikelola dengan penuh kehati-hatian serta responsif terhadap risiko global yang sangat dinamis.

"Timnas Indonesia maju ke semifinal, APBN #UangKita jadi shock absorber secara optimal," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Sebut RI Berisiko Kena Imbas Konflik Iran-Israel, Harga BBM Naik di Mei?

Sri Mulyani Sebut RI Berisiko Kena Imbas Konflik Iran-Israel, Harga BBM Naik di Mei?

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 11:37 WIB

Ditanya Ikut Pindah ke IKN Bulan Juli? Sri Mulyani: Belum Tahu!

Ditanya Ikut Pindah ke IKN Bulan Juli? Sri Mulyani: Belum Tahu!

Bisnis | Rabu, 24 April 2024 | 17:11 WIB

Sri Mulyani Dikabarkan Basuki Tak Ikut Ngantor di IKN Bulan Juli

Sri Mulyani Dikabarkan Basuki Tak Ikut Ngantor di IKN Bulan Juli

Bisnis | Rabu, 24 April 2024 | 16:35 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB