Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Pegawai Tesla Diberhentikan dari Kerja Tetap Punya Kebanggaan, Kok Bisa?

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 11 Mei 2024 | 17:03 WIB
Pegawai Tesla Diberhentikan dari Kerja Tetap Punya Kebanggaan, Kok Bisa?
Mengakhiri kerja selaku karyawan karena adanya Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK. Sebagai ilustrasi [Envato Elements].

Suara.com - Keputusan Elon Musk, Chief Executive Officer (CEO) Tesla Incorporation, produsen mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) untuk lay-off atau memberhentikan alias Putus Hubungan Kerja (PHK) karyawan membuat khalayak bertanya-tanya.

Di satu sisi, produk EV buatan Amerika Serikat dan Eropa memang tengah mendapatkan gempuran dari para produsen Tiongkok. Akan tetapi di sisi lain, Elon Musk yang memiliki jabatan sama di sektor transportasi angkasa luar SpaceX, Boring Company, dan sederet perusahaan teknologi berhasil membawa berbagai brand mobil listrik di Amerika Serikat menggunakan stasiun pengisian baterai listrik Tesla Supercharger.

Ironisnya, bagian perusahaan Tesla yang terkena PHK dimulai dari divisi Tesla Supercharger, departemen yang berjaya dan mestinya memiliki masa depan cerah secara akan menangani banyak brand EV untuk melakukan pengisian ulang baterai.

Dikutip dari Hindustan Times, Elon Musk mengumumkan bahwa perusahaan akan mengurangi tenaga kerja lebih dari 10 persen. Dampaknya akan terasakan di berbagai departemen termasuk rekrutmen, pemasaran, dan tim Tesla Supercharger.

Uniknya, salah satu mantan karyawan Tesla dari departemen Tesla Supercharger tidak menjadi muram saat ditanyai pendapatnya terkait pemecatan yang dialaminya. Ia bahkan menyatakan, "Perusahaan milik Elon Musk telah memberikan sentuhan keajaiban, saya akan mengenang masa-masa bekerja di Tesla dengan penuh rasa cinta."

Mengapa bisa begitu?

Mantan karyawan yang memilih menggunakan sapaan anonim ini menandaskan, memang tidak pernah ada cara yang baik untuk mengakhiri suatu relasi. Akan tetapi, Tesla telah memberikan sebuah kebanggaan, dan ia puas atas pencapaiannya.

"Bagaimana Tesla tidak menjual keajaiban bila produknya kini adalah robotaxi atau taksi robot serta kendaraan otonom atau tanpa driver. Memang saya bergabung dengan daftar para pekerja yang kini menyematkan hashtag#Teslalayoffs alias kaum yang diberhentikan Tesla, akan tetapi diri ini punya kebanggaan," papar lelaki yang bekerja sebagai insinyur integrasi software Tesla sekira satu tahun sembilan bulan.

"Bisa kok, saya mengingat kembali masa-masa kerja di Tesla dengan penuh cinta. Saya malahan belum sempat curhat, betapa beruntungnya pernah bergabung dengan Tesla sampai masa penghentian kerja terjadi," paparnya.

baca juga

"Bagaimana pun, Tesla memberikan masa depan. Kami yang bergabung dalam bidang engineering serta teknologi menuju ke arah dunia futuristik, yang cepat atau lambat akan terjadi seiring masa. Lihat saja produk Tesla, mulai yang serba otonom serta robot, itulah yang disodorkan kepada kami: masa depan," ujarnya.

"Kami para insinyur ini ibaratnya dijual sebagai janji masa depan. Perusahaan mengajarkan nilai-nilai kebulatan tekad dalam dunia penuh masalah di mana belum tentu satu orang pun mengerti cara menyelesaikannya. Tesla menjual ciptaan, bukan suatu kehancuran," kata sang mantan pegawai.

"Coba saja pikirkan, perusahaan memiliki layanan pendaratan di bulan, kemudian mobil yang dijual dan diparkir di garasi juga dipenuhi teknologi masa depan. Inilah yang disebut Tesla memiliki kemampuan menjual visi yang membawa orang-orang ke masa mendatang, dan bukannya meninggalkan mereka di belakang atau tidak terkoneksi dengan teknologi," tandasnya.

Sebuah pemikiran keren, yang mungkin tidak masuk dalam benak karyawan atau mantan karyawan lainnya. Mantan karyawan Tesla ini memiliki keyakinan, nasibnya tidak akan lebih memburuk lagi. Tesla telah memberikan semacam pembekalan mental.

"Saya akan meluangkan waktu untuk mengatur ulang kebutuhan hidup, lalu bersiap untuk upaya berikutnya. Saya sudah jatuh cinta dengan software manufaktur dinamis dalam mengejar masa depan yang bisa kita banggakan. Saya yakin masih ada keuntungan besar yang bisa diperoleh di sektor ini jika mencari kerja dengan keahlian di bidang manufaktur," tuturnya.

"Tidak pernah saya lupakan bahwa saya bekerja bersama seseorang yang telah mengimplementasikan dan mendukung software secara dinamis di lingkungan dalam skala yang mengesankan. Dan cara kami memecahkan masalah atau kendala teknis tidak jarang dilakukan mantan boss dengan mengajak sarapan, serta kalimat "Ayo kita ngobrol", begitu sederhana dan jauh dari kesan intimidatif," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:13 WIB

IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN

IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:09 WIB

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:38 WIB

4 Mobil PHEV Bekas dengan Harga Paling Menggoda untuk Harian

4 Mobil PHEV Bekas dengan Harga Paling Menggoda untuk Harian

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 15:36 WIB

Prabowo Luncurkan Pabrik EV di Magelang, Dorong Industri Hijau Nasional

Prabowo Luncurkan Pabrik EV di Magelang, Dorong Industri Hijau Nasional

Foto | Kamis, 09 April 2026 | 17:23 WIB

Video Benjamin Netanyahu Minum Kopi, Grok: 100 Persen Palsu, Buatan AI

Video Benjamin Netanyahu Minum Kopi, Grok: 100 Persen Palsu, Buatan AI

News | Senin, 16 Maret 2026 | 12:14 WIB

Liverpool Protes ke Elon Musk Gegara Grok Unggah Tweet Hinaan tentang Tragedi Hillsborough

Liverpool Protes ke Elon Musk Gegara Grok Unggah Tweet Hinaan tentang Tragedi Hillsborough

Bola | Senin, 09 Maret 2026 | 09:37 WIB

Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana

Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 08:34 WIB

Gamis Kebanggaan Mertua Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Gimana Modelnya?

Gamis Kebanggaan Mertua Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Gimana Modelnya?

Lifestyle | Minggu, 01 Maret 2026 | 04:42 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB