Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dapat THR, Masyarakat Lebih Pilih Investasi daripada Belanja

Iwan Supriyatna | Kevino Dwi Velrahga | Suara.com

Senin, 29 April 2024 | 18:49 WIB
Dapat THR, Masyarakat Lebih Pilih Investasi daripada Belanja
Ilustrasi THR (Pixabay)

Suara.com - PT Bank Central Asia (BCA) Tbk menemukan adanya pergeseran penggunaan Tunjangan Hari Raya (THR) nasabah saat momentum lebaran 2024. Pada masa tersebut, masyarakat enggan menghabiskan uang untuk berbelanja dan lebih memilih untuk berinvestasi.

Kepala Ekonom BCA David Sumual mengungkapkan pergeseran itu dapat dilihat dari tren menurunnya level belanja masyarakat namun dibarengi dengan kenaikan level mutasi rekening nasabah.

"Periode 2024 ini di bawah 2 tahun terakhir indeks belanjanya, jadi kelihatan memang belanjanya sedikit berkurang, kita lihat indeksnya dibandingkan 2022 atau 2023 kecenderungannya menurun," tutur David dalam diskusi yang diadakan Bank Indonesia di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Minggu (28/4).

Level belanja dapat diukur melalui berbagai sistem pembayaran seperti transaksi pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM), menggunakan kartu kredit, menggunakan kartu debit, dan transaksi menggunakan QRIS. Diukur dalam dalam rentang 40 hari sebelum dan 40 hari setelah lebaran.

Hasilnya, level belanja masyarakat tahun berada di kisaran 98. Level tersebut lebih rendah daripada periode 2023 yang berada di level 106 dan pada 2022 yang melonjak hingga 111.

David menyebut level belanja yang rendah pada 2024 merupakan normalisasi dari dua tahun sebelumnya yang memiliki level cukup tinggi. Level yang tinggi pada dua tahun sebelumnya terjadi karena masyarakat habis melalui pandemi sehingga banyak melakukan belanja.

Menurunnya level belanja ini justru berbanding terbalik dengan mutasi yang dilakukan nasabah. David berkata mutasi rekening para nasabah sebenarnya cukup banyak pada periode sebelum dan sesudah lebaran.

Hal tersebut tercermin dari indeks mutasi kredit individu rata-rata pada 40 hari sebelum lebaran sampai 40 setelah lebaran yang berada di angka 128. Besaran tersebut tercatat tidak terlalu berbeda dengan dua tahun terakhir, seperti pada 2022 yang tercatat sebesar 131 dan pada 2023 sebesar 130.

Banyaknya mutasi dan sedikitnya belanja, menurut David, mengindikasikan para nasabah lebih banyak menggunakan THR untuk keperluan investasi. Salah satu faktor membuat masyarakat giat berinvestasi karena perkembangan teknologi yang memudahkan masyarakat memakai THR-nya untuk membeli produk investasi seperti saham dan emas online.

"Kalau lihat dari angkanya tinggi (mutasi) sebenarnya, jadi masyarakat misalnya terima THR itu enggak semuanya dibelanjakan, mereka kalau kita lihat masuk ke instrumen investasi," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Berlanjut, Menteri-menteri Jokowi Bakal Pensiun

Tak Berlanjut, Menteri-menteri Jokowi Bakal Pensiun

Bisnis | Senin, 29 April 2024 | 17:33 WIB

Singapura Paling Jor-joran Berinvestasi ke RI di Kuartal I-2024

Singapura Paling Jor-joran Berinvestasi ke RI di Kuartal I-2024

Bisnis | Senin, 29 April 2024 | 14:21 WIB

Jokowi Bertemu CEO Microsoft Besok, Bakal Bahas Investasi Lebih dari Rp14 Triliun?

Jokowi Bertemu CEO Microsoft Besok, Bakal Bahas Investasi Lebih dari Rp14 Triliun?

Bisnis | Senin, 29 April 2024 | 12:02 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB