Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Ingin Dana CSR Perusahaan Jangan Untuk Pemberdayaan Saja, Tapi Ciptakan Ekonomi Hijau

Achmad Fauzi

Rabu, 08 Mei 2024 | 18:25 WIB
Pemerintah Ingin Dana CSR Perusahaan Jangan Untuk Pemberdayaan Saja, Tapi Ciptakan Ekonomi Hijau
Ilustrasi ekonomi hijau (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah meminta dana CSR perusahaan jangan asal-asalan digelontorkan hanya untuk pemberdayaan suatu wilayah saja. Akan tetapi, juga bisa digunakan untuk menciptakan ekonomi hijau.

Hal ini dilakukan agar bisa mewujudkan Indonesia emas yang ditargetkan bisa tercapai pada tahun 2045.

Kepala Pusat Kebijakan Strategis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Muhammad Ahdiyar Syahrony mengatakan, memang untuk menuju Indonesia Emas, perlu adanya inovasi di bidang Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mewujudkan Ekonomi Hijau.

"Salah satunya transformasi ekonomi menuju ekonomi hijau, sehingga dapat berdampak langsung pada keberlanjutan pembangunan di Indonesia, dalam mengejar Indonesia Emas 2045," ujarnya, yang dikutip, Rabu (8/5/2024).

Sementara, Direktur Pendanaan Bilateral Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Rd Siliwanti mengatakan, dana CSR harus dioptimalisasi untuk kepentingan pembangunan nasional.

"Dalam Strategi Pendanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025 - 2045 ada pembiayaan inovatif, salah satunya dana CSR perusahaan yang perlu kita optimalisasi sebagai peran pembangunan nasional," jelas dia.

Adapun The Iconomics menggelar Ajang penghargaan Indonesia 50 Best CSR Summit 2024, bertemakan CSR Activity Awareness and CSR Image. Acara tersebut bertujuan untuk mendukung berbagai inovasi dan terobosan, yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan pada kegiatan CSR.

Indikator penilaian yang diberikan kepada penerima awards meliputi jumlah kumulatif kegiatan perusahaan dalam melakukan kegiatan CSR, termasuk aspek lingkungan, sosial, ekonomi, kesehatan, iklim dan pendidikan. Tahap penilaian selanjutnya adalah kualitas implementasi yang dilihat dari standard implementation, sustainability implementation, innovative implementation dan impact.

Di ajang tersebut, PT Kideco Jaya Agung (Kideco) anak perusahaan energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk, meraih Indonesia Best CSR in Mining Sector.

Chief Operation Officer Kideco, Edra Emilza menyebut, perseron akan berkomitmen membuat program-program CSR yang berkelanjutan.

"Penghargaan ini akan menjadi penyemangat Kideco dalam membuat program-program CSR yang berkelanjutan, serta dapat menginspirasi perusahaan lainnya dalam pembuatan program CSR yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berikut Ini Langkah Strategis BPJS Kesehatan Menuju Indonesia Maju 2045

Berikut Ini Langkah Strategis BPJS Kesehatan Menuju Indonesia Maju 2045

Bisnis | Rabu, 28 Februari 2024 | 17:01 WIB

Komitmen Terapkan Manajemen Risiko, Brantas Abipraya Kantongi Enterprise Risk Management Award

Komitmen Terapkan Manajemen Risiko, Brantas Abipraya Kantongi Enterprise Risk Management Award

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2024 | 13:38 WIB

Dorong Ekonomi Hijau yang Inklusif, Core Indonesia Hadirkan Youth Economic Night

Dorong Ekonomi Hijau yang Inklusif, Core Indonesia Hadirkan Youth Economic Night

Bisnis | Minggu, 10 Desember 2023 | 07:56 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB