Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Akhirnya Kembali ke Level Rp15.900, Ini Alasan Nilai Tukar Rupiah Menguat!

M Nurhadi

Senin, 06 Mei 2024 | 11:14 WIB
Akhirnya Kembali ke Level Rp15.900, Ini Alasan Nilai Tukar Rupiah Menguat!
Ilustrasi [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Penguatan nilai tukar rupiah (IDR) hari ini, menurut Lukman Leong, seorang analis pasar mata uang, disebabkan oleh data Non-Farm Payroll (NFP) dan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur ISM Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan.

Pada Jumat (3/5/2024) lalu, diketahui bahwa angka aktual PMI Manufaktur ISM AS untuk bulan April 2024 hanya mencapai 49,2, yang lebih rendah dari perkiraan sebesar 50,0 atau dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 50,3.

Hal yang sama terjadi pada data NFP untuk bulan April 2024, yang hanya mencapai 175 ribu, lebih rendah dari perkiraan sebesar 238 ribu atau dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai 315 ribu.

“Rupiah diperkirakan akan dibuka datar dengan kecenderungan menguat terbatas terhadap dolar AS yang melemah setelah keluarrnya data ekonomi AS yang lebih lemah pada hari Jumat (3/5), yaitu NFP dan ISM,” ungkapnya ketika ditanya Antara, Jakarta, Senin (6/5/2024).

Ia menambahkan, angka NFP dan ISM yang lebih lemah dari prediksi disebabkan oleh kebijakan suku bunga tinggi Federal Reserve (The Fed).

Pada pembukaan perdagangan hari ini, nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank pada Senin pagi menguat 98 poin atau 0,61 persen menjadi Rp15.985 per dolar Amerika Serikat (AS) dari penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp16.083 per dolar AS.

Menurut dia, investor sedang menantikan data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal I-2024 yang akan dirilis pada siang ini oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Angka PDB diperkirakan akan terkontraksi sebesar 0,9 persen.

“Ini (data PDB yang terkontraksi) akan menekan rupiah,” kata Lukman.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat di Bawah Rp 16.000/USD Pagi Ini

Rupiah Menguat di Bawah Rp 16.000/USD Pagi Ini

Bisnis | Senin, 06 Mei 2024 | 10:32 WIB

Penyebab Kurs Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS Hari Ini

Penyebab Kurs Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 03 Mei 2024 | 16:37 WIB

Rupiah Pagi Ini Perkasa Lawan Dolar AS, Tapi Masih Rp 16.000

Rupiah Pagi Ini Perkasa Lawan Dolar AS, Tapi Masih Rp 16.000

Bisnis | Kamis, 02 Mei 2024 | 10:46 WIB

Kurs Rupiah Masih Sulit Kembali ke Level Rp15.000 per Dolar AS, Apa Alasannya?

Kurs Rupiah Masih Sulit Kembali ke Level Rp15.000 per Dolar AS, Apa Alasannya?

Bisnis | Senin, 29 April 2024 | 14:37 WIB

Nilai Tukar Rupiah Masih Anjlok Terhadap Dolar AS Pagi Ini

Nilai Tukar Rupiah Masih Anjlok Terhadap Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 10:09 WIB

2 Penyebab Rupiah Sulit Bangkit, Salah Satunya Modal Investor Kabur dari RI

2 Penyebab Rupiah Sulit Bangkit, Salah Satunya Modal Investor Kabur dari RI

Bisnis | Rabu, 24 April 2024 | 13:09 WIB

Terkini

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Entertainment | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

×