SBMA Tebar Dividen Tunai Rp 1,1 Miliar

Achmad Fauzi

Senin, 20 Mei 2024 | 08:06 WIB
SBMA Tebar Dividen Tunai Rp 1,1 Miliar
RUPST SBMA memutuskan membagikan Dividen Rp 1,1 miliar ke pemegang saham/[Dokumentasi SBMA].

Suara.com - PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk, perusahaan gas industri, memberikan dividen tunai sebesar Rp 1,1 mliar kepada pemegang saham untuk tahun buku 2023. Hal ini diputuskan setelah emiten bersandi saham SBMA ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Adapun, dasar pembagian dividen ini adalah kenaikan laba bersih perusahaan yang meningkat 5,53% year on year (yoy) menjadi Rp 4,73 miliar pada tahun 2023. 

Direktur Operasional SBMA, Iwan Sanyoto mengungkapkan, peningkatan penjualan perusahaan didorong oleh realisasi operasional pabrik baru yang dimulai pada Juni 2023. Dampak positif dari operasional pabrik ini mulai terasa pada akhir tahun 2023 dan kuartal pertama tahun 2024.

"Dengan penjualan yang semakin naik, biaya produksi kami juga menurun, sehingga kami optimis kinerja SBMA akan terus membaik," ujar Iwan yang dikutip, Senin (20/5/2024).

SBMA mencatat pertumbuhan signifikan pada kuartal pertama tahun 2024, dengan laba bersih melonjak 122,96% menjadi Rp 2,01 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 903,75 juta. Peningkatan ini juga tercermin dalam laba per saham dasar yang naik dari Rp 0,97 per lembar saham menjadi Rp 2,17 per lembar saham.

Peresmian penambahan unit air separation plant (ASP)/dok SBMA
Peresmian penambahan unit air separation plant (ASP)/dok SBMA

Katalis utama di balik peningkatan laba SBMA adalah kenaikan pendapatan usaha sebesar 9,01%, mencapai Rp 28,89 miliar dari Rp26,50 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Produk utama seperti Acetylene, Oxygen, dan Argon memberikan kontribusi signifikan. Penjualan Acetylene tercatat sebesar Rp 8,69 miliar, Oxygen Rp 6,65 miliar, dan Argon Rp 5,81 miliar, sementara produk lainnya menyumbang Rp 3,91 miliar.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kemampuan SBMA dalam mengendalikan beban pokok pendapatan yang tetap stabil di angka Rp 15,53 miliar, hampir sama dengan tahun lalu sebesar Rp 15,08 miliar. Dengan demikian, laba kotor perusahaan meningkat 18,45% dari Rp 11,42 miliar menjadi Rp 13,53 miliar.

Dari sisi neraca, total aset SBMA per 31 Maret 2024 mencapai Rp 283,45 miliar, naik 2,63% dari Rp 276,17 miliar pada 31 Desember 2023. Peningkatan aset ini didukung oleh ekuitas yang mencapai Rp 217,46 miliar dan liabilitas yang naik menjadi Rp 65,98 miliar.

"Bahwa investasi pabrik ini benar-benar bisa lebih dari 100% dari desain kapasitas, itu sesuatu yang menggembirakan dengan performa yang bagus dengan lebih ekonomis sehingga biaya produksi kta juga turun, sehingga SBMA lebih ringan untuk lari bersaing dengan kompetitor. Hal ini membuat SBMA optimis bahwa pendapatan atau omzet kita akan semakin naik terus," imbuh Iwan.

Perseroan juga melihat lihat dari sektor mining beberapa kontraktor-kontraktor besar yang ada di kalimantan sudah di atas 80% dipegang, tetapi di hospital atau rumah sakit dalam bentuk liquid harus dinaikkan lagi, kemudian di bidang petrokimia masih banyak ceruk pasar yang bisa diraih perseroan. Apalagi di kalimantan saat ini banyak proyek baru seperti smelter ada juga komplek industri baru yang di kalimantan Utara.

baca juga

"Sedangkan untuk IKN sendiri akan menjadi magnet baru di Indonesia yang sangat dekat dengan Balikpapan, kebetulan head office kami ada di balikpapan sehingga semakin menjadi katalis yang bagus untuk SBMA," imbuh Iwan.

Meskipun prestasi ini membanggakan, SBMA dan industri migas secara umum masih menghadapi tantangan besar, termasuk fluktuasi harga minyak dunia, perubahan regulasi pemerintah terkait lingkungan, dan persaingan ketat. Industri ini juga berada di bawah tekanan untuk beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan seiring dengan meningkatnya kesadaran global terhadap perubahan iklim.

Ke depan, SBMA berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi operasional dan inovasi produk guna mempertahankan pertumbuhan positif. Selain itu, perusahaan ini juga akan mengadopsi praktik-praktik keberlanjutan dalam operasionalnya untuk merespons isu-isu lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alfamart Raih Pendapatan Bersih Rp106,94 Trilliun dan Siap Bagikan Dividen

Alfamart Raih Pendapatan Bersih Rp106,94 Trilliun dan Siap Bagikan Dividen

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 19:36 WIB

Emiten Investasi Sandiaga Uno Beri Kabar Ceria Buat Investornya

Emiten Investasi Sandiaga Uno Beri Kabar Ceria Buat Investornya

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 16:13 WIB

Indika Energy Tebar Dividen Rp480 Miliar ke Investor

Indika Energy Tebar Dividen Rp480 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 10 Mei 2024 | 18:33 WIB

Terkini

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

5 Link Simulasi TKA Online untuk Persiapan Ujian Siswa SMA

5 Link Simulasi TKA Online untuk Persiapan Ujian Siswa SMA

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:15 WIB

Tinjau Pembibitan Sapi Perah, Khofifah Dorong UPT Jadi Penggerak Peternakan Jatim

Tinjau Pembibitan Sapi Perah, Khofifah Dorong UPT Jadi Penggerak Peternakan Jatim

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 11:14 WIB

Sudah Cerai, Kenapa Erin Masih Pakai Nama 'Taulany' di Instagram? Ternyata Ini Alasannya

Sudah Cerai, Kenapa Erin Masih Pakai Nama 'Taulany' di Instagram? Ternyata Ini Alasannya

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 11:14 WIB

Induk Neta Auto Siap Bangkit Usai Disuntik Investor Baru

Induk Neta Auto Siap Bangkit Usai Disuntik Investor Baru

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 11:13 WIB

Cara Mengembalikan Jam Tidur Normal untuk Orang Dewasa yang Sering Begadang

Cara Mengembalikan Jam Tidur Normal untuk Orang Dewasa yang Sering Begadang

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:13 WIB

Film Menang Untuk Kalah, Kisah Keluarga yang Terjebak Masalah Finansial Siap Tayang di Bioskop

Film Menang Untuk Kalah, Kisah Keluarga yang Terjebak Masalah Finansial Siap Tayang di Bioskop

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 11:12 WIB

Cegah Kusam dan Flek Hitam! 4 Serum Vitamin C Rahasia Wajah Cerah Maksimal

Cegah Kusam dan Flek Hitam! 4 Serum Vitamin C Rahasia Wajah Cerah Maksimal

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:10 WIB

16 Fakta Penggeledahan Dugaan Korupsi di Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa

16 Fakta Penggeledahan Dugaan Korupsi di Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 11:08 WIB

×