Pegawai Tesla Diberhentikan dari Kerja Tetap Punya Kebanggaan, Kok Bisa?

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 11 Mei 2024 | 17:03 WIB
Pegawai Tesla Diberhentikan dari Kerja Tetap Punya Kebanggaan, Kok Bisa?
Mengakhiri kerja selaku karyawan karena adanya Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK. Sebagai ilustrasi [Envato Elements].

Suara.com - Keputusan Elon Musk, Chief Executive Officer (CEO) Tesla Incorporation, produsen mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) untuk lay-off atau memberhentikan alias Putus Hubungan Kerja (PHK) karyawan membuat khalayak bertanya-tanya.

Di satu sisi, produk EV buatan Amerika Serikat dan Eropa memang tengah mendapatkan gempuran dari para produsen Tiongkok. Akan tetapi di sisi lain, Elon Musk yang memiliki jabatan sama di sektor transportasi angkasa luar SpaceX, Boring Company, dan sederet perusahaan teknologi berhasil membawa berbagai brand mobil listrik di Amerika Serikat menggunakan stasiun pengisian baterai listrik Tesla Supercharger.

Ironisnya, bagian perusahaan Tesla yang terkena PHK dimulai dari divisi Tesla Supercharger, departemen yang berjaya dan mestinya memiliki masa depan cerah secara akan menangani banyak brand EV untuk melakukan pengisian ulang baterai.

Dikutip dari Hindustan Times, Elon Musk mengumumkan bahwa perusahaan akan mengurangi tenaga kerja lebih dari 10 persen. Dampaknya akan terasakan di berbagai departemen termasuk rekrutmen, pemasaran, dan tim Tesla Supercharger.

Uniknya, salah satu mantan karyawan Tesla dari departemen Tesla Supercharger tidak menjadi muram saat ditanyai pendapatnya terkait pemecatan yang dialaminya. Ia bahkan menyatakan, "Perusahaan milik Elon Musk telah memberikan sentuhan keajaiban, saya akan mengenang masa-masa bekerja di Tesla dengan penuh rasa cinta."

Mengapa bisa begitu?

Mantan karyawan yang memilih menggunakan sapaan anonim ini menandaskan, memang tidak pernah ada cara yang baik untuk mengakhiri suatu relasi. Akan tetapi, Tesla telah memberikan sebuah kebanggaan, dan ia puas atas pencapaiannya.

"Bagaimana Tesla tidak menjual keajaiban bila produknya kini adalah robotaxi atau taksi robot serta kendaraan otonom atau tanpa driver. Memang saya bergabung dengan daftar para pekerja yang kini menyematkan hashtag#Teslalayoffs alias kaum yang diberhentikan Tesla, akan tetapi diri ini punya kebanggaan," papar lelaki yang bekerja sebagai insinyur integrasi software Tesla sekira satu tahun sembilan bulan.

"Bisa kok, saya mengingat kembali masa-masa kerja di Tesla dengan penuh cinta. Saya malahan belum sempat curhat, betapa beruntungnya pernah bergabung dengan Tesla sampai masa penghentian kerja terjadi," paparnya.

baca juga

"Bagaimana pun, Tesla memberikan masa depan. Kami yang bergabung dalam bidang engineering serta teknologi menuju ke arah dunia futuristik, yang cepat atau lambat akan terjadi seiring masa. Lihat saja produk Tesla, mulai yang serba otonom serta robot, itulah yang disodorkan kepada kami: masa depan," ujarnya.

"Kami para insinyur ini ibaratnya dijual sebagai janji masa depan. Perusahaan mengajarkan nilai-nilai kebulatan tekad dalam dunia penuh masalah di mana belum tentu satu orang pun mengerti cara menyelesaikannya. Tesla menjual ciptaan, bukan suatu kehancuran," kata sang mantan pegawai.

"Coba saja pikirkan, perusahaan memiliki layanan pendaratan di bulan, kemudian mobil yang dijual dan diparkir di garasi juga dipenuhi teknologi masa depan. Inilah yang disebut Tesla memiliki kemampuan menjual visi yang membawa orang-orang ke masa mendatang, dan bukannya meninggalkan mereka di belakang atau tidak terkoneksi dengan teknologi," tandasnya.

Sebuah pemikiran keren, yang mungkin tidak masuk dalam benak karyawan atau mantan karyawan lainnya. Mantan karyawan Tesla ini memiliki keyakinan, nasibnya tidak akan lebih memburuk lagi. Tesla telah memberikan semacam pembekalan mental.

"Saya akan meluangkan waktu untuk mengatur ulang kebutuhan hidup, lalu bersiap untuk upaya berikutnya. Saya sudah jatuh cinta dengan software manufaktur dinamis dalam mengejar masa depan yang bisa kita banggakan. Saya yakin masih ada keuntungan besar yang bisa diperoleh di sektor ini jika mencari kerja dengan keahlian di bidang manufaktur," tuturnya.

"Tidak pernah saya lupakan bahwa saya bekerja bersama seseorang yang telah mengimplementasikan dan mendukung software secara dinamis di lingkungan dalam skala yang mengesankan. Dan cara kami memecahkan masalah atau kendala teknis tidak jarang dilakukan mantan boss dengan mengajak sarapan, serta kalimat "Ayo kita ngobrol", begitu sederhana dan jauh dari kesan intimidatif," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Mengakhiri Hubungan Kerja yang Benar dan Tetap Profesional, Bukan Asal Pecat

7 Cara Mengakhiri Hubungan Kerja yang Benar dan Tetap Profesional, Bukan Asal Pecat

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:39 WIB

GM Tractors Pamerkan Jajaran Alat Berat Wirtgen Group di Mining Indonesia 2026

GM Tractors Pamerkan Jajaran Alat Berat Wirtgen Group di Mining Indonesia 2026

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 16:36 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran

Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...

Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 15:11 WIB

Mengapa Rencana Memindahkan Pusat Data AI ke Luar Angkasa Picu Kekhawatiran Ilmuwan?

Mengapa Rencana Memindahkan Pusat Data AI ke Luar Angkasa Picu Kekhawatiran Ilmuwan?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:35 WIB

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"

Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:24 WIB

Gas Industri Penting, tetapi Bukan Faktor Tunggal di Balik Daya Saing dan PHK

Gas Industri Penting, tetapi Bukan Faktor Tunggal di Balik Daya Saing dan PHK

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:55 WIB

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:13 WIB

Terkini

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis Vape di Tengah Isu Narkoba, APVI Minta Penindakan Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:38 WIB

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:37 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:35 WIB

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:30 WIB

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 08:26 WIB

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

×