Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Stunting Masih Menjadi Masalah Indonesia

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 01 Juni 2024 | 12:58 WIB
Stunting Masih Menjadi Masalah Indonesia
Ilustrasi stunting pada anak. [Istimewa]

Suara.com - Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan serius yang masih dihadapi oleh Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, angka stunting di Indonesia pada tahun 2023 tercatat sebesar 21,5 persen, angka ini terbilang masih tinggi, untuk mencapai target pemerintah pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 hingga 14 persen di tahun 2024.

Stunting, atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, memiliki dampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik dan kognitif anak. 

Indikator ini juga masuk ke dalam sasaran poin ke dua Sustainable Development Goals (SDGs) yakni "Mengakhiri Kelaparan, Mencapai Ketahanan Pangan dan Gizi yang Baik, serta Mendorong Pertanian Berkelanjutan". 

Kondisi membuat PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) dengan PT Stardust Estate Investment (SEI) mengambil langkah proaktif dengan membagikan makanan tambahan dan kebutuhan gizi untuk balita dan ibu hamil di tiga (3) desa lingkar industri yakni Desa Bunta, Desa Bungintimbe, dan Desa Tanauge.

Head of Corporate Communication PT GNI Mellysa Tanoyo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, yang secara khusus juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini berfokus untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat lingkar industri.

“Kegiatan ini kami lakukan, karena kesehatan masyarakat sekitar menjadi salah satu fokus utama kami. Kegiatan ini juga upaya dalam mendukung pemerintah untuk terus menekan angka stunting di Indonesia dan bentuk implementasi atau kontribusi perusahaan dalam SDGs,” ungkapnya dikutip Sabtu (1/6/2024).

Menurutnya pemahaman masyarakat akan pentingnya gizi seimbang pada masa pertumbuhan anak dan memastikan calon ibu memiliki pengetahuan yang memadai mengenai nutrisi yang diperlukan selama kehamilan sangatlah penting. 

“Semoga kegiatan ini dapat membantu masyarakat di sekitar lingkar industri untuk mendapatkan fasilitas maupun edukasi terkait dengan kesehatan khususnya nutrisi dan gizi seimbang untuk balita dan ibu hamil,” imbuhnya.

Paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dibagikan kepada balita dan ibu hamil antara lain berisi susu, ayam, telur, tempe, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan. Selain PMT, diberikan juga kolam ikan portabel untuk budidaya ikan lele dan bibit tumbuhan untuk pembangunan kebun gizi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sanitasi Buruk Hingga Stunting Ikut Berdampak Pada Kesejahteraan Masyarakat

Sanitasi Buruk Hingga Stunting Ikut Berdampak Pada Kesejahteraan Masyarakat

Bisnis | Kamis, 30 Mei 2024 | 07:23 WIB

Cegah Risiko Stunting, Antam Hadirkan Program Antam G-Best di Maluku

Cegah Risiko Stunting, Antam Hadirkan Program Antam G-Best di Maluku

Bisnis | Selasa, 28 Mei 2024 | 19:56 WIB

Disukai Anak-Anak, Ini Alasan Abon Dapat Bantu Atasi Stunting di Indonesia

Disukai Anak-Anak, Ini Alasan Abon Dapat Bantu Atasi Stunting di Indonesia

Health | Selasa, 21 Mei 2024 | 14:20 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB