Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Ecolab Miliki Peta Jalan Tata Kelola Air Bersih dan Sehat

Iwan Supriyatna

Kamis, 30 Mei 2024 | 08:31 WIB
Ecolab Miliki Peta Jalan Tata Kelola Air Bersih dan Sehat
Ilustrasi air bersih. [Envato Elements]

Suara.com - Ecolab memiliki peta jalan terkait tata kelola air bersih dan sehat yang sejalan dengan tema besar World Water Forum Ke-10 di Bali yakni air untuk kesejahteraan bersama.

“Indonesia memiliki target keberlangsungan yang sudah dicanangkan dan ini merupakan momen penting juga dalam sektor pengelolaan air termasuk kami di Ecolab,” kata Presiden Direktur Ecolab Evan Jayawiyanto di sela World Water Forum Ke-10 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu.

Menurut dia, Ecolab tidak hanya bekerja sama dengan pelanggan, tapi dari internal perusahaan juga mencanangkan tata kelola air yang sehat dan bersih.

Peta jalan itu yakni mengurangi dampak yang ditimbulkan dari penggunaan air sebesar 40 persen per unit produksi di semua unit bisnis Ecolab yang dihitung sejak 2018 hingga rencananya pada 2030.

Kemudian, mengembalikan lebih dari 50 persen dari total volume penarikan air di lokasi yang berisiko tinggi.

Selan itu, mendukung operasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan untuk air bersih dan dunia yang sehat.

“Sebagai pendukung utama tata kelola air, Ecolab menawarkan alat, solusi, teknologi dan keahlian untuk membantu pelanggan mengadopsi praktik pengolahan air cerdas. Jadi Ecolab sudah berencana tidak hanya eksternal tapi juga di internal kami ada untuk mendukung program air bersih,” imbuhnya.

Evan mengungkapkan tantangan dalam implementasi peta jalan itu yakni perlu edukasi yang lebih optimal untuk mendukung program air bersih, baik dari sisi internal dan sisi eksternal kepada para pelanggannya.

Kesadaran mengenai perencanaan juga menjadi tantangan tersendiri karena perlu diselaraskan antara kebutuhan air dan pembangunan.

baca juga

Selain itu, regulasi yang lebih ketat juga diperlukan agar menekan pencemaran air sehingga tidak memberikan hambatan terhadap upaya mendaur ulang limbah cair menjadi air bersih.

Yang terpenting juga, kata dia, peningkatan investasi di sektor infrastruktur air bersih di antaranya untuk penyulingan air dan pemurnian air.

“Kalau Indonesia akan terus melanjutkan pembangunan, itu butuh air bersih. Kalau pembangunan bagus, air bersih juga harus cukup. Itu butuh perencanaan dan yang khusus lagi adalah regulasi lebih ketat soal pencemaran air,” imbuh Evan.

Sebelumnya, Ecolab telah melaksanakan studi bertajuk Ecolab Watermark Study di Indonesia, dimana salah satu temuan studi ini secara umum, adalah, masyarakat Indonesia menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap semua isu lingkungan dan menunjukkan kepedulian terbesar terhadap keberlanjutan air.

“Tidak mengherankan bahwa konsumen dalam kelompok ini juga paling mungkin untuk mengubah perilaku pembelian mereka karena penggunaan air dalam manufaktur,” demikian dilansir dari laporan studi tersebut.

Lebih lanjut, studi ini pun mengungkapkan bahwa upaya untuk menjaga agar air tetap bersih/aman dan mengurangi konsumsi air merupakan prioritas utama di Indonesia.

Duadari lima responden Indonesia percaya bahwa upaya untuk menjaga agar air tetap bersih/aman adalah prioritas untuk mencapai keberlanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Keberlanjutan Infrastruktur Sektor Air, PT PII Berperan Aktif di WWF 2024

Dukung Keberlanjutan Infrastruktur Sektor Air, PT PII Berperan Aktif di WWF 2024

Bisnis | Senin, 27 Mei 2024 | 10:49 WIB

1.500 Pengunjung Padati DTW Jatiluwih,  Cuan Datang Saat World Water Forum 2024

1.500 Pengunjung Padati DTW Jatiluwih, Cuan Datang Saat World Water Forum 2024

Bisnis | Sabtu, 25 Mei 2024 | 17:08 WIB

Kelola Air dan Energi Baru: PJT I, CISPDR, dan PT Indra Karya Gelar Kolaborasi Tripartit

Kelola Air dan Energi Baru: PJT I, CISPDR, dan PT Indra Karya Gelar Kolaborasi Tripartit

Bisnis | Jum'at, 24 Mei 2024 | 17:37 WIB

Terkini

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×