Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ahok Bicara Soal Masalah Kemacetan Jakarta yang Belum Kelar

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 03 Mei 2024 | 19:08 WIB
Ahok Bicara Soal Masalah Kemacetan Jakarta yang Belum Kelar
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Instagram/@basukibtp)

Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok buka suara soal masalah-masalah yang terjadi di Jakarta. Hal ini diutarakannya lewat akun Youtube Pribadinya PanggilBTP.

Salah satu masalah Jakarta yang menurut Ahok belum terselesaikan yaitu kemacetan. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai perlu ada kawasan hunian agar masyarakat di luar kota Jakarta tidak membawa kendaraan.

"Saya sampaikan, sewa apartemen seperti tinggal di rumah kos, harga kos. Nah dengan seperti itu, akhir pekan dia baru kembali ke rumahnya," ujarnya yang dikutip, Jumat (3/5/2024).

Namun, Ahok mengingatkan, sewa hunian untuk masyarakat luar Jakarta agar dibuat murah, sehingga tidak membenani pengeluaran.

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan lalu lintas di Tol Dalam Kota dan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan lalu lintas di Tol Dalam Kota dan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Dia bisa mencicil uang dari leasing mobil, BBM, ongkos tol, dia bisa pakai itu untuk tabungan. Dengan itu kita harap kendaraan yang masuk ke Ibu Kota, selama ada kendaraan umum, kita tahu ada LRT, ada MRT, itu bisa menolong," ucap dia.

Jika cara itu tak berhasil, Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) ini, bisa menyediakan lahan parkir luas secara gratis. Sehinga ada lahan parkir yang menampung para pekerja yang kantornya di wilayah Sudirman, dan bsa melanjutkan dengan transportasi bus.

"Dulu konsep saya itu membangun di bawah Monas yang hampir 70 hektare kalau nggak salah, itu dibangun parkir bawah tanah. Sehingga kendaraan yang mau masuk ke Sudirman, Thamrin, yang begitu macet itu, dia parkir di sana," jelas dia.

Ahok juga menilai sebenarnya jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) bisa diajalankan. Menurut dia, jalan-jalan yang ramai bisa dikenakan tarif tinggi.

Lalu, Mantan Bupati Belitung Timur melihat, kemacetan Jakarta juga imbas banyak kendaraan keluar saat makan siang. Maka dari itu dia mengusulkan pagar pembatas di gedung-gedung jalan protokol.

"Kita juga sempat lempar isu jalur protokol, misalnya Sudirman, Thamrin, Kuningan, gedung-gedung itu ada pagar pembatas. Sehingga orang dari satu gedung ke sebelah, termasuk mau menyeberang, itu kalau mau makan siang semua bawa mobil keluar untuk cari makan. Coba kalau gedung tanpa pembatas, dan kita kasih kompensasi dengan diskon PBB," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadapi Bobby Nasution, PDIP Targetkan Ahok Maju di Pilgub Sumut 2024

Hadapi Bobby Nasution, PDIP Targetkan Ahok Maju di Pilgub Sumut 2024

Kotak Suara | Selasa, 30 April 2024 | 08:03 WIB

PDIP Jaring Nama-nama Cagub Jakarta Potensial, Ada Ahok hingga Basuki

PDIP Jaring Nama-nama Cagub Jakarta Potensial, Ada Ahok hingga Basuki

Kotak Suara | Kamis, 25 April 2024 | 18:08 WIB

Beda Nasib Ahok dan Ridwan Kamil Usai Jadi 'Pengangguran', Bakal Bersaing Jadi Gubernur DKI?

Beda Nasib Ahok dan Ridwan Kamil Usai Jadi 'Pengangguran', Bakal Bersaing Jadi Gubernur DKI?

Lifestyle | Senin, 22 April 2024 | 06:44 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB