Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Avrist Asset Manajemen Catatkan Dana Kelolaan Reksa Dana Rp 3,79 Triliun Hingga Mei 2024

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 20 Mei 2024 | 11:47 WIB
Avrist Asset Manajemen Catatkan Dana Kelolaan Reksa Dana Rp 3,79 Triliun Hingga Mei 2024
Ilustrasi Investor Reksa Dana/[Dokumentasi Avrist].

Suara.com - Avrist Asset Manajemen mengungkapkan nasabah reksa dana mulai tumbuh pada tahun 2024. Tercatat, jumlah investor retail Avrist Asset Management sebesar 37% dalam periode yang sama.

Hingga Mei 2024, jumlah investor retail yang dilayani Avrist telah melampaui 296 ribu.

Pertumbuhan investor retail ini berimbas positif pada perkembangan dana kelolaan. Per 3 Mei 2024, dana kelolaan Avrist Asset Management mencatat angka mengesankan sebesar Rp 3,79 triliun rupiah. Peningkatan ini terutama didorong oleh kinerja yang positif dari produk-produk reksa dana pendapatan tetap dan pasar uang.

"Kami tidak hanya berupaya membangun reputasi yang kuat, tetapi juga membuktikan kemampuan dalam menghasilkan produk investasi yang unggul dan diakui secara luas oleh industri," ujar Direktur Marketing PT Avrist Asset Management, Agus Sugianto yang dikutip, Senin (20/5/2024).

Moncernya kinerja di awal tahun ini karena dua faktor utama yaitu reputasi yang semakin kuat dari Avrist Asset Management di masyarakat Indonesia serta kemudahan bertransaksi yang disediakan oleh Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

Kemudahan tersebut memungkinkan calon investor yang bahkan belum berpengalaman sekalipun dapat melakukan transaksi dengan mudah. Dengan hanya mengunduh aplikasi, menyelesaikan proses registrasi , dan mengaktifkan akun investor, calon investor dapat langsung mencari produk reksa dana Avrist untuk mulai berinvestasi.

Produk reksa dana Avrist Asset Management dapat ditemukan di sebagian besar APERD terkemuka di Indonesia, seperti Bibit, Bareksa, Trimegah Sekuritas, Ajaib Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, SayaKaya, Makmur dan yang lainnya.

Beberapa di antaranya bahkan telah menjadi penyumbang pertumbuhan investor reksa dana yang paling besar dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia.

Salah satu produk yang paling diminati investor saat ini adalah Reksa Dana Avrist IDX30, mencerminkan kinerja indeks IDX30 yang terdiri dari 30 saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar. Produk ini membebaskan investor dari keperluan menganalisis saham satu per satu, karena secara efisien produk ini merepresentasikan kinerja keseluruhan indeks tersebut.

Baru-baru ini, Avrist Asset Management juga meluncurkan produk reksa dana pendapatan tetap terbaru yaitu Avrist Emerald Stable Fund, yang mendapat sambutan baik dari investor retail.

Sejak diluncurkan pada 29 Januari 2024, produk ini telah berhasil mencapai dana kelolaan lebih dari 90 miliar rupiah pada Mei 2024, menandakan tingginya kepercayaan investor pada Avrist Asset Management.

1Tidak hanya itu, ke depannya Avrist Asset Management berencana meluncurkan beberapa produk baru untuk merespons kebutuhan investor reksa dana, termasuk reksa dana endowment fund di bidang Pendidikan. Hal ini menunjukkan komitmen Avrist Asset Management untuk terus memenuhi kebutuhan investasi yang berkembang di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Uno Ajak Pengusaha Pengobatan Tradisional China Investasi di Indonesia

Sandiaga Uno Ajak Pengusaha Pengobatan Tradisional China Investasi di Indonesia

Bisnis | Minggu, 19 Mei 2024 | 12:53 WIB

Kenapa Bulan Mei Begitu Suram Bagi Para Investor Saham?

Kenapa Bulan Mei Begitu Suram Bagi Para Investor Saham?

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 17:52 WIB

Stafsus Bahlil Sebut Negara Maju Selalu Perlakukan Negara Berkembang Tak Adil

Stafsus Bahlil Sebut Negara Maju Selalu Perlakukan Negara Berkembang Tak Adil

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 15:44 WIB

Terkini

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:05 WIB

Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi

Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:58 WIB

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:42 WIB

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB